6 Tips Memancing Tawa Si Kecil untuk Mendukung Perkembangannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mendengar tawa bayi memang terasa menyenangkan. Tak hanya menyenangkan, tawa bayi rupanya juga merupakan tanda perkembangan emosional dan kecerdasan? Saat Anda melakukan berbagai cara untuk membuat bayi tertawa, sebenarnya Anda juga sedang mendukung perkembangannya.

Tawa bayi dan perkembangan emosionalnya

Tawa pertama bayi biasanya muncul begitu memasuki usia 3-4 bulan. Pada periode ini, pemicu tawa bayi berasal dari hal-hal sederhana yang ia lihat atau dengar. Misalnya wajah Anda, sentuhan, suara-suara aneh di sekitarnya, atau bahkan suaranya sendiri.

Gelak tawa bayi memang terdengar menyenangkan bagi orangtua, tapi Anda bukanlah satu-satunya yang mendapatkan manfaat dari fenomena ini. Ketika tertawa, bayi pun merasa nyaman dan tidak mudah mengalami stres.

Seiring bertambahnya usia, bayi akan tertawa ketika melihat dan mendengar berbagai hal yang menurutnya lucu. Saat Anda membuat bayi tertawa dengan cara mengajaknya bercanda, ia mulai belajar, mampu mengenal wajah, dan memiliki selera humor.

bayi tersenyum pertama kali

Kemampuan emosional bayi berkembang pesat begitu usianya mencapai 6 bulan. Ia mulai mengenali apa saja yang membuatnya tertawa. Ia pun merasa senang ketika diajak bercanda dan dibuat terkejut. Ini adalah cikal bakal dari perkembangan kecerdasannya.

Bayi pun semakin mampu memahami lelucon visual dan auditori yang Anda berikan. Ia juga kian mahir menggunakan tawa sebagai sarana berkomunikasi. Setiap kali Anda membuat bayi tertawa, semakin berkembang pula kecerdasan dan kemampuan emosionalnya.

Beragam cara membuat bayi tertawa

Memancing tawa si kecil sebenarnya tidaklah sulit. Berikut adalah beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan:

1. Meniup kulit

Tempelkan bibir Anda pada perut, tangan, atau bagian tubuh bayi lainnya. Kemudian, tiup permukaan kulitnya dengan lembut. Ini akan menggelitik permukaan kulitnya sehingga ia tertawa geli.

2. Menggigit lembut

Tempelkan kembali bibir Anda pada permukaan kulit si kecil. Namun, kali ini coba gigit (tentu saja berpura-pura) dengan lembut sambil mengajaknya bercanda. Rasa geli dan ekspresi gemas Anda akan membuatnya tertawa dengan mudah.

3. “Cilukba!”

Bayi merasa senang ketika Anda membuatnya terkejut. Hal ini bisa menjadi cara paling jitu dalam membuat bayi tertawa.

Buatlah ia terkejut dengan muncul dari balik bantal atau selimut sambil berkata, “Cilukba!”. Untuk menciptakan suasana yang makin menyenangkan, coba gunakan selimut berwarna-warni untuk bersembunyi.

Sumber: Bebez Club

4. Menggelitik

Cara yang satu ini sesuai untuk membuat tertawa bayi berusia 3-4 bulan. Pasalnya, tawa pertama bayi biasanya dipicu oleh stimulus yang Anda berikan. Cobalah menggelitik bagian tubuh yang cukup sensitif seperti telapak kaki atau perut.

5. Mengejar

Jika bayi sudah bisa merangkak, buatlah ia tertawa dengan cara mengejarnya. Cobalah menggodanya juga dengan berkata, “Mama tangkap, ya” saat bermain. Cara ini tidak hanya akan membuatnya tertawa, tapi juga melatih kemampuannya berkomunikasi.

6. Menunjukkan ekspresi dan suara aneh

Ekspresi dan suara aneh adalah hal yang baru bagi bayi. Ketika Anda menunjukkan ini, bayi melihatnya sebagian suatu hal yang lucu. Jadi, coba julurkan lidah Anda atau bernyanyilah dengan nada aneh, dan Anda akan melihat betapa menggemaskannya gelak tawa si kecil.

Suara tawa bayi ternyata lebih dari sekadar ekspresi terhadap suatu hal yang lucu. Dengan melakukan berbagai cara untuk membuat bayi Anda tertawa, Anda juga telah berperan aktif dalam mendukung perkembangan emosional dan kecerdasannya.

Meski demikian, setiap bayi memiliki karakter yang berbeda. Anda tidak perlu terlalu khawatir jika bayi Anda jarang tertawa. Asalkan indikator perkembangan lainnya telah tercapai, keinginan bayi untuk tertawa akan mengikuti dengan sendirinya.

Jika hal ini memang membuat Anda merasa khawatir, cobalah berkonsultasi dengan dokter anak untuk mencari kepastian.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Metode Relaksasi yang Murah Meriah dan Ampuh Usir Stres

Stres berat lama-lama dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Tiga cara menghilangkan stres berikut dapat Anda ikuti tanpa harus keluar banyak tenaga.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 6 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Sering Menangis atau Tertawa Tiba-Tiba? Bukan Gila, Mungkin Anda Mengidap Penyakit Ini

Jika Anda sering 'menghakimi' seseorang yang sering menangis dan tertawa tiba-tiba sebagai orang gila, Anda salah. Mungkin ia mengidap pseudobulbar affect.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 29 Juni 2017 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Saya Mudah Geli Sedangkan Orang Lain Tidak?

Apakah ada termasuk orang yang merasa geli saat disentuh di bagian tubuh tertentu? Jika iya, mengapa hal ini bisa terjadi ya? Apakah ini hal yang normal?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Otak dan Saraf 19 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Berapa Banyak Kalori yang Dibakar Saat Kita Tertawa?

Penelitian yang dilakukan oleh Vanderbilt University Medical telah menemukan bahwa ketawa benar-benar obat terbaik untuk masalah berat badan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 8 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menertawakan diri sendiri

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Banyak Manfaatnya, Lho! Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2018 . Waktu baca 3 menit
ibu hamil tertawa

Apakah yang Terjadi Pada Bayi Saat Ibu Hamil Tertawa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
cara orang tertawa

Kenapa Cara Tertawa Setiap Orang Berbeda-beda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
fakta tentang tertawa

5 Fakta Mengejutkan di Balik Tertawa, Tak Cuma Menyehatkan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit