Daftar Vitamin dan Mineral yang Paling Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Semasa bayi, kecukupan asupan vitamin dan mineral anak Anda akan terjamin oleh pemberian ASI. Namun, lewat dari 6 bulan, kebutuhan si kecil harus dipenuhi tidak hanya lewat susu melainkan juga makanan semi-padat. Akan lebih mudah bagi Anda untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak bila Anda mengetahui dengan pasti nutrisi apa saja yang paling dibutuhkan si kecil. Jika kita tidak memberikan cukup vitamin dan mineral, ini dapat menyebabkan masalah serius pada anak. Nutrisi penting termasuk vitamin A, B, C, D dan E serta mineral seperti kalsium, zat besi, yodium dan zinc.

Sumber vitamin dan mineral anak

Tubuh anak membutuhkan banyak vitamin dan mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang, otot, kulit, organ, dan untuk metabolisme melawan infeksi.

Cara terbaik agar vitamin dan mineral anak terpenuhi adalah dengan makan berbagai macam makanan segar. Tubuh dapat menyerap vitamin, mineral dan nutrisi lain lebih baik ketika unsur-unsur tersebut berasal dari makanan, bukan dari suplemen vitamin dan mineral.

  • Vitamin A

Anak Anda membutuhkan vitamin A untuk penglihatan, kulit, pertumbuhan, perkembangan dan fungsi kekebalan tubuh. Vitamin A dapat ditemukan pada hati, daging, susu dan telur, buah dan sayuran, seperti wortel dan ubi jalar.

  • Vitamin B1 (Thiamine)

Vitamin B1 akan mengeluarkan energi dari makanan sehingga sistem saraf dan otot anak dapat bekerja dengan baik. Vitamin B1 biasa ditemukan pada ikan, daging, sari ragi, roti gandum dan sereal.

  • Vitamin B2 (riboflavin)

Vitamin B2 membantu memecah lemak, protein dan karbohidrat di tubuh agar tubuh dapat menyerapnya dengan mudah. Vitamin B2 dapat ditemukan pada susu, daging, keju, sari ragi, telur, roti gandum dan sereal.

  • Vitamin B3 (niacin)

Vitamin B3 membantu anak Anda menyerap makanan dan mengembangkan pertumbuhan dan energi. Vitamin B3 dapat ditemukan pada daging, ikan, ayam, kacang-kacangan dan sari ragi.

  • Vitamin B6 (Pyridoxine)

Vitamin B6 memproses protein menjadi energi dan membantu produksi sel darah merah dan fungsi otak. Vitamin B6 dapat ditemukan pada daging, ikan, makanan gandum, sayuran dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B12 (cobalamin)

Vitamin B12 membantu produksi sel darah merah dan meningkatkan pertumbuhan. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Seorang vegan (orang yang tidak memakan jenis makanan dari hewan) akan sulit untuk mendapatkan cukup vitamin B12 dalam makanan mereka sehingga diperlukan suplemen. Vitamin B12 dapat ditemukan pada makanan hewani seperti daging, ikan, telur dan susu.

  • Vitamin C (ascorbic acid)

Vitamin C membentuk kolagen, membantu Anda melawan infeksi, dan menyerap zat besi dari makanan. Vitamin C juga menyehatkan gigi, tulang dan gusi. Anda dapat kehilangan beberapa vitamin C ketika Anda memasak makanan. Vitamin C dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayuran, terutama buah jeruk dan buah kiwi.

  • Asam folat ( Vitamin B9)

Folic acid atau asam folat membantu Anda menyerap protein dan membentuk sel-sel darah baru dan DNA. Memasak dan mengolah makanan, misalnya saat proses pengalengan, dapat mengurangi jumlah folat dalam makanan. Sayuran berdaun hijau, hati dan sereal gandum adalah sumber makanan kaya asam folat.

  • Vitamin D

Vitamin D membantu anak Anda menyerap kalsium agar pertumbuhan tulang kuat dan sehat. Tubuh mendapatkan sebagian besar vitamin D yang dibutuhkan ketika kulit terpapar sinar matahari langsung. Vitamin D dengan kadar kecil terkandung dalam minyak ikan, minyak hati ikan, kuning telur dan mentega.

  • Vitamin E

Vitamin E meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu perkembangan kesehatan kulit dan mata. Bunga matahari dan minyak canola, margarin dan kacang-kacangan adalah sumber vitamin E yang baik.

Berbagai mineral yang dibutuhkan anak

  • Zat besi

Zat besi sangat penting untuk otak dan darah, juga berperan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak berisiko tinggi kekurangan zat besi, karena mereka membutuhkan lebih banyak zat besi ketika mereka sedang mengalami masa pertumbuhan yang pesat. Daging, hati, ayam, seafood, kacang kering, kuning telur dan sereal sarapan fortifikasi merupakan sumber makanan tinggi zat besi

  • Yodium

Yodium sangat penting untuk pertumbuhan dan pengembangan jaringan pada tubuh, dan membantu mengontrol sel-sel Anda memproduksi energi dan memakai oksigen. Produk susu, seafood, sayuran dari tanah tertentu, garam beryodium dan roti yang dibuat dengan garam beryodium mengandung kadar yodium tinggi.

  • Kalsium

Kalsium membentuk tulang dan gigi yang kuat. Kalsium dapat ditemukan pada produk susu seperti susu, keju, yoghurt dan ikan dengan tulang yang dapat dimakan seperti sarden dan salmon.

  • Zinc

Zinc membantu pertumbuhan tubuh, penyembuhan luka dan fungsi sistem kekebalan tubuh. Zinc dapat ditemukan pada daging, ayam, seafood, susu dan gandum sereal. Vitamin dan mineral anak yang penting lainnya yaitu fosfor, magnesium, tembaga, manganese dan chromium.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

    Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

    Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

    Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

    Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

    Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bayi tumbuh gigi

    11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    cat kuku kutek

    Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
    bercak darah tanda hamil atau menstruasi

    Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    hipospadia

    Hipospadia

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit