Sebenarnya Apa yang Disebut Dengan Menyapih Anak?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/12/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Mulai usia berapa sebaiknya anak mulai disapih? Ada yang bilang mulai usia empat bulan, enam bulan, satu tahun, bahkan ada yang sampai usia dua tahun. Nah, sebelum mengetahui di usia berapa yang baik untuk menyapih, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa itu sebenarnya menyapih anak agar Anda tidak bingung. Terkadang, beberapa orang masih bingung saat ditanya apa itu menyapih anak.

Apa itu menyapih anak?

Menyapih anak adalah waktu di mana anak mulai berpindah ke makanan padat dari yang tadinya ASI saja. Ini merupakan sebuah proses –dilakukan secara bertahap- sampai anak benar-benar berhenti menyusu ASI dari payudara ibu, biasanya sampai anak berusia 2 tahun.

Pada umumnya, waktu ideal untuk mulai menyapih anak adalah saat berusia 6 bulan. Namun, ini bisa lebih cepat maupun lebih lambat karena perkembangan tiap anak tentunya berbeda dan tidak bisa disamakan. Hal ini adalah normal sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Setelah bayi sudah bisa menerima makanan padat pada usia 6 bulan, Anda masih tetap bisa memberikan ASI pada bayi sampai usia dua tahun, seperti yang direkomendasikan oleh WHO. Kapan bayi benar-benar berhenti ASI, ini semua tergantung keputusan Anda dan keinginan bayi sendiri. Bayi yang disapih lebih dini (pada usia kurang dari 6 bulan) biasanya akan lebih cepat berhenti menyusu ASI dibandingkan bayi yang disapih lebih lambat (pada usia lebih dari 6 bulan).

Ketahui tanda-tanda bayi sudah siap untuk disapih

Menyapih anak mungkin bukan keputusan yang mudah. Proses ini membutuhkan kesabaran. Anda juga harus melihat kemampuan anak, apakah anak sudah siap untuk disapih atau belum. Namun, Anda jangan terlalu khawatir karena anak ternyata dapat memberikan petunjuk kapan ia siap untuk mulai proses penyapihan.

Nah, berikut ini merupakan tanda-tanda bayi siap untuk disapih:

  • Bayi mulai tampak tidak tertarik saat menyusu di payudara ibu
  • Bayi tetap rewel walaupun sudah diberi ASI
  • Bayi menyusui dalam waktu yang lebih pendek daripada biasanya
  • Bayi mudah terganggu saat sedang menyusu
  • Bayi “bermain” dengan payudara ibu, seperti menarik dan menggigit payudara ibu
  • Bayi menyusu di payudara ibu tapi tidak mengisapnya sehingga ASI tidak keluar. Anak mungkin tetap menyusu di payudara ibu tapi hanya untuk mencari kenyamanan.

Bagaimana cara menyapih anak agar prosesnya lebih mudah?

Bagaimanapun, bayi yang berusia lebih dari 6 bulan harus mulai menerima makanan padat selain ASI. Mengapa? Karena ASI saja tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan bayi untuk pertumbuhannya setelah usianya satu tahun. Jadi, sebelum usia ini sebaiknya bayi sudah diperkenalkan dengan makanan padat.

Namun, untuk memulai suatu perubahan tentu tidak mudah, begitu pula pada bayi. Anda mungkin bisa melakukan cara-cara di bawah ini untuk membuat perubahan dari ASI saja ke makanan padat lebih mudah dilakukan.

  • Coba mulai tawarkan botol susu daripada menyusu di payudara ibu. Botol susu ini bisa diisi dengan ASI atau susu formula. Anda bisa mengoleskan beberapa tetes ASI di bibir atau lidah bayi sebelum ia menyusu di botol agar ia bisa menerima botol susu dengan mudah. Mengurangi frekuensi menyusu di payudara ibu selama beberapa minggu dapat membantu bayi menyesuaikan diri dengan perubahan secara perlahan.
  • Persingkat waktu menyusui. Anda mungkin bisa mulai membatasi berapa lama bayi menyusu di payudara ibu, dari yang biasanya 10 menit bisa dipersingkat menjadi 5 menit saja. Kemudian, Anda bisa mengganti pemberian ASI yang lebih sedikit tersebut dengan susu formula atau bubur bayi.
  • Tunda waktu anak menyusui. Menunda waktu anak menyusui dapat mengurangi frekuensi anak menyusui dalam sehari. Jika usia anak Anda lebih tua, Anda mungkin bisa mengalihkan perhatiannya dengan aktivitas lain saat ia ingin menyusu, atau Anda juga bisa menawarkan susu formula atau makanan lain. Jika anak ingin menyusu di sore hari, Anda bisa menjelaskan kepadanya bahwa ia harus menunggu sampai menjelang tidur untuk menyusu di payudara ibu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan padat untuk aanak

Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Memberi makanan pertama bayi merupakan tantangan khusus bagi ibu. Salah-salah, asupan gizi bayi bisa kurang. Nah, berapa banyak sebaiknya bayi diberi makan?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan pertama bayi

Yang juga perlu Anda baca

Buat Bayi, Lebih Baik Membuat MPASI Sendiri Atau Racik yang Instan?

Meracik menu mpasi untuk bayi merupakan tantangan tersendiri. Nah jika harus memilih, lebih baik membuat MPASI sendiri atau boleh beli yang instan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Parenting, Nutrisi Anak 06/02/2019 . 4 menit baca

Haruskah Orangtua Memberikan Menu MPASI Tunggal untuk Bayi?

Anda mungkin pernah mendengar soal MPASI tunggal sebagai menu makanan bayi. Sebelum ikut metode MPASI tunggal, sebaiknya simak dulu informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Parenting, Nutrisi Anak 05/10/2018 . 8 menit baca

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 24/04/2018 . 9 menit baca

Pedoman Jadwal MPASI Bayi 6-11 Bulan yang Paling Ideal

Memasuki usia 6 bulan, MPASI akan diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisii bayi. Jadi, mari pahami jadwal makan MPASI bayi 6 bulan ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 08/04/2018 . 10 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

makanan padat untuk aanak

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2019 . 3 menit baca
makanan pertama bayi

Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2019 . 4 menit baca
mpasi instan untuk bayi

Benarkah Ibu Tidak Boleh Memberi MPASI Instan untuk Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2019 . 3 menit baca
MPASI instan pakai pengawet

Apa Benar MPASI Instan Sarat Pengawet, Perasa, dan Tambahan Kimia Lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/02/2019 . 3 menit baca