Benarkah Makan Malam Bisa Bikin Bayi Cacingan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagai orangtua, Anda mungkin khawatir jika buah hati Anda tidak bisa tidur nyenyak di malam hari karena lapar. Akan tetapi, banyak orang yang ragu untuk memberi bayi makan malam karena katanya bisa membuat bayi cacingan. Apakah anggapan ini benar? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Bayi wajar lapar tengah malam

Bayi akan makan atau menyusu sesuai kehendaknya, karena tubuh bayi memiliki caranya sendiri untuk memberi tahu kapan ia harus makan atau minum.

Seiring tumbuh kembangnya, bayi akan menyusu lebih sering dari biasanya. Biasanya ini terjadi di usia bayi sekitar 7-14 hari, antara 3-6 minggu, dan sekitar 4-6 bulan. Nah, hal ini sangat memungkinkan ia terbangun tengah malam dan minta menyusu.

Bayi yang baru lahir biasanya menyusu 8-12 kali sehari di bulan-bulan pertama kelahirannya. Jika anak Anda berusia 4-8 minggu, ia mungkin akan mulai menyusu 7-9 kali sehari. Jika Anda menyusui, bayi mungkin ingin menyusu setiap 2-3 jam sekali, bahkan bisa lebih cepat daripada itu.

Yang perlu diingat, setiap bayi memiliki tingkat lapar yang berbeda-beda. Hal ini juga tergantung dari apakah bayi Anda diberi ASI atau susu fomula. Umumnya bayi ASI akan lebih cepat lapar dibandingkan bayi sufor, karena ASI lebih mudah dicerna.

Makan malam bikin bayi cacingan hanyalah mitos

Anggapan bahwa makan malam bikin bayi cacingan itu tidak benar. Infeksi cacingan dan aktivitas makan malam tidak saling berkaitan.

Cacingan merupakan penyakit yang diakibatkan cacing parasit yang berkembang biak di dalam sistem pencernaan manusia. Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit yang umum terjadi baik usia muda maupun usia tua. Meski begitu, cacingan memang lebih sering terjadi pada anak-anak.

Namun makanan yang kotor (sudah terkontaminasi telur cacing) atau proses memasak yang kurang baik sehingga memungkinkan telur cacing tidak mati sepenuhnya, bisa menyebabkan anak cacingan. Begitu pula, anak bisa cacingan jika Anda atau pengasuh tidak langsung cuci tangan setelah dari toilet; membersihkan pantat bayi; atau berkebun, sebelum masak makan malam.

Terlebih bayi memiliki gerak yang terbatas. Maka, faktor risiko cacingan terbesar bagi bayi adalah lewat berbagai perlengkapan dan peralatan yang mungkin sudah tercemar dengan telur cacing, yang kemudian tidak sengaja masuk ke dalam mulut bayi.

Hal-hal tersebutlah yang memungkinkan cacing untuk tumbuh dan berkembang di dalam sistem pencernaan bayi. Jadi, bukan makan malamnya yang membuat bayi cacingan. Namun, ketidakbersihan dalam merawat bayilah yang meningkatkan risiko bayi Anda terkena cacingan.

Tips agar bayi tidak cacingan

Kebersihan dalam merawat bayi jadi salah satu faktor utama dalam mencegah bayi cacingan.

Pada dasarnya pencegahan penyakit cacingan pada bayi dilakukan dengan menghindari dari segala faktor yang bisa menyebabkan cacing masuk ke dalam tubuhnya. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah bayi Anda terkena cacingan.

  • Selalu membiasakan mencuci tangan pakai sabun setelah Anda selesai melakukan pekerjaan apapun sebelum menyentuh bayi ataupun perlengkapan bayi Anda.
  • Letakkan perlengkapan bayi Anda di tempat yang jauh dari kuman, debu, dan benda kotor lainnya.
  • Pastikan jika Anda rutin memotong kuku jari bayi Anda. Terutama apabila bayi Anda memiliki kebiasaan memasukkan jari ke dalam mulutnya.
  • Jika bayi Anda sudah menjalani MPASI, Anda harus pastikan jika peralatan makanannya dalam keadaan bersih dan cara Anda memasak makannya pun dengan metode yang baik.
  • Biasakan untuk menjaga kebersihan setelah buang air dengan membersihkan kemaluan dan/atau duburnya dengan baik. Jangan lupa, rutin pula mengganti popoknya.
  • Sebagai upaya pencegahan lebih lanjut, rutinlah berkonsultasi ke dokter supaya bayi Anda mendapatkan obat cacing yang sesuai dengan kebutuhannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Coba cek lagi kebiasaan makan yang Anda terapkan untuk si kecil. Bisa jadi selama ini Anda menerapkan pola makan yang salah!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit

Ibu Jangan Cemas, Ini Penyebab dan Penanganan untuk Bayi yang Susah Makan

Mengajarkan bayi makan sendiri memang tidak mudah, terlebih saat ia sedang susah bahkan tidak mau makan. Kenapa hal ini bisa terjadi dan apa penanganannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit

Kenali Kebutuhan Vitamin untuk Bayi dan Perannya Sebagai Penambah Nafsu Makan

Zat gizi mikro lainnya yang penting untuk dipenuhi buat bayi yakni asupan vitamin. Berapa jumlah kebutuhan vitamin untuk bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menyimpan mpasi

Agar Kualitasnya Tetap Terjaga, Pahami Cara Menyimpan MPASI Bayi yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 7 menit
peralatan mpasi

5 Peralatan MPASI untuk Memudahkan Proses Pembuatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
keju untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Diperbolehkan Makan Keju?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 7 menit
madu untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Boleh Diberikan Madu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 7 menit