Berat Badan Bayi Tak Kunjung Bertambah, Apakah Akibat Kualitas ASI Ibu Buruk?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/05/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Katanya, kalau berat badan bayi tak kunjung bertambah itu artinya bahwa kualitas ASI ibu kurang baik. Ini sebabnya banyak ibu yang memilih untuk langsung mengganti ASI dengan susu formula sebagai upaya menggemukkan bayinya. Tapi, apakah benar kualitas ASI Anda buruk sehingga menyebabkan si kecil tak kunjung bertambah berat badannya?

Bagaimana cara tahu kualitas ASI saya buruk?

Setelah melahirkan, tubuh ibu dirancang untuk memproduksi makanan terbaik bagi bayinya. Dalam hal ini, makanan tersebut adalah ASI. Oleh karena itu, sebenarnya kualitas ASI Anda tidak mungkin jelek karena tubuh sangat memprioritaskan produksi ASI. Bahkan ketika Anda dalam keadaan kurang gizi sekalipun.

Ini karena tubuh Anda dirancang untuk mengalihkan semua zat gizi cadangan yang ada agar membuat ASI tetap berkualitas. Jadi, bisa dibilang Anda tidak mungkin menghasilkan ASI dengan kualitas yang buruk, kecuali memang Anda mengalami kekurangan gizi yang termasuk gizi buruk.

Memang benar, berat badan bayi yang tak kunjung naik salah satunya bisa disebabkan oleh kualitas ASI yang kurang baik. Namun, sekali lagi hal ini terjadi saat status gizi ibu juga buruk. Kualitas ASI bukanlah satu-satunya penyebab mengapa si kecil tidak mengalami pertambahan berat badan.  

Berbagai alasan lain yang membuat bayi mengalami gangguan pertumbuhan

Pada dasarnya, bayi yang diberikan ASI eksklusif tidak akan mengalami gangguan pertumbuhan karena ASI memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan si bayi. Bila buah hati Anda mengalami gangguan pertumbuhan, seperti berat badan tidak kunjung naik atau malah menurun, maka ada beberapa hal lain yang mungkin menyebabkannya, yaitu:

  • Penyakit infeksi. Dalam hal ini, justru peran ASI sangat dibutuhkan bayi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.
  • Masalah di saluran pencernaan. Bayi yang mengalami gangguan pencernaan, bisa jadi tak mampu menyerap semua zat gizi yang terkandung di dalam ASI sehingga berat badannya tidak kunjung bertambah.
  • Frekuensi dan durasi menyusu kurang. Bayi yang kurang frekuensi menyusunya maka akan cenderung mengalami kekurangan makanan dan berdampak pada status gizinya.
  • Kuantitas ASI kurang. Hal ini berkaitan dengan frekuensi menyusu bayi, semakin jarang bayi menyusu maka tubuh ibu akan sulit memproduksi ASI akibat tidak ada rangsangan. Hisapan bayi adalah rangsangan bagi tubuh ibu untuk menghasilkan jumlah ASI yang banyak.

menyusui

Bagaimana cara meningkatkan kualitas ASI?

Meski telah tahu bahwa tubuh Anda pasti menjamin kualitas ASI diproduksi, mungkin Anda akan tetap merasa khawatir. Tenang, pastikan jika Anda melakukan hal-hal berikut untuk bisa memproduksi ASI dengan kualitas yang lebih baik lagi:

1. Memastikan menerapkan diet gizi seimbang

Walaupun ASI sudah pasti mengandung zat gizi yang lengkap, namun penting bagi ibu untuk mengonsumsi makanan yang sehat dengan gizi seimbang. Misalnya saja, memilih makanan yang mengandung lemak baik dan hindari konsumsi lemak trans. Pasalnya, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition, diketahui bahwa ibu menyusui yang mengonsumsi banyak lemak trans dalam sehari, cenderung membuat bayinya juga memiliki kadar lemak tubuh yang tinggi.

2. Mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan kalori

Kebutuhan kalori yang Anda butuhkan saat menyusui tentu lebih banyak ketika Anda sedang tidak menyusui. Dengan memenuhi kebutuhan kalori, maka tubuh Anda akan lebih mudah untuk memproduksi ASI yang memiliki kualitas lebih baik.

Jadi, jika Anda telah menerapkan gizi seimbang dan melakukan pola hidup yang sehat, jangan khawatir akan kualitas serta kuantitas ASI Anda. bila memang si kecil mengalami gangguan pertumbuhan atau suatu gejala tertentu, sebaiknya Anda segera periksakan bayi ke pelayanan kesehatan terdekat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Pandemi COVID-19 memang meresahkan semua orang, termasuk ibu menyusui. Lantas, bagaimana dengan ibu yang positif terinfeksi coronavirus tetap menyusui?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 21/04/2020 . 6 menit baca

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Diare bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Lantas, apa penyebab, gejala, dan pengobatannya? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 10/04/2020 . 6 menit baca

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Saat bayi diare, sang ibu harus memperhatikan pilihan makanan. Berikut ini ada beragam makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020 . 6 menit baca

Berbeda dengan Orang Dewasa, Ini Penyebab dan Penanganan Obesitas pada Bayi

Sama halnya dengan orang dewasa, obesitas pada bayi juga tidak boleh disepelekan karena berpengaruh pada pertumbuhannya. Apa saja yang harus diketahui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 04/04/2020 . 8 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
asi tidak keluar

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 10 menit baca
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . 4 menit baca
puasa dan perubahan yang terjadi bagi ibu yang baru setelah melahirkan

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020 . 4 menit baca