Perkembangan Bayi 2 Bulan atau 8 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/07/2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi usia 2 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver IIperkembangan bayi usia 8 minggu atau 2 bulan, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Dapat melakukan gerakan tangan dan kaki bersamaan.
  • Dapat mengangkat kepalanya sendiri.
  • Dapat mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat bahkan hingga 90 derajat
  • Dapat bersuara dengan menangis.
  • Menunjukkan respons ketika mendengar suara bel.
  • Mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Melihat wajah orang di dekatnya.
  • Tampak bayi tersenyum  saat diajak bicara.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi umur 2 bulan atau 8 minggu ini, Anda akan melihat kemampuan si kecil dalam menggerakkan tangan dan kakinya secara bersamaan.

Selain mampu mengangkat kepala sendiri dan memiringkannya saat mengamati sesuatu, ada hal baru lainnya yang akan membuat Anda terkagum-kagum pada perkembangan bayi 8 minggu.

Ya, buah hati Anda kini telah mampu mengangkat kepalanya sekitar 45 derajat bahkan beberapa bayi sudah bisa mencapai 90 derajat.

Meski belum sepenuhnya terangkat, tapi perlahan-lahan bayi mulai menunjukkan perkembangan dalam kemampuan motorik kasarnya di usia 8 minggu atau 2 bulan.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi umur 8 minggu atau 2 bulan dari segi komunikasi dan bahasa masih dengan senjata andalannya yaitu menangis. Selain itu, si kecil juga dapat merespons saat mendengar suara bel.

Tidak hanya itu saja, ada kemungkinan Anda akan mendengar ocehan pertama bayi dengan mengatakan “ooh” dan “aah” pada masa perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan ini.

Kemampuan motorik halus

Selain menggerakkan kedua tangannya, bayi Anda juga mampu melihat objek yang berada di garis tengah pada perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan. Lalu, di fase ini pun ia sudah mulai mengamati jari-jari serta tangannya sendiri.

Bayi akan mulai mencoba menggenggam, membuka, hingga mengambil suatu benda dengan kedua tangan,.

Kemampuan sosial dan emosional

Di samping melihat, perkembangan bayi umur 8 minggu atau 2 bulan juga mampu mengenali orang-orang terdekat yang biasa bersamanya.

Pada masa perkembangan bayi di usia ini pun, Anda juga akan semakin sering melihat ia tersenyum kembali saat Anda tersenyum padanya, atau tersenyum dengan sendirinya.

Dari sisi emosionalnya, ia pun belajar menenangkan dirinya sendiri. Hal ini bisa terlihat dari caranya mengisap jari saat mulai rewel.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu pertumbuhan bayi usia 8 minggu atau 2 bulan?

Pada perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan, Anda mungkin terheran-heran ketika melihat si kecil mendadak terdiam.

Jangan khawatir, karena ini adalah hal yang wajar terjadi pada pertumbuhan bayi usia 2 bulan. Ya, bayi Anda terdiam karena ia sedang mengamati lingkungan di sekitarnya.

Nah, di sinilah waktu yang tepat bagi Anda untuk mengajak bayi berinteraksi guna melatih perkembangannya.

Anda bisa mengajaknya berbicara, menyanyi, mendengarkan musik, atau sekadar mendeskripsikan apa yang sedang dilakukan dengan penuh detail.

Ada kemungkinan bayi pun tidak mengerti apa yang yang sedang dilakukan dan dibicarakan orangtua. Akan tetapi, ia perlahan akan belajar menyerap suara dan ekspresi Anda sebagai bentuk merangsang perkembangan bayi umur 2 bulan.

Di usia 8 minggu atau 2 bulan ini, coba ajak bayi berkomunikasi, berbicara, dan bernyanyi. Selain itu, Anda juga bisa mendeskripsikan gambar kapanpun dan dimanapun untuk mendukung pertumbuhan bayi 2 bulan.

Anda juga bisa berbicara saat menimang bayi sambil bersenandung, atau saat mengganti popok bayi dan menyusui bayi.

Berbagai cara di atas adalah metode terbaik bagi Anda untuk membantu melatih perkembangan keahlian bahasa, pendengaran, dan penglihatannya di usia 8 minggu atau 2 bulan.

Kesehatan Bayi Usia 2 Bulan

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di umur 2 bulan?

Pemeriksaan bayi di usia 8 minggu atau 2 bulan ini biasanya akan bergantung pada kondisi kesehatan si kecil. Jika si kecil mengalami keluhan yang tak biasa, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

Biasanya pemeriksaan fisik selama pertumbuhan bayi 8 minggu atau 2 bulan , dokter akan memeriksa beberapa hal berikut ini:

  • Detak jantung dengan stetoskop, dan secara visual melalui dinding dada.
  • Perut dengan meraba, menemukan kelainan di pinggul, memeriksa bila ada pergeseran dengan memutar kaki.
  • Tangan, lengan, dan kaki, untuk perkembangan dan gerakan normal.
  • Punggung dan tulang punggung, untuk menemukan adanya kelainan.
  • Mata, dengan ophtalmoscope atau senter kecil, untuk refleks dan fokus normal, serta fungsi pembuluh air mata. Dengan otoskop, untuk warna, cairan, pergerakan telinga.
  • Hidung, dengan otoscope, untuk warna dan kondisi membran mukus.
  • Mulut dan tenggorokan, menggunakan alat penekan lidah terbuat dari kayu, untuk melihat warna, luka, benjolan.
  • Leher, untuk gerakan, ukuran kelenjar tiroid dan limfa yang normal (kelenjar limfa lebih gampang dirasakan pada bayi, dan ini termasuk normal).
  • ketiak, untuk kelenjar limfa yang membengkak.
  • Bagian lunak kepala, dengan meraba.
  • Pernapasan dan fungsinya, dengan pengamatan, dan terkadang dengan stetoskop dan/atau pukulan ringan di atas dada dan punggung.
  • Alat kelamin, untuk kelainan apapun, misalnya hernia atau testis yang tidak turun, retakan pada anus.
  • Penyembuhan tali pusar dan alat kelamin yang disunat.
  • Kulit, untuk warna, ruam, dan luka, seperti tanda lahir.
  • Pergerakan dan kebiasaan secara keseluruhan, kemampuan untuk menjalin berinteraksi dengan orang lain.

Hal lain yang harus diperhatikan pada bayi umur 2 bulan

Selain itu, dikutip dari Pregnancy Birth Baby, perhatikan juga beberapa hal berikut ini terkait perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan Anda:

  • Bayi tidak dapat melihat atau melacak pergerakan mainan atau jari Anda secara horizontal.
  • Bayi belum bisa mengangkat kepalanya sendiri.
  • Bayi susah makan, sehingga berpengaruh pada berat badan yang sulit bertambah.

Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan terbaiknya guna mendukung perkembangan si kecil di umur 8 minggu atau 2 bulan.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan?

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui untuk membantu perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan, meliputi:

1. Cegukan

Sebenarnya bayi dapat cegukan selama dalam kandungan. Para ahli mengatakan bahwa alasannya adalah refleks bayi. Teori lain adalah bahwa bayi cegukan ketika mereka menelan zat-zat atau air susu ibu (ASI), mengisi perut dengan udara.

Tak perlu cemas jika si kecil cegukan, terutama jika ini terjadi di perkembangan usia 2 bulan ini.

Anda bisa mengatasinya dengan memberikan ASI dan membiarkannya bersendawa. Setelah itu, aturlah posisi bayi saat menyusui.

Posisikan bayi dalam kondisi tegak berdiri, bisa dengan sambil menggendong. Kemudian tepuk-tepuk belakang bayi dengan lembut. Hal ini bertujuan untuk membantu gas pada perut naik.

2. Bersin

Sejumlah cairan ketuban dan lendir yang tersisa dalam saluran pernapasan adalah hal yang wajar pada bayi. Sering bersin akan membantu bayi membersihkan dan membuang partikel asing dari lingkungan yang menyumbat hidung.

Bayi mungkin juga bersin saat terpapar cahaya, terutama cahaya matahari di perkembangan bayi umur 8 minggu atau 2 bulan.

3. Mata bayi

Jangan cemas bila Anda menyadari mata bayi Anda terlihat juling. Sebenarnya, dalam kebanyakan kasus, ini hanya lipatan kulit tambahan pada ujung mata bagian dalam yang membuat bayi terkesan juling.

Ketika lipatan menarik kembali, mata mulai terlihat lebih sejajar. Untuk lebih pasti lagi mengenai perkembangan bayi usia 8 minggu atau 2 bulan, beritahu dokter mengenai kecemasan Anda dalam pemeriksaan selanjutnya.

Selama beberapa bulan pertama, termasuk di perkembangan usia 8 minggu atau 2 bulan, Anda mungkin juga memerhatikan mata bayi tidak bekerja secara bersamaan.

Pergerakan mata yang acak seperti ini berarti dia masih belajar menggunakan matanya dan memperkuat otot mata.

Dalam waktu 3 bulan, koordinasi akan menjadi lebih baik. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan dari perkembangan 2 bulan ini mata bayi Anda masih selalu terlihat tidak searah, bicarakan dengan dokter tentang masalah ini.

4. Kegiatan yang bisa dilakukan

Dilihat dari perkembangan bayi pada 2 bulan pertama, ada kemungkinan ia akan lebih banyak waktu terjaga di siang hari. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk memberikan waktu berinteraksi dengannya.

Selain berbicara atau bernyanyi untuk melatih perkembangan bahasa, ada cara lain yang bisa dilakukan.

Salah satunya adalah mengenalkan kepadanya untuk melihat warna dan bentuk. Pastikan ada komunikasi bersifat dua arah walaupun si kecil hanya tersenyum.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan?

Salah satu kebiasaan yang harus Anda perhatikan yakni mengenai mengisap dot bayi. Pertimbangkan hal tersebut sebelum memutuskan apakah harus memberikan dot pada masa perkembangan si kecil 8 minggu atau 2 bulan.

Jika ya, kapan harus dimulai dan berapa lama menggunakannya. Penggunaan dot dapat memperpendek durasi menyusui.

Namun, penelitian lain menyimpulkan bahwa memberikan dot lebih awal tidak akan menyebabkan bayi mengalami sindrom bingung puting atau menghalangi keberhasilan menyusui dalam 3 bulan pertama.

Anda dapat mengendalikan penggunaan dot pada si kecil di perkembangan 8 minggu atau 2 bulan. Jika digunakan secara bijak, hal ini bahkan bisa membantu saat Anda sedang mengayun, bernyanyi, dan mendorong dengan kereta bayi selama berjam-jam.

Namun, dot juga bisa merugikan bila bayi menjadi terlalu tergantung dan mengandalkannya. Dot yang diisap pada jam tidur bisa mengganggu pembelajaran bayi untuk tidur secara mandiri.

Hal ini juga dapat mengganggu tidurnya jika dot tersebut lepas dan membuat bayi terbangun, serta tidak lagi bisa tidur tanpa dot. Anda terpaksa harus bangun hanya untuk menaruhnya lagi ke mulut bayi.

Sebaiknya, gunakan dot untuk sementara waktu saja di masa perkembangan bayi 8 minggu atau 2 bulan.

Gunakan dot hanya sekadar memenuhi kebutuhan mengisap saat benar-benar dibutuhkan, ketika Anda memang dalam keadaan terdesak yang tidak bisa menyusui bayi.

Penggunaan dot jangka panjang dapat membuat bayi tidak mau melepaskannya, dan membuat kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 3 bulan?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Kadang, ibu tidak memperhatikan kapan harus mengganti popok dan cenderung membiarkan bayinya memakai popok terlalu lama. Ini akibatnya pada bayi Anda.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara berikut ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi demam naik turun

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit
mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 8 menit