Perkembangan Bayi 45 Minggu atau 11 Bulan 1 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/01/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 45 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu antara lain:

  • Berganti posisi menjadi duduk dari posisi tiduran.
  • Berubah posisi dari duduk menjadi berdiri dan berdiri menjadi duduk.
  • Tengkurap dengan lengan tangan menyangga berat tubuh, dan kepala terangkat.
  • Bayi bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun tapi dalam waktu singkat.
  • Mengoper balok atau benda lain dari satu tangan ke tangan lainnya.
  • Bayi bisa berguling sendiri saat tubuhnya dalam posisi tiduran.
  • Mengerti “tidak”, tapi tidak selalu mematuhinya.
  • Mengambil benda kecil dengan bagian jempol dan jari. Seperti biasa, jauhkan benda berbahaya dari jangkauan bayi.
  • Mengoceh.
  • Meniru suatu bunyi.
  • Mengucapkan “mama” dan “dada” cukup jelas.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa dan memekik kencang.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Meraih mainan maupun benda lainnya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Mengambil 2 buah kubus.
  • Masing-masing tangan memegang benda, kemudian saling memukul-mukulnya.
  • Mengenali wajah dan tangannya.
  • Tersenyum atau tampak bayi tertawa sendiri tiba-tiba atau saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.
  • Melambaikan tangan saat akan berpisah.

Kemampuan motorik kasar

Salah satu yang paling tampak terlihat pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu yakni sudah mampu berdiri sendiri tanpa perlu Anda pegangi. Hanya saja, kemampuan untuk menyeimbangkan tubuhnya ini biasanya baru bertahan selama beberapa detik alias tidak terlalu lama.

Sisanya, sama seperti perkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan, buah hati Anda sudah handal saat bangun dari posisi tidur ke posisi duduk. Kemudian bisa dengan mudah bangkit dari duduk ke berdiri, dan begitu pula sebaliknya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Kata-kata dan suara yang lebih mendekati kata-kata yang jelas mulai keluar dari mulut bayi pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu. Selain itu, bayi juga dapat menggunakannya dengan penuh arti.

Hal ini dikarenakan otak bayi terus berkembang, sehingga kemampuannya berbicara juga semakin meningkat pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu.

Saat ini, bayi mungkin juga sudah bisa meniru suara dan kata-kata, termasuk mengikuti arahan satu langkah sederhana. Pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, Anda bisa mengatakan, “Tolong ambil bolanya, Kak” atau “Boleh mama minta tolong masukkan mainannya lagi ke dalam kotak?”

Pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, bayi juga sudah mulai memahami arti dari kata “tidak”. Bahkan ia tampak senang saat mendengar Anda mengucapkan kata tersebut. Itu sebabnya, si kecil kerap sengaja melakukan suatu hal hanya demi mendengar Anda menyebutkan kata “tidak”.

Salah satu contoh tindakan bayi untuk memancing kata “tidak” yang Anda ucapkan yaitu memukul-mukul mangkuk makanannya, menarik rambut, atau melakukan hal lain yang ia tahu tidak diperbolehkan.

Pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, si kecil mungkin akan menatap Anda dengan senyuman nakal saat melakukan kegiatan tersebut, walaupun mendengar Anda mengatakan “tidak”.

Meski demikian, jangan terlalu khawatir. Hal ini bukan berarti buah hati Anda sulit untuk diperingatkan, melainkan hanya cara untuk mencuri perhatian Anda.

Kemampuan motorik halus

Pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, Anda mungkin akan melihat si kecil sangat senang memukul dua buah benda yang masing-masing berada di kedua tangannya.

Ia juga mampu menggenggam dua buah benda dalam satu tangan dan meraih sesuatu yang diinginkannya. Bayi juga dapat menggunakan kemampuan kedua tangannya pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu.

Kemampuan sosial dan emosional

Kemampuan sosial dan emosional pada masa perkembangan 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, termasuk bayi mampu makan sendiri, bermain dengan mainannya. Ia juga mampu untuk tersenyum secara spontan, dan tersenyum saat diajak bicara orang lain.

Kemampuan yang tidak kalah menyenangkan pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, si kecil makin lancar melambaikan tangannya tanda akan berpisah dengan orang lain. Namun, ia masih perlu  belajar lagi  untuk mengungkapkan keinginannya.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu?

Ketika Anda sedang mencoba untuk melarangnya dengan berkata “tidak” pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, mungkin si kecil tampak tidak mengindahkannya. Maka Anda harus mencoba katakan lebih tegas lagi.

Sebagai contoh, saat ia mengetuk-ngentuk botol susunya sehingga tumpah, ambil botol tersebut dan tanyakan kembali. Anda dapat mengatakan, “Kakak masih mau main itu, atau mau dengerin mama?”

Mungkin memang akan sedikit menguji kesabaran Anda, tapi yakinlah ini merupakan bagian dari proses perkembangan bayi 45 bulan atau 11 bulan 1 minggu.

Pada akhirnya, si kecil akan mulai menyadari arti kata “tidak”. Bahkan, bisa memaknainya dengan menjawab “tidak” saat Anda melontarkan pertanyaan.

Kesehatan Bayi Usia 45 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 45 atau 11 bulan 1 minggu?

Jika perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu ini memang tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan padanya.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengkonsultasikan dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu?

Perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu ini, biasanya sudah mulai mampu berjalan dengan lancar. Anda mungkin menyadari bahwa kakinya terlihat tidak lurus, ini bisa disebut sebagai kaki bengkok. Anda tidak perlu terlalu cemas.

Seiring lebih aktif dan seringnya bayi berlatih berjalan pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, kondisi kaki mungkin akan membaik dengan sendirinya.

Berikut beberapa informasi yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

1. Kaki bengkok

Jangan khawatir berlebihan jika kaki si kecil tampak bengkok.  Kaki bayi bengkok merupakan salah satu hal yang umum terjadi selama dua tahun pertama. Jika nantinya anak sudah mampu berjalan, ini bisa dikarena mereka lebih sering berjalan.

Kedua lutut sering bertemu, tapi tidak halnya dengan pergelangan kaki. Lutut dan pergelangan kaki pada anak umumnya tidak berbentuk normal, sampai mencapai masa remaja.

Sesekali Anda akan menyadari abnormalitas kaki anak yang sebenarnya pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu. Mungkin hanya satu kaki yang bengkok, atau salah satu lutut bengkok ke dalam. Terkadang hanya lutut bayi yang bertemu, atau pembengkokan yang normal menjadi lebih jelas saat mulai berjalan.

Jika dalam keluarga ada riwayat kaki bengkok atau lutut yang beradu saat berjalan, bayi mungkin butuh pemeriksaan lebih lanjut dari dokter. Tergantung kasusnya, pengobatan mungkin diperlukan.

Anda juga perlu mengetahui tentang rakhitis pada anak. Kondisi ini dulunya merupakan penyebab kaki bengkok permanen yang paling umum. Anda bisa memberikan formula penguat tulang seperti susu dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin D, selama perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu.

2. Terjatuh

Seiring perkembangan kemampuan berjalan pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, mungkin Anda akan sering melihat bayi terjatuh. Terjatuh mungkin saja tidak menimbulkan luka, tapi juga mungkin menyebabkan munculnya cedera pada salah satu bagian tubuhnya.

Meskipun wajar untuk merasa khawatir, namun sebenarnya hal ini tidak masalah, karena termasuk proses perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu. Ada beberapa bayi yang menjadi lebih berhati-hati setelah terjatuh saat belajar melatih kemampuannya.

Sebagai contoh, setelah terjatuh saat mencoba berdiri sendiri di dekat meja, ia akan menjauhi meja tersebut selama beberapa hari dan berjalan lebih berhati-hati lagi. Sedangkan yang lainnya, mungkin akan senang mengambil risiko.

Umumnya pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, mereka akan tetap bangkit kembali setelah terjatuh dan mengesampingkan rasa sakit setelah tidak sengaja terjatuh. Belajar berdiri sendiri, sampai nantinya mampu berjalan adalah mengenai usaha dan “coba-coba”.

Peran Anda di sini, seolah sebagai penonton yang bangga, meski merasa khawatir. Jadi, sebaiknya pastikan bahwa selama masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, bayi belajar dengan aman, bahkan meski terjatuh sekali pun. Memasang karpet bisa mengurangi kemungkinan terjadi memar saat si kecil terjatuh.

Terbentur ujung sofa mungkin membuat bayi menangis, namun terbentur ujung meja kaca yang tajam mungkin membuatnya berdarah. Untuk mengurangi peluang terkena cedera serius, pastikan rumah Anda aman untuk proses belajar demi perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu.

3. Terus awasi bayi

Sekalipun Anda telah menyingkirkan hampir semua benda berbahaya dari jalur bayi, ingatlah bahwa keamanan paling efektif yakni dengan terus mengawasinya. Bahkan rumah teraman sekalipun, pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, bisa menyebabkan luka saat bayi sedang belajar berdiri sendiri dan berjalan.

Untuk menghadapi perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, Anda perlu bersiap-siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi. Itu sebabnya penting untuk mengetahui cara memberikan bantuan mengenai prosedur pertolongan pertama.

Reaksi orangtua sering memengaruhi respons bayi terhadap apa yang dialaminya, termasuk pada masa perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu.

Jika saat anak terjatuh Anda langsung menolongnya, itu wajar. Namun, apabila Anda tampak cemas dan berkata “Kakak nggak apa-apa?” dengan wajah khawatir dan penuh kepanikan, anak mungkin akan bereaksi mengikuti cara Anda

Alhasil, ia bisa jadi menangis meski sebenarnya tidak merasa terlalu sakit. Hal ini juga bisa membuatnya menjadi terlalu berhati-hati dan tidak mau bertualang lagi.

Di sisi lain, jika reaksi Anda justru sebaliknya yakni dengan berkata “Oh, kakak jatuh. Nggak apa-apa, kan. Ayo berdiri lagi.” Tentu ia akan langsung bangkit kembali dan mengangkat itu memang hal yang lumrah terjadi.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu?

Pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, Anda mungkin cemas dengan beberapa hal. Salah satunya bisa termasuk peralihan botol susu ke sippy cup sampai akhirnya mahir menggunakan gelas bayi.

Ikuti saran di bawah ini agar bisa membantu perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1minggu, lebih leluasa minum dari gelas:

  • Kenali waktu menyapih yang tepat.
  • Lakukan dengan perlahan.
  • Jauhkan botol susu bayi dari pandangannya.
  • Berikan gelas yang tampak lucu.
  • Bersiap jika terjadi kekacauan.
  • Berikan contoh yang baik dan benar.
  • Berpikir positif mengenai perilaku si kecil
  • Bersabar dalam menghadapi si kecil.
  • Selalu berikan kasih sayang untuk buah hati Anda.

Ketika bayi sedang tantrum

Selama proses perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu ini, jangan kaget saat si kecil tampak melampiaskan amarahnya, jika tidak mendapatkan keinginannya. Ketimbang ikut tersulut emosi, sebaiknya jelaskan padanya alasan mengapa Anda melarangnya.

Setelahnya, biarkan ia merenungkan perilakunya dan posisikan ia di tempat yang aman, misalnya di dalam boks tidur. Pada perkembangan bayi 45 minggu atau 11 bulan 1 minggu, wajar jika si kecil terkadang menguji kesabaran Anda. Jadi, tetaplah tenang saat anak tantrum agar Anda dan lakukan cara di atas untuk mengatasinya.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 46 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 22/04/2020 . 6 menit baca

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Berat badan bayi ideal merupakan patokan utama terhadap kualitas perkembangan dari bayi. Berapa seharusnya berat badan bayi di satu tahun pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 02/04/2020 . 14 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca