5 Langkah Tepat Mengatasi Sakit Tenggorokan Pada Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tenggorokan sakit membuat seseorang jadi sulit menelan. Biasanya, diikuti gejala lain, seperti batuk atau pilek. Biasanya, kondisi ini mudah diatasi dengan minum obat. Namun, perlu banyak pertimbangan jika dialami oleh ibu menyusui. Pasalnya, obat yang diminum bisa mengalir ke ASI dan masuk ke tubuh bayi. Lantas, bagaimana cara mengatasi sakit tenggorokan pada ibu menyusui?

Cara aman mengatasi sakit tenggorokan pada ibu menyusui

Selama masa menyusui, seorang ibu perlu ekstra hati-hati menggunakan berbagai obat. Pasalnya, obat tertentu bisa memengaruhi produksi dan mengalir ke ASI. Tentu saja efeknya akan berimbas pada si kecil. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan menggunakan obat.

Bila Anda mengalami sakit tenggorokan, ikuti beberapa langkah mengobatinya berikut ini.

1. Konsultasi ke dokter

cara menggunakan obat

Selama masa menyusui, obat apa pun yang Anda gunakan sebaiknya diawasi oleh dokter. Jadi, sebelum memutuskan menggunakan obat tertentu untuk meredakan sakit tenggorokan, konsultasi lebih dahulu pada dokter. Dokter kemungkinan akan meresepkan obat-obatan yang aman dikonsumsi.

Dilansir dari Royal Women Hosiptal, obat pelega tenggorokan, seperti benzidamin dapat digunakan oleh ibu menyusui. Namun, obat tidak boleh digunakan secara berlebihan karena bisa menyebabkan efek samping seperti diare. 

Bila sakit tenggorokan disebabkan oleh flu atau pilek, Anda boleh minum paracetamol atau ibuprofen. Pilihan lain seperti semprotan kortikosteroid untuk hidung yang mengandung beclomethasone dan budesonide juga bisa Anda gunakan. 

Sementara bila sakit tenggorokan disebabkan oleh batuk, Anda bisa minum obat batuk yang mengandung dextromethorphan, pholcodine, guaifenesin, bromhexine. Jika tidak membaik dalam sepuluh hari, segera periksa lagi kondisi kesehatan Anda ke dokter.

2. Kumur-kumur larutan garam

manfaat air garam untuk kesehatan mulut

Cara mengatasi sakit tenggorokan ini cukup sederhana, tapi cukup berhasil bagi ibu menyusui. Larutan garam memiliki sifat antiseptik yang secara aktif membunuh bakteri penyebab infeksi.

Untuk membuatnya, campurkan dua sendok teh garam ke dalam secangkir air panas. Kemudian, aduk hingga garam larut dalam air. Bila airnya mulai hangat, Anda bisa berkumur dan membuang larutannya. Anda bisa melakukan cara ini beberapa kali agar tenggorokan lebih cepat membaik.

3. Minum madu

madu penyubur kandungan

Selain larutan garam, cara lain yang bisa ibu menyusui lakukan untuk mengatasi sakit tenggorokan adalah minum madu. Madu merupakan obat alami yang bersifat demulen.

Artinya, madu bisa melapisi tenggorokan, mengurangi peradangan, dan menenangkan jaringan sekitar tenggorokan yang irititasi. Ibu hamil bisa meminum madu ini sebanyak satu sendok sebelum tidur untuk melegakan tenggorokan dari rasa gatal dan sakit.

4. Minum teh hangat

minum teh hijau sebelum tidur

Cara untuk mengatasi sakit tenggorokan pada ibu menyusui selanjutnya adalah minum teh hangat. Suhu hangat dari minuman ini bisa membebaskan tenggorokan rasa sakit dan gatal. Selain itu, bisa melegakan pernapasan Anda yang tersumbat.

Anda bisa menambahkan bahan lain untuk teh, seperti madu dan potongan lemon supaya lebih nikmat. 

5. Minum banyak air dan istirahat

kandungan air putih

Selain cara yang telah disebutkan sebelumnya, ibu menyusui perlu minum banyak dan istirahat supaya daya tahan kuat melawan penyakit. Selain itu, air putih bisa membantu mengurangi lendir yang membuat tenggorokan jadi gatal dan sakit. 

Sementara, istirahat yang cukup bisa membuat tubuh lebih bugar sehingga Anda cepat pulih dari sakit tenggorokan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Saat bayi diare, sang ibu harus memperhatikan pilihan makanan. Berikut ini ada beragam makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Pentingnya Memenuhi Asupan Nutrisi Si Kecil dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan

Nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan si Kecil dapat menentukan kesehatannya di masa depan. Asupan nutrisi untuk anak harus menjadi prioritas utama Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 31/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Bolehkah makan es krim saat sedang radang tenggorokan? Jawabannya boleh, namun tidak untuk semua es krim. Ketahui jenis-jenis es krimnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tidak semua ibu menyusui dengan mudah. Pada beberapa ibu, ada yang bermasalah dengan putingnya dan membuat menyusui terasa sulit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Bayi, Parenting, Menyusui 23/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 4 menit
permen pelega tenggorokan

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 4 menit
ibu menyusui positif coronavirus

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab gejala diare pada ibu menyusuil

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020 . Waktu baca 6 menit