7 Langkah Agar Bayi Cepat Tidur di Malam Hari

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Memiliki bayi baru lahir tentu menjadi kebahagiaan dan tantangan tersendiri. Salah satu masalah yang kerap ditemui oleh para orangtua adalah menghadapi pola tidur bayi yang masih sangat berbeda dengan pola tidur orang dewasa. Sebagian besar bayi akan terbangun pada malam atau dini hari, membuat para orangtua kelelahan atau bahkan merasa stress. Namun, jangan khawatir, ternyata ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat bayi cepat tidur, dan tidur lebih nyenyak pada malam hari. Tentunya, ini akan memberikan waktu istirahat yang lebih berkualitas bagi Anda para orangtua.

Mempelajari waktu siang dan malam bayi

Bayi baru lahir memiliki pemahaman yang sangat terbatas mengenai waktu siang dan malam. Para bayi makan, tidur, mengompol, dan mengulangi semua aktivitas tersebut tanpa pertimbangan apakah waktu menunjukkan siang atau malam hari. Namun, Anda dapat mengajari bayi Anda untuk memahami siklus waktu siang dan malam.

Bayi baru lahir rata-rata tidur selama 16 jam atau lebih setiap harinya. Durasi ini terbagi menjadi enam atau tujuh kali tidur singkat, seperti tidur siang dan tidur yang lebih panjang. Untuk membantu si kecil memahami siang dam malam, cobalah untuk memberi paparan sinar dan suara yang cukup pada siang hari. Anda dapat membawa bayi Anda keluar, karena sinar matahari alami membuat jam biologis bayi Anda bekerja dan menyesuaikan diri secara otomatis.

BACA JUGA: Menjemur Bayi di Bawah Sinar Matahari, Untuk Apa, Sih?

Jika bayi Anda tidur siang, biarkan suara-suara di rumah Anda terdengar oleh bayi dan jangan tutup seluruh gorden kamar tempat bayi Anda tidur. Sebaliknya, ketika waktunya untuk tidur malam, kondisikan bayi Anda pada lingkungan yang sesunyi mungkin dengan lampu yang dipadamkan.

Biasakan bayi untuk tidur siang

Hal ini mungkin berlawanan dengan pemahaman awam, namun bayi yang kelelahan tidak akan lebih mudah tidur pada malam hari. Atau, ia tidur malamnya malah jadi tidak nyenyak. Mulai dari usia 4 bulang hingga 1 tahun, kebanyakan bayi akan tidur siang selama 2 kali sehari, atau mungkin lebih, yaitu 3 hingga 4 kali sehari.

Pastikan bahwa bayi Anda tidur siang secara teratur. Namun, perlu diingat bahwa kebiasaan buah hati Anda dapat berubah ketika mereka sakit, sedang tumbuh gigi, atau pada waktu Anda mengajaknya berpergian. Tidur siang pada bayi sebaiknya tidak lebih dari 3 atau 4 jam, terutama tidur siang terakhir mereka dalam satu hari. Tidur siang yang lebih panjang dapat mengganggu tidur malam bayi.

Buat catatan khusus

Anda dapat membuat catatan pada buku khusus mengenai waktu tidur buah hati Anda. Catat dengan baik durasi dan kapan waktu bayi Anda tidur siang dan tidur malam. Dengan demikian, Anda dapat melihat perubahan pola kebiasaan bayi Anda, dan dapat mengonsultasikannya pada dokter jika Anda membutuhkan.

BACA JUGA: Berbagai Penyebab Bayi Meninggal Mendadak

Buat rutinitas khusus bagi si kecil

Rutinitas sebelum tidur sangat penting sebagai pengantar bagi buah hati Anda agar buah hati Anda dapat tidur lebih nyenyak. Anda dapat membuat rutinitas seperti:

  • Memandikan bayi Anda, diikuti dengan memijatnya dengan baby oil.
  • Meredupkan lampu dan memberi bayi Anda minum, namun tidak berbaring di tempat tidur, karena hal ini akan membuat bayi Anda tertidur.
  • Berbaring bersama buah hati Anda dengan sebuah buku cerita yang akan Anda bacakan. Pilihlah buku cerita dengan banyak gambar dan sedikit tulisan, serta menarik bagi Anak karena Anda akan membacakannya berulang kali.
  • Nyanyikan lagu pengantar tidur yang dapat membuat si kecil cukup mengantuk namun tidak hingga tertidur pulas ketika Anda menaruhnya di atas tempa tidur. Hal ini bertujuan agar anak menyadari transisi saat mereka harus tidur namun tidak cukup sadar untuk membuat mereka menangis atau kembali terjaga.

Buat rutinitas Anda singkat, konsisten, dan berarti bagi anak. Setiap anak memiliki karakternya sendiri, beberapa bayi mungkin akan mudah ditinggalkan begitu Anda meletakkannya di tempat tidur, namun sebagian lagi mungkin akan merasa gelisah begitu Anda hendak meninggalkannya. Anda mungkin harus menepuk-nepuk punggungnya atau menyanyikan lagu hingga anak Anda cukup tenang dan mengantuk.

BACA JUGA: Tidur Dengan Bantal Berbahaya Bagi Bayi

Jangan sampai bayi Anda tertidur saat menyusu

Kebiasaan membiarkan bayi Anda terlelap saat sedang menyusu akan berdampak buruk di kemudian hari. Tidak semua bayi dapat lepas dari kebiasaan ini saat mereka beranjak besar, beberapa bayi akan menjadi sangat tergantung dan menjadikan menyusu sebagai kebiasaan untuk membawa mereka tidur.

Untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut, Anda dapat melepas isapan si kecil dari payudara atau botol susunya tepat sebelum ia terlelap. Mulailah kebiasaan ini sedini mungkin, karena kebiasaan tidur bayi akan terbentuk dengan baik saat usia 4 hingga 6 bulan.

Selalu taati peraturan yang Anda buat

Menimang bayi hingga tertidur mungkin merupakan cara yang paling efektif untuk menidurkan bayi di saat kapan pun. Memeluk bayi dapat membuat mereka tenang dan merasa aman. Ikatan dengan ibu akan semakin kuat akibat dikeluarkannya hormon oksitosi ketika Anda mengasuh bayi Anda.

Selalu ingat, bahwa ketika Anda mengantarkan anak Anda untuk tidur, pastikan agar ia tidak sampai terlelap. Anak Anda akan menangis ketika sadar mereka sendirian. Selalu terapkan hal ini bahkan pada dini hari sekalipun—saat Anda terbangun di tengah kantuk Anda yang begitu berat. Hal ini mungkin akan terasa sulit, namun akan terbayar karena bayi Anda akan tidur lebih lama. Lima jam merupakan waktu tidur yang cukup panjang bagi bayi usia 4 bulan ke bawah.

BACA JUGA: Aturan Aman Tidur Seranjang dengan Bayi

Selalu lakukan rutinitas Anda

Sakit, tumbuh gigi, bepergian, merupakan hal-hal yang dapat mengganggu pola tidur buah hati Anda. Namun, lakukan yang terbaik untuk tetap mempertahankan jadwal tidur dan rutinitas sebelum tidur buah hati Anda. Semua bayi akan memiliki pola naik turunnya sendiri dalam mengatur waktu tidur. Salah satu kunci untuk menidurkan bayi terletak pada rutinitas yang Anda terapkan, rutinitas ini akan membuat buah hati Anda merasa nyaman dan aman, membuat mereka tertidur lebih pulas.

Ingatlah, tidak peduli seberapa besar tantangan yang Anda hadapi saat ini untuk menidurkan bayi Anda, Anda akan merindukan masa-masa ini kelak.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

    Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

    Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

    Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

    Standar tumbuh kembang bayi sesuai usia penting untuk mengukur pertumbuhan si kecil. Lantas, bagaimana pertumbuhan bayi yang seharusnya di tahun pertama?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

    Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

    Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bercak darah tanda hamil atau menstruasi

    Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    hipospadia

    Hipospadia

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    program dan cara cepat hamil

    7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    garis hitam di perut linea nigra

    Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit