Kapan Waktu Terbaik untuk Anak Lepas Popok?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tentu tidak selamanya anak akan memakai popok untuk menampung urin ataupun kotorannya. Tapi membantu anak untuk lepas popok dan mulai pakai celana dalam juga bukan pekerjaan yang mudah.

Anda harus pintar-pintar mengajarkan dan melatih anak agar mulai menggunakan toilet untuk keperluan pribadinya. Tapi masalahnya, kapan waktu yang tepat untuk anak lepas popok dan mulai menggunakan toilet? Adakah pertimbangan lain yang harus diperhatikan? Simak jawabannya di bawah ini.

Kapan waktu yang tepat untuk anak lepas popok dan belajar memakai toilet?

Menurut sebuah studi baru dari American Academy of Pediatrics, orangtua di Amerika percaya bahwa anak bisa lepas popok ketika mereka berusia 18 hingga 24 bulan. Sementara itu, waktu terbaik untuk melatih anak pakai toilet sendiri adalah secepat mungkin. Para pakar pun tak menemukan adanya bahaya jika bayi atau balita mulai lepas popok dan menggunakan toilet sejak dini.

Sebaiknya ajari anak Anda untuk memakai toilet ketika anak sudah bisa mengatur keinginan untuk buang air. Anak yang sudah bisa mengatur keinginan buang air akan buang air besar di waktu yang sama setiap harinya, tidak buang air besar di malam hari, dan memiliki popok yang kering dan bersih setelah 2 jam pemakaian popok atau selama tidur siang. Pastikan juga anak sudah bisa memanjat, berbicara, dan melepas pakaian yang merupakan kemampuan motorik penting untuk bisa memakai toilet.

Anak yang sudah siap memakai toilet juga siap secara mental. artinya, ia patuh ketika diajarkan dan diminta untuk buang air di toilet. Salah satu tandanya adalah anak Anda mungkin merasa dirinya “sudah gede” sehingga malu untuk pakai popok.

Dengan tidak lagi memakai popok, hal itu juga dapat membantu anak menghindari ruam kemerahan dan infeksi yang disebabkan oleh memakai popok berlama-lama. Parahnya lagi, anak yang cenderung memakai popok terus-terusan, cenderung lebih rentan mengalami infeksi saluran kencing berulang. Hal ini dikarenakan, saat memakai popok, kebanyakan anak tidak belajar untuk menuntaskan kencing mereka sepenuhnya.

Amati juga tanda-tanda anak ingin buang air

Selain menerka-nerka usia berapa anak harus lepas popok, ada baiknya Anda amati perilaku anak Anda ketika ia hendak buang air. Umumnya, sekitar usia 1 tahun, anak sudah mulai mengenali sensasi rektum atau kandung kemih yang penuh berisi air mani.

Dalam banyak kasus, anak Anda akan menunjukkan kesadarannya melalui perilakunya. Contoh seperti melakukan pose berjongkok dan mendengus saat dia hendak buang air besar atau menarik popoknya saat dia perlu buang air kecil.

Meskipun ia masih tidak mengerti fungsi dan cara buang air di toilet, ada baiknya orangtua memunculkan sebuah ide untuk melatih kesadaran dan rasa ingin buang air kecil yang anak rasakan. Misalnya, Anda bisa mengatakan ucapan yang netral “Kalau dilihat dari wajahnya, kayaknya adik mau kencing, ya?”.

Dan jika anak Anda sudah membasahi popoknya, segera katakan dan terapkan kalau buang air kecil atau besar adalah hal yang harus segera dikeluarkan oleh tubuh. Katakan dengan makna dan nada yang lembut perlahan, agar anak mengerti maknanya tanpa harus merasakan keanehan dari pelajaran hidup yang sedang ia pelajari.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Tak hanya diare, ada beberapa jenis gangguan pencernaan anak. Apa saja itu dan apa yang harus orangtua lakukan ketika anak mengalaminya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Belum lagi cacingan diduga bisa jadi penyebab stunting pada anak. Cari tahu lebih jauh, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Konten Bersponsor
penyebab stunting
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 10 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 7 menit
mengganti popok bayi

Panduan Lengkap Seputar Aturan Mengganti Popok Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
bayi tidur

Informasi Seputar Jam Bayi Tidur, Cara Menidurkan, dan Posisi yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
bullying pada remaja

Tanda yang Muncul Jika Anak Anda Jadi Korban Bullying

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit