Perkembangan Bayi 14 Minggu atau 3 Bulan 2 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Januari 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Perkembangan Bayi Usia 14 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mampu menggerak-gerakkan tangan dan kaki secara bersamaan.
  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri, sekitar 90 derajat.
  • Bisa duduk sendiri, meski masih perlu sandaran.
  • Menunjukkan respons saat mendengar suara bel atau lonceng.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Tertawa.
  • Memekik kencang.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Tersenyum sendiri.
  • Tersenyum kembali saat diajak bercanda.
  • Mengenali tangannya sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Masih belum jauh berbeda dengan perkembangan di usia sebelumnya, memasuki usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu ini bayi juga masih akan terus menggerak-gerakkan kedua tangan dan kakinya.

Kemampuannya dalam mengangkat kepala juga terlihat lebih handal, karena berhasil menaikkannya sekitar 90 derajat. Anda juga akan melihat perkembangan kemampuan bayi 14 minggu yang telah berhasil duduk sendiri, walaupun masih membutuhkan sandaran untuk menopang berat tubuhnya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Ketika ingin menyusu ASI, digendong, atau diperhatikan, si kecil tak lagi sekadar menangis. Anda juga akan melihat perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu berusaha bicara meski hanya mampu mengucapkan “ooh” dan “aah.

Sesekali Anda akan menyaksikan tawanya yang riang dan teriakannya dengan memekik kencang. Jadi, berusahalah peka dengan tanda-tanda tersebut selama bayi di perkembangan usia 14 minggu sedang menginginkan sesuatu.

Kemampuan motorik halus

Telah cukup handal dalam menggerakkan dan menggoyangkan kedua tangannya, sekarang bayi dalam perkembangan 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu sedang senang-senangnya membuat kedua tangannya bersatu.

Contohnya dengan beberapa kali menempelkan kedua telapak tangannya, atau terus membuka dan menutupnya untuk melatih perkembangan bayi 14 minggu.

Kemampuan sosial dan emosional

Perkembangan bayi di usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu ini masih akan terus tersenyum sendiri saat melihat hal yang menarik, maupun tersenyum saat diajak bicara dan bercanda.

Ia juga dapat mengenali sedikit demi sedikit orang-orang yang sering berada di dekatnya, dan mengenali tangannya sendiri. Bukan itu saja, perkembangan bayi usia 14 minggu sedang merasakan senangnya menyentuh dan menerima sentuhan dari orangtuanya.

Bahkan, sentuhan sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu ini. Semua kontak kulit bukan hanya membantu Anda dan bayi Anda menjadi lebih dekat, melainkan juga membantu menenangkan bayi saat dia terganggu atau marah di perkembangan usia 14 minggu.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu?

Anda dapat membantu perkembangan anak dengan melakukan kontak dengan kulit bayi menggunakan berbagai macam bahan. Misalnya bulu, wol, dan kapas.

Selain itu, pada tahap perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu ini, si kecil biasanya akan memasukkan benda apapun ke mulut. Jadi perhatian barang-barang di sekitarnya, dan jangan berikan benda yang berbahaya bagi kesehatannya.

Perkembangan bayi di usia 14 minggu juga mungkin mencubit tangannya dan memegang atau meregangkan jari-jarinya secara bersamaan. Dorong bayi Anda untuk mengoordinasikan mata dan tangan dengan menggenggam mainan untuk melihat apakah dia bisa mendapatkannya.

Coba sentuh bayi dengan meniup atau memijatnya dengan lembut serta memegangnya di salah satu sisi atau mencium hidung bayi. Ini akan membantu menenangkannya dan membuatnya lebih dekat lagi dengan Anda, bahkan melatih perkembangan bayi 14 minggu lebih waspada dan fokus.

Anda juga bisa melakukan pemijatan sederhana. Caranya dengan meletakkan bayi di atas permukaan yang datar dan hangat, dengan tambahan selimut di atas karpet lantai.

Teteskan minyak untuk bayi di atas telapak tangan Anda, gosokkan untuk menghangatkan minyak dan telapak tangan. Lihat mata anak, bernyanyi atau berbicara dengannya saat Anda mulai memijatnya.

Perhatikan reaksi anak di perkembangan usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu. Jika dia tidak tertarik, cobalah memijat lebih lembut atau kuat, atau berhenti. Terkadang, banyak bayi yang suka hanya dengan diusap lembut, termasuk di perkembangan bayi 14 minggu ini.

Kesehatan Bayi Usia 14 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu?

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan bayi pada usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu ini.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya dengan dokter. Khususnya apabila ada masalah pada perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui pada perkembangan bayi usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu:

1. Dosis imunisasi yang terlewatkan

Jika anak Anda telah melewatkan satu jadwal imunisasi (misalnya vaksin tetanus, pertussis, polio), Anda tidak perlu cemas. Segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan memberikan suntikan tambahan yang sebelumnya terlewatkan di masa perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu.

Meskipun bayi biasanya terkena demam atau flu ringan, dia bisa tetap diimunisasi dengan aman dan efektif. Tanyakan dokter jika pada perkembangan 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu bayi mengalami:

  • Demam tinggi atau penyakit lainnya.
  • Kelainan atau melemahnya sistem imun atau anak Anda sedang menggunakan obat yang mengganggu sistem imun.
  • Epilepsi.
  • Kejang-kejang.
  • Mengonsumsi steroid dalam 2 minggu pada 3 bulan sebelumnya.
  • Reaksi parah terhadap dosis sebelumnya seperti demam 40 derajat atau lebih, kejang-kejang, menangis atau pingsan.

Bayi prematur dan bayi yang memiliki berat badan kurang dari 2,5 kg harus divaksinasi sesuai jadwal seperti halnya bayi yang lahir cukup umur. Kecuali jika dokter Anda menyarankan sebaliknya karena perkembangan dan kondisi tertentu pada bayi usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu.

2. Memberi nutrisi tambahan dengan susu

Susu sapi adalah minuman yang baik untuk anak-anak dan orang lanjut usia, tapi kemungkinan nutrisinya tidak sesuai bagi bayi.

Pada sebagian bayi dengan kondisi khusus dapat memperoleh susu formula. Naamun, sebaiknya konsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum memberikannya. 

Selama usia si kecil masih kurang dari 6 bulan, ASI eksklusif merupakan satu-satunya makanan dan minuman yang terbaik untuknya.

3. Lebih jarang buang air besar

Pada perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu, buang air besar bayi mungkin lebih jarang, hanya sehari sekali atau bahkan kurang. Hal ini termasuk hal yang wajar.

Alasannya adalah saat bayi 14 minggu mengalami perkembangan dan pertumbuhan, mereka lebih banyak makan. Hal ini membuat organ pencernaan bayi harus lebih banyak mencerna dari apa yang mereka makan tapi lebih sedikit mengeluarkannya.

Namun, perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu menyusui bisa lebih banyak mengeluarkan kotoran. Ini bukanlah hal yang aneh. Bayi selama perkembangan usia 14 minggu yang menyusui jarang terkena sembelit.

Buang air besar secara tidak teratur tidak selalu menjadi pertanda bayi sembelit. Namun, sembelit bisa ditandai dengan seberapa keras atau padat kotoran yang dikeluarkan.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu?

Beberapa hal yang sebaiknya diketahui pada perkembangan bayi 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu, yakni:

1. Menidurkan bayi

Banyak ibu yang sering mencoba tetap terbangun saat menyusui bayinya atau membangunkan bayi saat tertidur. Anda harus menidurkan bayi saat dia terjaga sehingga saat disapih, bayi dapat tidur tanpa menyusu.

Akan lebih masuk akal bila Anda menunggu sampai bayi berusia 6-9 bulan dan lebih jarang menyusui. Daripada mengajarkan bayi di perkembangan usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu untuk tidur tanpa minum ASI.

Saat anak sudah terbiasa, dia akan bisa tidur lebih cepat sesudah disapih. Namun, setiap ada kesempatan, letakkan bayi sejenak. Tetap mengelus, memberi makan, atau menyanyikan lagu pengantar tidur agar bayi lebih mudah mengantuk dan tertidur pada perkembangan 14 minggu.

2. Seruangan dengan bayi

Di bulan pertama atau kedua, termasuk di perkembangan usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu, orangtua umumnya sedang sibuk-sibuknya mengasuh anak. Anda akan harus memberi makan, mengganti popok, dan memeluknya setiap hari.

Sebagian orangtua memilih menempatkan bayi dalam satu ruangan, sehingga mereka bisa menjaga bayi dengan mudah dan nyaman. Namun, bila Anda tidak berniat membiarkannya berbagi ruangan dengan Anda, bisa mulai menaruh di ruangan terpisah pada usia di atas 12 bulan. Hal ini direkomendasikan untuk mencegah terjadinya sindrom bayi meninggal mendadak

Jika Anda masih seruangan dengan bayi setelah usia yan direkomendasikan, kemungkinkan beberapa masalah ini dapat muncul:

Bayi kurang tidur dibandingkan waktu sebelumnya

Saat berbagi ruangan dengan bayi sepanjang malam, Anda akan mencoba menggendong bayi untuk menenangkannya saat ia bangun atau menangis. Hal ini bisa mengganggu tidur bayi di perkembangan usia 14 minggu atau 3 bulan 2 minggu.

Ditambah lagi, bayi kadang suka menangis dan membuat suara-suara sendiri di usia ini di waktu malam. Perlu diketahui, bahwa sebagian besar bayi mudah tertidur lagi dalam beberapa menit tanpa harus ditenangkan.

Jadi, bila Anda langsung menggendongnya saat bayi bersuara, Anda mungkin secara tidak sengaja membangunkan dan mengganggu tidurnya.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 15 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Transient Tachypnea of the Newborn (TTN), Kondisi Napas Bayi yang Cepat

Tidak semua bayi baru lahir bernapas normal. Ada pula bayi yang bernapas sangat cepat atau disebut juga dengan TTN. Berikut ulasan lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Tak Hanya dari Fisik, Kenali 10 Ciri-Ciri Bayi yang Sehat

Mengetahui berat dan tinggi badan saja tidak cukup akurat untuk menyimpulkan bayi tumbuh sehat. Apa lagi tanda yang bisa dijadikan patokan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 3 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Fakta Empeng Bayi, Apa Saja Manfaat dan Kekurangannya?

Jika digunakan dengan benar, empeng alias dot bayi yang tak berisi susu memang memiliki banyak manfaat. Tapi ketahui juga kekurangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ketahui Berat Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

Sebagai orangtua, penting untuk mengetahui berat badan yang ideal untuk anak balita. Berikut penjelasan lengkap seputar berat badan anak balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

growth spurt pada bayi

Mengenal Growth Spurt, Peningkatan Perkembangan Bayi yang Cukup Pesat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
demam pada anak

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
baby gym senam bayi

Baby Gym, Olahraga untuk Melatih dan Mendukung Perkembangan Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit