5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bayi memiliki kulit yang sangat jauh berbeda dengan orang dewasa. Tidak hanya tekstur kulit yang lebih halus dan lembut, tapi kulit bayi umumnya juga lebih sensitif dan rentan terhadap masalah. Jika Anda perhatikan, si kecil mungkin kerap kali risih dan merasa tidak nyaman karena timbul ruam kemerahan di bagian-bagian lipatan tubuh, termasuk leher salah satunya. Lantas, apakah leher bayi merah ini merupakan kondisi yang harus dikhawatirkan atau tidak?

Apa penyebab leher bayi merah?

Ruam kemerahan yang tampak jelas di leher bayi sebenarnya merupakan kondisi umum pada bayi di rentang usia empat sampai lima bulan. Bila kemudian Anda menemukan leher bayi merah dan ini cukup mengganggu aktivitas si kecil, beberapa hal ini mungkin jadi penyebabnya:

1. Iritasi kulit

Kebanyakan bayi biasanya tampak menggemaskan, bukan? Terlebih karena badannya yang gemuk dan pipinya yang tembam. Meski lucu, ini bisa menjadi salah satu faktor leher merah bayi. Pasalnya, bayi yang berbadan gemuk biasanya memiliki leher yang berlipat-lipat pula.

Lipatan di leher ini nantinya akan memicu kelembapan, ditambah dengan gesekan terus-menerus ketika bayi menggerakkan kepala dan badannya. Semua hal ini lama-lama berperan dalam menimbulkan iritasi kulit, yang ditandai dengan munculnya rasa gatal dan kemerahan di leher buah hati Anda.

2. Infeksi jamur

Selain akan menyebabkan iritasi kulit, kondisi kulit yang lembap serta produksi keringat berlebih di area lipatan leher bayi juga akan menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan jamur. Infeksi akibat perkembangan jamur ini adalah salah satu penyebab paling umum ketika tiba-tiba leher bayi merah.

3. Biang keringat

Miliaria, atau yang lebih akrab dikenal sebagai biang keringat, sebenarnya bisa menyerang siapa pun. Namun, kelenjar keringat di usia anak-anak biasanya masih mengalami perkembangan, sehingga lebih rentan terkena biang keringat.

Saluran keringat, yang seharusnya berperan sebagai tempat pengeluaran keringat, justru tersumbat sehingga membuat keringat yang ada di bawah kulit tidak dapat keluar dengan lancar. Akhirnya, muncullah biang keringat bersama dengan rasa gatal dan kemerahan di leher si kecil.

4. Tanda lahir

Berbeda dengan penyebab yang telah dijelaskan sebelumnya, penyebab leher bayi merah yang satu ini tidak menimbulkan gejala atau keluhan apa pun. Anda hanya akan melihat corak abstrak berwarna kemerahan di kulit si kecil, yang ternyata adalah tanda lahir.

Jangan panik dulu, karena ini merupakan kondisi normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Pelebaran pembuluh darah di bawah lapisan kulitlah yang memicu munculnya tanda lahir kemerahan. Kondisi ini biasanya akan memudar dalam hitungan minggu atau bulan setelah kelahiran, meskipun ada beberapa bayi yang mengalaminya seumur hidup.

5. Eksim

Eksim adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bercak merah, bersisik, kering, hingga mengelupas. Eksim pada bayi biasanya akan berlangsung sejak kelahiran sampai usianya menginjak satu tahun. Penting untuk memerhatikan beberapa pemicu eksim, meliputi penggunaan produk perawatan kulit, bahan pakaian, air liur, serta kulit bayi yang kering.

merawat kulit bayi

Bagaimana cara mengatasi kemerahan di leher bayi?

Sebagian besar kasus kemerahan di leher bayi akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, memang dalam masa-masa ini Anda mungkin akan dibuat kewalahan karena si kecil tampak sangat rewel dan tidak nyaman dengan kondisinya.

Jika ini terjadi, sebaiknya mulai dengan memakaikan bayi baju berbahan katun agar lebih mudah menyerap keringat. Pertimbangkan juga untuk menggunakan detergen khusus baju bayi saat mencuci semua pakaiannya.

Selain itu, gunakan krim khusus bayi yang mengandung lanolin dan zinc oxide untuk meredakan kemerahan, serta melindungi kulit bayi dari iritasi atau ruam pada leher bayi. Oleskan krim ini pada area kulit lainnya yang mengalami kemerahan.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak Anda bila Anda berencana menggunakan krim atau lotion guna meredakan kemerahan dan gatal di leher bayi. Apalagi bila usia si kecil masih kurang dari enam bulan.

Sebab tidak menutup kemungkinan bayi memiliki alergi yang justru dapat memperparah masalah kulitnya. Anda bisa membantu menenangkan peradangan di kulit bayi dengan memberinya kompres dingin di area kulit yang bermasalah. Tepuk-tepuk hingga area tersebut kering setelah selesai kompres dingin.

Di sisi lain, yang paling penting dari itu semua adalah senantiasa menjaga kebersihan kulit si kecil. Pastikan Anda rajin memandikannya secara teratur, mengganti seluruh pakaiannya, menggunakan perawatan kulit yang tepat, serta hal-hal lainnya yang bisa membantu merawat dan mencegah masalah pada kulit leher bayi dan bagian tubuh mana pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Ruam Pada Kulit Pengidap HIV

Ruam kulit kemerahan muncul pada sekitar 90% orang yang terinfeksi HIV dalam beberapa bulan pertama setelah terdiagnosis. Apakah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
HIV/AIDS, Health Centers 16/08/2019 . Waktu baca 7 menit

8 Ciri Penyakit Kulit yang Paling Gampang Dikenali

Penyakit kulit termasuk masalah kesehatan yang mudah dikenali. Pasalnya, ciri-ciri penyakit ini dapat dengan mudah terlihat pada permukaan atas kulit.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kulit, Health Centers 10/05/2019 . Waktu baca 10 menit

Awas! Ini Bahayanya Menelan Air Kolam Renang

Walaupun tampak bersih, air kolam renang sebenarnya tidak terbebas dari sumber penyakit. Inilah bahayanya jika Anda menelan air kolam renang.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/03/2019 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Ruam Amoxicillin, Kemerahan Pada Kulit Akibat Reaksi Alergi

Kulit si kecil ruam dan gatal setelah minum amoxicillin. Hati-hati, mungkin itu alergi amoxicillin. Lalu, apakah ruam amoxicillin ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Alergi & Penyakit Autoimun, Alergi, Health Centers 28/01/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit kawasaki covid-19 anak

Gejala COVID-19 pada Anak Disebut Mirip dengan Penyakit Kawasaki

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
ruam bayi

Ketahui Faktor Penyebab Ruam pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . Waktu baca 6 menit
tanda skin care tidak cocok

5 Tanda yang Muncul di Kulit Jika Anda Tidak Cocok Dengan Produk Skincare Baru

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019 . Waktu baca 4 menit