Ibu, Ini Cara Memilih Sabun dan Perawatan Kulit Kering pada Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Ibu perlu memilih sabun dan perawatan yang tepat untuk bayi dengan kulit kering. Umumnya, bayi memiliki kulit yang tipis dan sensitif, sehingga ibu perlu mengetahui perawatan yang tepat untuknya. Maka itu, ketahui serba-serbi mengenai kulit bayi dan perawatan yang tepat untuk kulit kering pada bayi.

Mengenal kulit kering pada bayi

kulit kering pada bayi

Kulit kering pada bayi merupakan kondisi yang normal. Setelah ia dilahirkan, kulitnya segera terkelupas terutama pada bayi yang lahir setelah usia kehamilan 40 minggu. Namun, seiring berjalannya waktu kulit bayi akan berganti dan memulih secara cepat.

Meskipun kulitnya sudah berganti dan teksturnya lembut, ia masih mungkin mengalami kulit kering. Karena bayi belum dapat memproduksi minyak yang mampu melindungi dan melembapkan kulitnya. 

Faktor kondisi udara yang berubah-ubah juga berpengaruh pada kulit bayi. Misalnya, paparan udara yang terlalu panas atau dingin dapat memengaruhi keringnya kulit. Hal ini bisa membuat kulit bayi terkelupas.

Selain itu, terlalu sering memandikan bayi dan menggunakan sabun dapat memperburuk kondisi kulit bayi. Karena bisa menghilangkan minyak alami yang ada pada tubuh bayi. Di sinilah Anda perlu memilih sabun khusus untuk kulit bayi yang kering.

Kulit kering biasanya timbul pada area wajah, lengan, sikut, kaki, dan dengkul. Saat bayi mengalami kulit kering, biasanya muncul kemerahan atau gatal-gatal ringan. Namun, jika kulit mulai pecah-pecah mungkin akan terasa tidak nyaman pada bayi.

Bila ibu menemukan masalah yang sama pada kulit bayi, ketahui cara tepat merawat dan memilih sabun yang tepat. 

Tips memilih sabun dan perawatan untuk kulit bayi yang kering

cara memandikan bayi berkulit sensitif

Dari sekian banyak produk sabun dengan aromanya yang lembut dan enak, Anda tetap perlu memilih produk yang tepat untuk kulit bayi. Untuk itu, ketahui tips memilih perawatan untuk kulit bayi yang kering.

1. Gunakan sabun polos tanpa aroma

Anda bisa menggunakan sabun cair yang polos tanpa aroma, khusus untuk kulit bayi kering. Hindari penggunaan sabun beraroma dan sabun busa untuk bayi, karena bisa mempengaruhi tekstur kulit bayi.

Sabun tersebut biasanya disertai dengan penambahan bahan kimia lainnya yang bisa mengubah pH kulit bayi, mengurangi kelembapan, sehingga menyebabkan kulit kering yang bisa mengiritasi kulit bayi.

2. Tambahkan minyak khusus untuk mandi

Selain pemilihan sabun, Anda bisa menambahkan minyak khusus untuk bayi mandi. Anda bisa membeli minyak khusus untuk mandi. Hindari minyak yang mengandung antiseptik di dalamnya, kecuali anak memiliki infeksi yang mengharuskannya mandi dengan air mandi yang dicampurkan cairan antiseptik.

3. Oleskan pelembap

Setelah memilih sabun yang tepat, Anda bisa menerapkan pelembap khusus bayi. Anda bisa mengoleskan pelembap setidaknya satu sampai dua kali sehari. Sama seperti pemilihan sabun untuk kulit kering bayi, pilihlah pelembap yang tidak beraroma untuk meminimalkan risiko kulit iritasi.

4. Mandikan cukup 10 menit

Bukan berarti bayi dimandikan berlama-lama membuat kulitnya jadi bersih. Justru, semakin lama ia mandi, minyak alami yang melembapkan tubuhnya semakin berkurang. Daripada memandikannya selama 30 menit, ada baiknya Anda memandikan bayi 10 menit saja.

Gunakan air yang hangat dan sabun tanpa aroma saat memandikan bayi berkulit sensitif dan kering. Dengan begitu, kulit bayi bersih dan kelembapan kulitnya pun tetap terjaga.

5. Cukup menepuk saat mengeringkan kulit bayi

Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari saat hendak mengeringkan kulit bayi adalah mengusapnya dengan handuk. Ibu perlu ingat bahwa kulit bayi cukup ringkih dan sensitif. Memberinya gesekan dengan handuk membuat kulitnya mudah iritasi. Maka itu, cukup menepuk lembut kulit bayi saat mengeringkannya, sehingga mengurangi risiko gesekan pada kulitnya.

Nah, ibu bisa menerapkan langkah-langkah di atas untuk merawat dan memilih sabun untuk kulit kering pada bayi. Dengan begitu, kulit bayi bisa terjaga kelembapannya sebagai upaya mencegah dampak buruk kulit keringnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perlukah Mencuci Baju Bayi Pakai Detergen Khusus?

Ketika bayi baru lahir, semua akan dipersiapkan bahkan termasuk memilih deterjen khusus untuk mencuci baju bayi. Namun, apakah memang perlu deterjen khusus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 22/01/2018 . 3 menit baca

Benarkah Bayi Tidak Perlu Sering Mandi?

Bayi harus sangat dijaga kondisi kesehatan kulitnya, lho. Seberapa sering, ya, bayi harus mandi? Apa benar sebaiknya bayi tidak perlu sering mandi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 27/12/2017 . 4 menit baca

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Ketika bayi mengalami gejala tertentu, pasti orangtua akan cemas. Apalagi jika bayi baru lahir. Bagaimana jika kulit bayi mengelupas di minggu pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 15/11/2017 . 3 menit baca

Kupas Tuntas 3 Mitos Kulit Bayi yang Menyesatkan

Yakin sabun antiseptik pilihan terbaik untuk si kecil? Yakin juga bahwa air kelapa bikin kulit bayi Anda bersih? Cari tahu mitos kulit bayi di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 06/11/2017 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 8 menit baca
parfum bayi aman

Apakah Parfum Bayi Aman Bagi Kulitnya yang Sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 26/10/2019 . 3 menit baca
kulit sensitif pada bayi akibat terlalu higienis

Bayi Terlalu Higienis, Benarkah Membuat Kulitnya Jadi Sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 02/08/2019 . 3 menit baca