home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Kebiasaan Baik untuk Mencegah Anak Terserang Flu

4 Kebiasaan Baik untuk Mencegah Anak Terserang Flu

Memang tidak mudah untuk selalu melindungi anak dari serangan penyakit. Apalagi jika mereka setiap hari berada di tengah keramaian seperti di sekolah atau taman bermain. Ia rentan terkena penyakit menular, salah satunya flu. Oleh karena itu, Anda perlu menanamkan beberapa kebiasaan sehat dengan tujuan untuk mencegah anak tidak terserang flu. Tak hanya untuk masa sekarang, kebiasaan sehat kemungkinan besar akan terus dilakukan hingga mereka tumbuh dewasa.

Mengajarkan kebiasaan sehat untuk mencegah anak terserang flu

Sebagai orang tua, Anda perlu mengajarkan kebiasaan pada anak untuk menjauhkan mereka dari serangan virus flu. Meski sebuah kebiasaan tidak memberi manfaat secara langsung, mengajarkan anak tentang hal ini pasti bermanfaat bagi kesehatan di kemudian hari.

Berikut beberapa kebiasaan yang dapat mencegah anak mudah terserang pilek atau flu:

Terbiasa mencuci dan menjaga kebersihan tangan

Mencuci tangan merupakan salah satu cara efektif dalam mencegah berbagai penyakit yang umum menyerang anak, terutama yang menginjak usia sekolah.

Penelitian telah membuktikan bahwa mencuci tangan dengan baik dan rutin dapat mengurangi risiko tertular penyakit di kalangan anak usia sekolah.

Anda dapat mengajarkan kebiasaan mencuci tangan seperti saat mengajarkan menggosok gigi di pagi dan malam hari sebagai langkah mencegah anak terkena flu. Mulai ajarkan kebiasaan cuci tangan ketika:

  • Tiba di sekolah atau penitipan anak
  • Sebelum makan
  • Selesai dari toilet
  • Setelah bermain dengan teman
  • Pulang ke rumah, entah itu sepulang sekolah atau bermain di luar

Kuncinya adalah konsistensi. Anda harus selalu mendorong mereka untuk mencuci tangan setiap waktu. Jika sudah terbiasa, anak akan melakukan kebiasaan ini dengan sendirinya, bahkan mungkin mulai mengingatkan Anda.

Namun jangan lupa untuk mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar agar anak tidak mudah terkena flu, pilek, atau infeksi lain. Ajarkan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 15 hingga 20 detik.

Menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin

mencegah flu anak

Virus flu dan pilek dapat menyebar melalui udara ketika seseorang batuk atau bersin. Penting untuk mengajarkan anak agar terbiasa untuk menutup mulut dan hidung ketika mengidap flu sebagai langkah mencegah anak lain tertular penyakit.

Namun perlu diingat, jangan mengajarkan anak untuk menutup mulut saat bersin atau batuk dengan menggunakan tangan. Cegah penyebaran flu dengan menutup bersin menggunakan tisu atau bagian dalam siku.

Hindari memegang atau mengucek mata

penyakit mata pada anak

Cara mencegah anak agar tidak terkena flu berikutnya adalah terbiasa tidak secara langsung memegang mata. Virus flu dapat menyebar melalui tangan.

Paparan virus dari benda atau sentuhan dengan anak yang sedang sakit dapat terjadi tanpa anak sadari. Lalu jika anak memegang mata, misalnya karena gatal, virus dapat masuk ke dalam tubuh.

Terbiasa tidak menggunakan peralatan makan secara bersamaan

porsi makan anak 5 tahun

Secara alami, anak senang berbagi dengan teman sebayanya, termasuk ketika makan bersama. Namun, ajarkan dan awasi anak agar tidak menggunakan peralatan makan secara bersamaan, terutama saat Anda mendapat anak lain mengidap flu.

Virus dan bakteri dapat dengan mudah menyebar melalui air ludah. Oleh karena itu, dengan menanamkan kebiasaan untuk selalu menggunakan alat makan sendiri, Anda dapat mencegah anak terkena flu.

Ketika mengajarkan anak kebiasaan sehat dan bersih, Anda perlu menjadi contoh dan tidak hanya memberikan teori saja. Mengajarkan anak untuk menghindari temannya yang sedang flu mungkin merupakan cara yang kurang efektif.

Untuk itu, daripada hanya menjelaskan bahwa flu dapat menular dari teman, lebih baik tanamkan kebiasaan secara langsung dan menjadi contoh yang baik agar anak jadi terbiasa melakukannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lee, K. (2019). Teach Your Children Healthy Habits to Prevent Colds and the Flu. Retrieved September 20, 2019, from https://www.verywellfamily.com/good-kids-habits-to-prevent-cold-and-flu-620491

Griffin, R. M. (2011). Teach Your Kids Cold- & Flu-Fighting Habits. Retrieved March 20, 2020, from https://www.webmd.com/parenting/features/healthy-habits#1

Ben-Joseph, MD, E. P. (Ed.). (2019). The Flu: Stop the Spread (for Kids) – Nemours KidsHealth. Retrieved March 20, 2020, from https://kidshealth.org/en/kids/flu-spread.html

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal diperbarui 15/04/2020
x