home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Bila Anda atau putra Anda baru saja menjalani sunat di dokter, Anda perlu memahami perawatan apa saja yang harus diberikan agar masa pemulihannya jadi lebih cepat. Memberikan perawatan setelah sunat yang tepat juga bisa mencegah infeksi atau komplikasi-komplikasi lainnya. Langsung saja simak informasi penting seputar perawatan setelah sunat berikut ini.

Berapa lama harus istirahat di rumah setelah sunat?

Di samping seberapa sakit rasanya disunat, pertanyaan ini mungkin jadi salah satu hal yang paling sering dikhawatirkan anak atau pria dewasa. Setelah sunat, Anda atau putra Anda memang akan diminta oleh dokter untuk beristirahat di rumah dan menghindari aktivitas fisik yang terlalu berat. Masa pemulihan setelah sunat bisa berbeda-beda, mulai dari tujuh sampai sepuluh hari.

Akan tetapi, setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda sehingga Anda sebaiknya bertanya langsung pada dokter berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai sembuh. Pasalnya, sunat pada pria dewasa kadang bisa memakan waktu hingga tiga minggu. Selama masa pemulihan sebaiknya hindari berolahraga dan melakukan aktivitas seksual (bercinta atau masturbasi).

Perawatan setelah sunat agar cepat sembuh

Agar masa pemulihan jadi lebih cepat dan Anda terbebas dari risiko infeksi, perhatikan panduan perawatan setelah sunat di bawah ini.

1. Meredakan nyeri

Setelah sunat, Anda mungkin akan merasa tidak nyaman atau sakit pada area penis. Biasanya dokter meresepkan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol. Ikutilah anjuran dari dokter atau apoteker untuk mengonsumsi obat-obatan ini.

Sebagai obat pereda nyeri alami, Anda bisa mencoba minum kunyit. Kalau tidak suka rasanya, campurkan kunyit pada makanan atau sup. Kunyit punya khasiat pereda nyeri alami sekaligus bisa mencegah infeksi. Akan tetapi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum minum kunyit untuk meringankan sakit setelah sunat.

2. Membersihkan area penis

Hati-hati ketika membersihkan area penis Anda pascasunat. Perban biasanya akan dibuka satu sampai dua hari setelah sunat. Setelah itu Anda bisa membersihkannya dengan air suam-suam kuku. Anda tak perlu pakai sabun. Namun, jika memang ingin membersihkan dengan sabun, pilih sabun yang bebas dari bahan kimia yang terlalu keras seperti antiseptik, pewangi, dan pengawet. Keringkan dengan handuk lembut dengan cara menepuk-nepuk pelan, jangan digosok.

3. Pakai baju dan celana yang longgar

Hindari baju atau celana yang terlalu ketat saat Anda atau putra Anda sedang memulihkan diri. Selain bisa menekan dan menyebabkan sakit, sirkulasi udara dan darah ke area penis pun akan terhambat. Akibatnya, penis sembuhnya jadi lebih lama.

4. Oleskan petroleum jelly

Anda bisa mengoleskan petrolatum (petroleum jelly) pada ujung dan batang penis secukupnya. Petrolatum bisa mencegah bekas luka akibat sunat menempel pada pakaian dalam atau celana.

Kapan harus segera periksa ke dokter?

Sunat bisa menimbulkan komplikasi atau risiko tertentu. Apabila Anda mengalami hal-hal berikut ini, segera hubungi dokter atau kunjungi pusat layanan kesehatan terdekat secepatnya.

  • Demam dan lemas
  • Mual, muntah, dan pusing
  • Muncul gejala infeksi pada penis seperti pembengkakan yang tak kunjung membaik, kulit jadi kemerahan, muncul garis merah pada batang penis, perdarahan hebat, atau rasa sakit yang tak kunjung hilang atau mereda setelah minum obat
  • Tidak bisa buang air kecil, sakit ketika buang air kecil, keluar darah saat buang air kecil, atau urin jadi keruh dan bau menyengat

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Circumcision in Men. http://www.nhs.uk/Conditions/Circumcision/Pages/Introduction.aspx Diakses pada 7 Maret 2017.

Circumcision – What to Expect After Surgery. http://www.webmd.com/parenting/baby/tc/circumcision-what-to-expect-after-surgery Diakses pada 7 Maret 2017.

Post Circumcision Healing and Aftercare Instructions. https://www.drugs.com/cg/adult-male-circumcision-aftercare-instructions.html Diakses pada 7 Maret 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 18/01/2021
x