5 Hal yang Orangtua Harus Tahu Jika Memiliki Anak Albino

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Albinisme adalah penyakit kelainan genetik yang langka dan sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Bagi Anda yang memiliki riwayat albinisme, sangat mungkin memiliki anak albino. Banyak orangtua yang merasa kaget dan sedih mengetahui fakta bila anaknya lahir dengan kelainan genetik ini. Dan akhirnya sebagian besar orangtua tak siap untuk membesarkan anak dengan albinisme. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui dalam membesarkan anak albino. Apa saja?

1. Anak albino bisa juga tumbuh dengan sehat

Kelainan genetik ini sangat langka, bahkan menurut World Health Organization saja, albinisme menyerang 1 orang dari 17 ribu orang di dunia. Dan kabar menggembirakannya, penyakit ini tak seperti penyakit kronis atau penyakit akut lain yang menyerang anak-anak. Anak dengan albinisme akan memiliki tubuh yang stabil, penyakit genetik ini tak akan membuat tubuhnya lebih sakit di kemudian hari.

Tentunya, Anda bisa melihat anak Anda tumbuh dengan sehat. Apalagi jika didukung dengan asupan zat gizi yang baik setiap harinya. Oleh karena itu, Anda tak perlu cemas atau berpikir negatif dulu. Bila Anda ragu atau takut dengan kesehatan si kecil, Anda dapat berkonsultasi pada dokter spesialis anak.

2. Anak albino tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung

Hal yang perlu Anda ingat ketika memiliki anak dengan albinisme adalah mereka tak bisa terkena paparan sinar matahari. Albinisme menyebabkan buah hati Anda tak memiliki jumlah melanin yang normal. Melanin adalah pigmen yang membuat kulit, rambut, dan mata menjadi punya warna tertentu.

Zat ini juga yang membuat Anda terlindungi dari sinar UV (ultraviolet) yang ada pada sinar matahari. Namun karena anak albino tak memilikinya, mereka rentan terbakar sinar matahari bahkan mengalami kanker kulit akibat terpapar sinar UV dari matahari. Jadi, lindungi anak Anda dengan memakaikannya baju panjang, topi, dan tabir surya ketika mereka melakukan kegiatan di luar ruangan.

3. Si kecil akan mengalami gangguan penglihatan

Albinisme membuat si kecil mengalami gangguan penglihatan, sehingga mereka membutuhkan bantuan kacamata atau lensa untuk membuat penglihatan mereka lebih baik. Dalam kasus lainnya, anak albino juga lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga mereka membutuhkan kacamata untuk menghalangi sinar langsung masuk mengenai retina.

komplikasi albinisme albino

4. Anak dengan albinisme juga bisa berprestasi seperti anak normal lainnya

Mungkin awalnya Anda ragu dan cemas dengan masa depan si kecil kelak. Namun sebenarnya, hal ini tak perlu Anda khawatirkan, sebab albinisme tak memengaruhi kemampuan belajar mereka. Anak Anda masih bisa berprestasi seperti anak-anak normal lainnya. Faktanya, banyak orangtua yang telah berhasil membesarkan anak dengan albinisme. Jadi, jangan cemas dengan masa depan si kecil selama Anda mendidik dan mengajarkannya dengan baik.  

5. Memotivasi si anak agar lebih kuat

Ketika memasuki usia sekolah, si kecil mungkin akan mulai merasa tidak percaya dan minder, karena mereka merasa tidak sama dengan teman-teman lainnya. Untuk itu, Anda harus memberikan pemahaman yang baik bahwa dirinya memang memiliki perbedaan, tetapi hal tersebut tidak akan menghambatnya untuk mencapai impian mereka.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Seru Mengajarkan Anak Belajar Membaca

Hobi membaca buku wajib ditanamkan sejak kecil agar terus berlanjut sampai dewasa. Bagaimana cara mengajarkan anak mulai belajar membaca?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 16 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

TBC Pada Anak: Ketahui Gejala, Perbedaan dengan Orang Dewasa, dan Pengobatannya

Banyak kasus TBC atau TB pada anak terlambat ditangani karena gejalanya sering kali bukan batuk-batuk. Apa saja gejala yang biasanya muncul pada anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 14 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Membaca merupakan kegiatan posistif bagi siapa pun, termasuk anak-anak. Apa saja manfaat baca buku untuk anak?Yuk cari tahu jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Fakta Empeng Bayi, Apa Saja Manfaat dan Kekurangannya?

Jika digunakan dengan benar, empeng alias dot bayi yang tak berisi susu memang memiliki banyak manfaat. Tapi ketahui juga kekurangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit