3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Asupan serat yang mencukupi sejak dini merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung proses tumbuh kembang anak. Nah, mendapatkan makanan tinggi serat untuk bayi atau anak sebetulnya tidak sulit. Anda boleh mulai memberikan buah dan sayur untuk bayi atau anak jika ia sudah bisa makan makanan lunak atau menggenggam makanan padat. Apa saja manfaatnya?

Manfaat makan sayur dan buah untuk bayi dan anak

Berbagai macam nutrisi di dalam buah dan sayur sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak hingga besar nanti.

1. Menjaga pencernaan sehat anak

Sistem pencernaan memegang peranan penting dalam tubuh anak atau bayi. Dengan sistem pencernaan yang sehat, nutrisi akan diserap optimal utuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan anak, ibu perlu memberikan makanan tinggi serat seperti sayur dan buah. Ibu juga bisa membantu memenuhi asupan serat harian si kecil dengan memberinya susu tinggi serat untuk anak.

Dengan konsumsi serat harian sesuai kebutuhan anak, tentu bisa mendukung kesehatan perutnya. Ketika pencernaan anak sehat, ia bisa menjadi lebih aktif, ceria, dan bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

2. Meningkatkan asupan gizi

Sayur dan buah kaya akan ragam vitamin, mineral, serat, serta nutrisi penting lainnya untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi atau anak.

Misalnya, buah stroberi yang kaya vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, wortel kaya akan vitamin A untuk menjaga kesehatan matanya, dan bayam yang tinggi zat besi untuk mencegah anemia. Sementara itu, buah apel mengandung 16 macam antioksidan polifenol yang baik untuk kesehatan secara menyeluruh.

Intinya, makan buah dan sayur beraneka warna bermanfaat untuk menjaga bayi atau anak tetap sehat dan bugar setiap hari.

3. Mengurangi risiko obesitas

Mulailah membiasakan berikan anak camilan sehat berupa buah dan sayuran segar ketimbang makanan bergula atau “junk food” untuk menghindarinya dari risiko obesitas atau kegemukan.

Anak yang kegemukan berpotensi mengalami diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, darah tinggi, masalah pernapasan, depresi dan beragam penyakit kronis lainnya di usia dewasa.

Buah dan sayur kaya akan serat yang mengenyangkan, namun rendah lemak dan kalori sehingga aman untuk dijadikan camilan bayi atau anak sehari-hari.

4. Mendukung prestasi si kecil di sekolah

Penerapan pola makan sehat sejak kecil, termasuk banyak mengonsumsi buah dan sayur, dapat membantu anak berprestasi lebih baik di sekolah nantinya.

Bahkan, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of School Health juga mendukung teori tersebut. Penelitian ini menemukan anak-anak yang kurang makan sayur dan buah cenderung mendapat nilai akademis yang buruk daripada anak yang terbiasa makan makanan berserat tiap hari.

Anak-anak yang biasa mengonsumsi makanan berserat berisiko 41% lebih rendah untuk mengalami kesulitan membaca, dibanding anak-anak lain.

Memang ada banyak faktor lainnya yang dapat memengaruhi prestasi anak di sekolah. Namun, pemenuhan asupan gizi merupakan yang paling penting untuk menjamin prestasi anak menjadi lebih baik.

5. Tips menambahkan buah dan sayur untuk menu makan anak

Agar bayi atau anak tetap sehat dan bugar, Anda perlu menyediakan menu makan bergizi seimbang yang dilengkapi buah dan sayur setiap hari. Tenang, ada banyak, kok, cara menarik untuk membuat bayi atau anak mau makan makanan tinggi serat seperti sayur dan buah segar.

Berikut ini beberapa caranya yang mudah dan menarik untuk diterapkan di rumah:

  • Berikan potongan pisang, semangka, stroberi, jagung rebus, atau brokoli rebus, sebagai camilan
  • Tambahkan cacahan buah atau sayur ke dalam bubur bayi atau anak
  • Buatkan smoothie dengan buah yang dibekukan
  • Coba menu kebab sayuran untuk makan malam anak
  • Tambahkan potongan jamur, zaitun, atau wortel dalam telur dadar

Ingatlah bahwa memakan buah segar tetap lebih baik ketimbang buah yang sudah dijus. Pasalnya, serat dalam buah umumnya hilang ketika dijus dan jus itu sendiri kadang bisa ditambahkan hingga 6 sendok teh gula sebagai pemanis.

Bagaimana dengan buah kering? Buah-buahan kering seperti aprikot, keripik apel, atau keripik bayam memang masih kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Namun, buah kering juga mengandung banyak gula dan dapat menyebabkan kerusakan gigi. Gula yang terkandung dalam buah kering sering lengket dan menempel pada gigi anak.

Jika Anda ingin memberi camilan buah dan sayur kering untuk bayi atau anak, berikanlah dalam porsi kecil dan pastikan mereka minum segelas air putih setelahnya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Orangtua perlu mewaspadai mata anak yang seperti mata kucing. Ada kemungkinan hal ini tanda kanker mata atau retinoblastoma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kanker Lainnya 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga bakteri baik dalam usus

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit