Perkembangan Balita Usia 1-5 Tahun

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit
Bagikan sekarang

Bagi orangtua, memantau perkembangan dan tumbuh kembang anak balita sangat penting untuk mengetahui sampai mana pertumbuhan si kecil. Dengan begitu, ketika ada kemampuan yang umumnya sudah dilakukan anak seusianya, tetapi belum dilakukan oleh anak Anda, konsultasi ke dokter bisa segera dilakukan.

Berikut penjelasan lengkap seputar perkembangan balita usia 1-5 tahun dari aspek motorik, kognitif, sampai bahasa si kecil.

Perkembangan balita umur 1-5 tahun

Secara garis besar, berikut penjelasan seputar tahap tumbuh kembang anak balita usia 1-5 tahun berdasarkan grafik perkembangan anak Denver II dan Center for Disease Control and Prevention (CDC).

Perkembangan balita umur 1 tahun

tumbuh kembang balita 1 tahun

Secara garis besar, balita usia 1 tahun sudah memiliki kemampuan di bawah ini:

  • Berdiri sendiri tapi belum terlalu lama
  • Berguling sendiri
  • Mengatakan keinginan dengan menangis
  • Mampu mengucapkan bahasa bayi yang tidak jelas
  • Melambaikan tangan
  • Makan sendiri meski masih berantakan
  • Berpindah posisi dari berbaring lalu duduk, kemudian duduk ke berdiri dan kembali duduk

Hal-hal di atas adalah kemampuan yang dimiliki balita usia 1 tahun. Bila si kecil belum mampu melakukan semuanya, tidak perlu khawatir. Coba latih secara perlahan dan bertahap. 

Berikut penjelasan lengkap seputar perkembangan balita usia 1 tahun dari aspek lainnya.

Pertumbuhan balita

Ketika anak sudah memasuki usia 1 tahun, berat badannya sudah mencapai sekitar 3 kali dari berat badan lahirnya, sedangkan tinggi badannya sudah bertambah setengah dari panjangnya ketika lahir. 

Untuk ukuran otak besarnya sekitar 60 persen dari ukuran otak dewasa. Setelah mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dalam satu tahun, pertumbuhan di usia selanjutnya akan lebih lambat tetapi perkembangan yang terjadi akan lebih banyak.

Kemampuan motorik kasar

Dari aspek motorik kasar, anak yang berusia 1 tahun atau 12 bulan sudah bisa berdiri tegak tanpa bantuan orang lain dan sudah mulai berjalan perlahan.

Anak usia satu tahun juga sudah bisa bangun sendiri tanpa harus dibantu oleh orang lain. Namun sebagian anak masih belum bisa berdiri terlalu lama dan butuh bantuan.

Kemampuan motorik halus

Di usia satu tahun, perkembangan balita dari aspek kemampuan motorik halus yaitu sudah bisa mengambil benda di sekitarnya. Tidak hanya itu, si kecil juga mulai menggenggam benda di tangan dan belajar memasukkan ke dalam kotak. 

Sebagai orangtua, Anda mungkin merasa anak mulai meniru gerakan yang sering dilakukan, seperti saat membersihkan wajah, menggaruk kepala, atau menyimpan benda.

Kemampuan bahasa dan komunikasi

Bagaimana kemampuan bahasa anak usia 1 tahun? Ia sudah dapat merespon berbagai pertanyaan yang Anda berikan kepadanya. Ia juga mampu melakukan beberapa gerakan tubuh yang sederhana seperti menganggukan kepala atau menggoyangkan tangan sebagai arti ‘selamat tinggal”.

Kemampuan kognitif

Sebagian anak sudah bisa diberi arahan saat usianya 1 tahun. Sebagai contoh, si kecil sudah bisa memindahkan atau menyimpan beberapa barang. 

Anak juga sudah mengerti dan tertarik dengan sebab akibat setelah melakukan sesuatu, misalnya ia melempar bola mainan dan berpikir apa yang akan terjadi setelahnya. Kemudian, anak merespon dengan mengambil bola tersebut. 

Kemampuan sosial dan emosional

Menginjak usia satu tahun, anak sudah bisa merespon ketika diajak bicara oleh orang lain, misalnya dengan senyum atau lambaian tangan.

Sebagian anak merasa antusias saat bersosialisasi dengan orang baru, tapi ada pula anak yang pemalu dan cenderung diam. 

Bila Anda melihat si kecil sering berpamitan dengan melambaikan tangan atau melakukan kiss bye, itu adalah bentuk perkembangan balita usia 1 tahun dari segi sosial.

Kalau si kecil merasa dekat dengan orang tersebut, ia akan menangis karena merasakan kesedihan berpisah darinya. 

Perkembangan balita umur 2 tahun

perkembangan balita 2 tahun

Untuk anak umur 2 tahun, berikut kemampuan yang sudah dimiliki:

  • Melompat
  • Melempar dan menendang bola
  • Ucapan anak lebih jelas
  • Mengenal dan menyebutkan bagian tubuh
  • Mengucapkan nama teman atau orang yang sering ditemui
  • Sikat gigi sendiri
  • Menunjuk dan mengucapkan gambar yang dilihat
  • Memegang krayon atau pensil warna dengan jempol dan telunjuk

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkap perkembangan balita 2 tahun:

Pertumbuhan

Mengutip dari CDCpenambahan berat badan anak berusia antara 12 hingga 24 bulan yaitu 1,5 hingga 2,5 kilogram. Sementara untuk pertambahan tinggi yang terjadi pada rentang usia tersebut adalah sekitar 10 sampai 13 cm.

Kemampuan motorik kasar

Pada tahun kedua, perkembangan motorik anak akan sangat pesat, contohnya saja ia sudah bisa menaiki tangga dengan perlahan, menendang bola, dan sudah bisa memulai untuk berlari kecil. Sebagian besar anak yang berusia 2 tahun bahkan bisa berdiri di atas jari-jari kakinya.

Kemampuan motorik halus

Bagaimana kemampuan motorik halus balita usia 2 tahun? Bila dilihat dari grafik Denver II, si kecil sudah mampu menyusun balok sampai 8 tingkat, menyusun benda secara vertikal, dan membuka lembaran buku cerita. Tidak hanya itu, anak usia 2 tahun juga sudah lebih percaya diri dalam bergerak. 

Kemampuan bahasa dan komunikasi

Anak usia 2 tahun sudah memiliki lebih dari 50 kosakata dan bisa mengatakan dengan dua kata. Sebagai contoh, “mau makan” atau “lepas sepatu”. Ucapan si kecil juga sudah semakin jelas dan dimengerti, ia tidak lagi mengucapkan bahasa bayi. 

Bukan hanya itu, buah hati Anda juga bisa menunjuk 4 gambar dan mengucapkan apa yang ia lihat. Anak sudah bisa mengucapkan 6 bagian tubuh sambil menunjuknya. Sebagai contoh, kaki, hidung, perut, telinga, rambut, kepala. 

Kemampuan kognitif

Si kecil sudah mengetahui perbedaan waktu seperti sekarang, nanti, beberapa menit lagi, atau bahkan kata selamanya. Anak Anda mungkin juga sudah bisa melakukan beberapa hal sederhana yang Anda instruksikan kepadanya.

Sebagai contoh, menaruh buku di meja atau cuci tangan, dan sebagainya. Pada usia ini anak sudah memulai berfantasi atau bermain pura-pura dengan berbagai mainannya.

Kemampuan sosial dan emosional

Mungkin sebagian orangtua merasa terkejut melihat anak usia 2 tahun lebih mandiri dan percaya diri. Perkembangan balita di usia ini sudah senang melakukan beberapa hal sendiri, seperti mencuci tangan, menyikat gigi, memakai celana dan baju meski harus dibantu. 

Pernah berdebat dengan anak karena ia tidak ingin memakai baju pilihan Anda? Ini termasuk dalam kemampuan dan perkembangan emosional anak.

Kemampuan kognitif

Bagaimana kemampuan kognitif anak usia 2 tahun? Mereka mulai belajar kemandirian dan menyelesaikan masalah sederhana, seperti:

  • Mengelompokkan mainan sesuai jenis dan warna
  • Bermain peran
  • Memasangkan gambar yang sama

Si kecil juga mulai senang melakukan sesuatu sendiri dengan arahan orangtuanya. Sebagai contoh, menyimpan makanan di kulkas atau mengambil mangkuk sendiri.

Perkembangan balita usia 3 tahun

tumbuh kembang anak

Berdasarkan grafik Denver II, anak umur 3 tahun sudah memiliki kemampuan:

  • Melompat lebih jauh
  • Mengangkat kaki untuk menyeimbangkan tubuh selama 1-3 detik
  • Menyebutkan jenis warna
  • Menghitung mainan 1-10
  • Mengetahui 2 jenis kata kerja (ayah kerja, kakak main)
  • Coretan anak semakin jelas
  • Menyusun balok menjadi 8 tingkat
  • Mengombinasikan 2-4 kata menjadi satu kalimat
  • Makan sendiri tanpa bantuan orang lain

Di atas adalah daftar kemampuan anak usia 3 tahun, berikut penjelasan lengkapnya.

Pertumbuhan

Masuk usia 3 tahun, penambahan berat badan anak sekitar 2 kilogram dan tinggi bertambah kira-kira 8 cm bila dibandingkan sebelumnya.

Tidak perlu khawatir kalau anak usia 3 tahun terlihat lebih kurus dan perut yang rata karena pertumbuhannya lebih banyak pada tinggi badan. Selain itu, anak yang berusia 3 tahun sudah memiliki gigi susu yang lengkap.

Kemampuan motorik kasar

Jika anak Anda memasuki usia 3 tahun, ia akan memiliki perkembangan gerakan otot yang cukup pesat, sehingga sudah bisa berlari, memanjat – naik turun tangga sendiri – menendang bola, bersepeda, dan berlompat-lompatan. 

Kemampuan motorik halus

Anda akan melihat gambar si kecil lebih jelas di usianya yang menginjak 3 tahun. Anak Anda sudah bisa membuat garis yang membentuk benda tertentu seperti kotak, segitiga, atau garis lurus seperti rel kereta api. 

Perhatikan cara anak menggenggam pensil warna atau krayon yang semakin baik. Ia memegang alat gambarnya dengan posisi jempol dan jari lain mengapit krayon atau pensil warna. 

Kemampuan bahasa

Semakin banyak kosakata yang dimiliki dan belajar kata-kata baru dengan cepat. Sudah mengetahui berbagai jenis benda yang biasa ada di sekitar.

Kemampuan bahasa anak di usia ini, ia sering bertanya, Ia juga sudah mengerti apa yang dia dengar, tapi belum bisa sepenuhnya menyatakan perasaan mereka dalam kata-kata.

Mereka juga sudah bisa berkata satu kalimat lengkap yang terdiri 4 hingga 5 kata.

Kemampuan kognitif

Di usia ini si kecil sudah mengetahui tentang nama, umur, serta jenis kelamin mereka, dapat mengingat beberapa angka dan huruf. Anak juga sudah bisa bermain menyusun puzzle, sering berfantasi dengan hewan peliharaan dan mainannya.

Tidak hanya itu, si kecil dapat mengikuti 2-3 instruksi sekaligus, seperti “ambil mainan kamu dan letakkan di atas meja”. Ia juga mulai mengerti jam makan sesuai jadwal makan yang sudah dibuat.

Kemampuan sosial dan emosional

Semakin bertambah usia, anak semakin menunjukkan kemandiriannya. Hal ini terlihat dari kegiatan yang ia lakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Sebagai contoh misalnya melepas dan memakai pakaian sendiri atau mengambil alat makan sendiri.

Tahap tumbuh kembang balita usia 4 tahun

perkembangan balita

Anak usia 4 tahun rata-rata sudah memiliki kemampuan di bawah ini:

  • Menyiapkan camilan seperti roti dan susu
  • Memakai rok sendiri
  • Sikat gigi tanpa bantuan orang lain
  • Mencoba menggambar orang
  • Meniru gambar temannya
  • Menyebutkan 1-4 jenis warna
  • Menceritakan kembali kisah yang dibaca atau didengar

Untuk lebih jelasnya, perkembangan balita usia 4 tahun adalah sebagai berikut:

Pertumbuhan

Di usia 4 tahun, pertambahan tinggi anak sebanyak 8 cm dan kenaikan berat badan sekitar 2 kilogram.

Salah satu faktor pendukungnya adalah pemilihan susu penambah berat badan anak. Untuk mengetahui pertumbuhan fisik anak apakah normal atau tidak, sebaiknya Anda melihat tabel pertumbuhan atau growth chart.

Kemampuan motorik kasar

Sebagian besar anak yang berusia 4 tahun sudah bisa berdiri, berjalan, serta berlari di atas kaki mereka sendiri tanpa bantuan orang dewasa.

Selain itu, mereka juga sudah bisa bersepeda dengan lancar, bermain bola, mampu naik turun tangga tanpa memegang apapun.

Kemampuan motorik halus

Di usia 4 tahun, anak sudah bisa menggunakan gunting, menggambar lingkaran atau segi empat, menggambar orang lengkap dengan 2 hingga 4 bagian tubuh, serta sudah bisa menulis beberapa huruf kapital.

Ia juga bisa menggambar dengan meniru yang dibuat orang lain, seperti bentuk lingkaran, segitiga, atau kotak. 

Kemampuan bahasa

Kosakata yang dimiliki bertambah banyak, karena itu sudah bisa berbicara 1 kalimat lengkap dengan 5 hingga 6 kata di dalamnya.

Anak yang berusia 4 tahun juga sudah mampu menjelaskan suatu kejadian dan pengalamannya, bernyanyi, menceritakan cerita singkat, dan memahami semua perkataan dan penjelasan orang dewasa kepadanya.

Kemampuan kognitif

Perkembangan kognitif anak usia 4 tahun yaitu mampu menyebutkan namanya dengan lengkap, mengerti akan konsep perhitungan dan angka, sudah mengetahui berbagai macam warna dan jenis hewan.

Selain itu, mereka sudah mengetahui perbedaan antara realita dengan fantasi. Walaupun begitu, mereka tetap akan bermain pura-pura dengan mainannya, atau bahkan sudah membuat teman khayalan.

Perkembangan sosial dan emosional

Anak semakin mengerti perasaan orang lain ketika masuk usia 4 tahun. Si kecil akan menenangkan ketika temannya menangis dan ikut bahagia ketika temannya senang. 

Anak Anda juga menunjukkan apa yang dirasakan, seperti senang, sedih, marah, bingung, sampai cemburu dengan adiknya. 

Tahap tumbuh kembang balita usia 5 tahun

kemampuan anak 5 tahun

Di perkembangan anak usia 5 tahun, rata-rata sudah memiliki kemampuan:

  • Jungkir balik dan melompat
  • Memanjat
  • Mengangkat satu kaki untuk menyeimbangkan tubuh selama 1-6 detik
  • Memakai sendok garpu sendiri
  • Mengulang cerita yang didengar
  • Menunjuk dan mengucapkan 6 warna

Untuk penjelasan lebih lanjut, berikut perkembangan balita usia 5 tahun secara lengkap.

Pertumbuhan

Anak yang berusia 5 tahun setidaknya memiliki penambahan tinggi sekitar 4 cm dan berat badan sebanyak 2 kilogram. Namun kenaikan berat badan ini relatif tergantung tumbuh kembang balita.

Kemampuan motorik halus

Dari segi kemampuan motorik anak, gambarnya semakin jelas di usianya yang ke-5 tahun. Tidak lagi berupa coretan, tetapi semakin terlihat bentuknya, seperti gambar orang, binatang, atau bentuk lain.

Ia juga sudah mahir menyusun balok menjadi menara 5-9 tingkat. Ia juga menggambar anggota tubuh lengkap dengan kepala, tangan, kaki, mata, hidung, dan mulut. Meski gambarnya masih seperti ‘orang-orangan’.

Kemampuan motorik kasar

Anak semakin aktif di usia 5 tahun. Ia akan sangat banyak gerak, seperti berlari, memanjat, melompat, sampai jungkir balik.

Hal tersebut termasuk dalam perkembangan motorik kasar anak sesuai usianya. Biarkan ia aktif bergerak tapi tetap dengan pengawasan agar tumbuh kembang balita tetap berjalan dengan baik.

Kemampuan bahasa dan komunikasi

Kemampuan bahasanya sudah sangat berkembang, anak Anda sudah bisa menceritakan dengan lengkap pengalaman, perasaan, serta karateristik orang yang mereka temui.

Anda juga sudah dapat berbagi pikiran serta menanyakannya pendapat tentang berbagai hal.

Kemampuan kognitif

Tumbuh kembang balita semakin baik, ia sudah bisa mengingat alamat rumah serta nomor telepon orang terdekatnya.

Tidak hanya itu, ia semakin banyak mengenal berbagai huruf serta angka, mengerti konsep waktu seperti nanti, beberapa hari kemudian, besok, dan sebagainya. Ia Anak sudah bisa berhitung benda-benda yang ada di sekitarnya.

Perkembangan sosial dan emosional

Dikutip dari Childmind, anak usia 5 tahun mulai senang melakukan kegiatan sendiri sesuai minatnya, seperti menyanyi, menari, atau berakting. 

Kehidupan sosial anak usia ini sedang tinggi, karena anak mulai merasa menyayangi temannya. Ia mengerti bahwa ada orang lain yang harus dipedulikan. Orangtua juga perlu memahami gangguan tumbuh kembang pada anak agar bisa lebih waspada.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ada beberapa jenis ASI dengan warna, kandungan, hingga tekstur kental dan cair yang berbeda. Sudah tahukah apa perbedaan dan berapa kebutuhan ASI bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit

Peran Penting Nutrisi dalam Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

Nutrisi memiliki peran penting membantu pertumbuhan tinggi badan anak. Simak selengkapnya dan cari tahu standar tinggi badan anak Indonesia di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
asupan nutrisi yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan anak
Anak 6-9 tahun, Gizi Anak, Parenting 1 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Stunting pada Anak: Ketahui Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya

Stunting, masalah gizi pada anak yang utama di Indoensia dan harus ditangani sedini mungkin demi tumbuh kembang anak. Lantas apa tanda anak stunting?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Kwashiorkor adalah kondisi kurang gizi pada anak yang bisa mengakibatkan kematian bila tidak segera ditangani. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 18 November 2020 . Waktu baca 7 menit
vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit
stres pada anak

Kenali Gejala Stres pada Anak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 November 2020 . Waktu baca 11 menit
antibodi bayi dari sang ibu

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit