Perkembangan Balita 45 Bulan atau 3 Tahun 9 Bulan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/01/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Balita 45 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan?

Perkembangan balita 45 bulan atau anak 3 tahun 9 bulan umumnya akan semakin aktif.  Pada usia ini anak biasanya sudah memiliki beberapa kemampuan, yaitu:

  • Menyeimbangkan tubuh selama 1-5 detik dengan mengangkat satu kaki.
  • Melompat-lompat seperti sedang bermain lompat tali.
  • Menghitung balok yang sedang dimainkan.
  • Mengetahui 4 kegiatan yang sedang dimainkan.
  • Menentukan 5 kata yang ingin diucapkan.
  • Memakai celana atau rok tanpa bantuan.
  • Bermain kartu atau papan permainan.
  • Menyiapkan sarapan sederhana, seperti sereal.
  • Menyebutkan nama teman.
  • Menggambar bentuk orang meski belum begitu jelas.
  • Menggoyangkan jempol.

Kemampuan motorik kasar

Dalam grafik perkembangan anak Denver II menunjukkan bahwa perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan dari segi kemampuan motorik kasar, memang sudah mampu melakukan beberapa kegiatan fisik. Si kecil tampak sering melompat-lompat, menyeimbangkan tubuh dengan mengangkat kaki selama 1-5 detik, dan melompat dengan jarak lebih jauh dari sebelumnya. 

Tidak hanya itu, melansir dari WebMD, perkembangan anak 3 tahun 9 bulan juga sudah memiliki kemampuan menaiki anak tangga secara perlahan satu per satu.

Kemampuan memanjat si kecil juga semakin baik, ia semakin aktif untuk menaiki bidang miring yang bisa dipanjat. Bola menjadi teman bermain yang sangat disukainya, terlihat dengan kemampuan melempar dan menendang bola yang baik. Ini merupakan perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan.

Kemampuan motorik halus

Dalam perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan, jangan heran kalau anak Anda semakin antusias ketika melihat warna. Mewarnai dan menggambar  dapat menjadi cara mengasah kemampuan motorik halus anak sekaligus kegiatan favorit.

Gambar yang ia buat tidak lagi berupa coretan, tapi bentuk yang semakin jelas. Anda akan melihat lingkaran, segitiga, kotak, tanda tambah, bahkan menggambar orang meski belum fasih.

Selain menggambar, kemampuan motorik halus anak lain yang mampu dilakukan oleh balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan adalah menggoyangkan jempol, menyusun 4-8 balok menjadi menara, dan membuat garis lurus menggunakan mainannya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Anak Anda senang bertanya banyak hal yang sulit dijawab dengan bahasa sederhana? Ini adalah salah satu perkembangan perkembangan anak 3 tahun 9 bulan dalam hal kemampuan bahasa. Di usia ini, anak Anda mampu menyebutkan 1-4 jenis warna, menentukan 5 kata yang ingin diucapkan, menyusun kalimat dengan 2-4 kata, misalnya aku mau makan roti. 

Selain itu, dalam perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan, pengucapan anak semakin jelas dan mudah dimengerti oleh orang lain. Ia tidak lagi memakai ‘bahasa bayi’ yang dulu sering dilakukan.

Kemampuan sosial dan emosional

Bila Anda melihat si kecil banyak melakukan hal sendiri tanpa meminta bantuan orang lain, ini adalah salah satu cara mengasah kemampuan sosial dan emosionalnya. Dalam perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan, kemandirian anak akan semakin terasah. 

Dalam grafik perkembangan anak Denver II dijelaskan bahwa perkembangan balita 45 bulan atau perkembangan anak 3 tahun 9 bulan dalam hal kemampuan sosial, anak sudah sampai bermain kartu dan menyebutkan nama teman.

Si kecil bahkan sudah bisa mencuci dan membersihkan tangan sendiri, berusaha menyikat gigi sendiri tanpa bantuan orang lain, bahkan menyiapkan sarapan sederhana, seperti sereal.

Di usia ini, anak senang melakukan hal baru yang menurutnya menantang. Tidak hanya bermain sendiri, tapi juga bersama teman-teman. Anak usia 3 tahun 9 bulan sudah mengerti peraturan permainan sederhana, misalnya petak umpet, atau bermain busy book untuk melatih kemampuan berpikirnya.

Bagaimana cara membantu perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan?

Cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu perkembangan anak 3 tahun 9 bulan adalah:

Libatkan anak dalam pekerjaan rumah

Selain kemandirian, anak juga perlu diajarkan untuk membantu sesama dalam perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan.

Gunakan arahan sederhana yang mudah diikuti, misalnya, merangkai hiasan saat ada acara di rumah atau bermain tarian bersama. Ini bisa meningkatkan kepercayaan diri anak dan tidak membuat anak minder.

Selain itu, Anda juga bisa ajak anak bermain susun kata dan angka. Benda yang dipakai bisa berupa flash card, board game, atau mainan mobil-mobilan yang biasa anak mainkan. Ini salah satu cara membantu perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan.

Membaca buku bersama

Di perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan, Anda bisa melatih kemampuan bahasa anak dengan membaca buku bersama. Melansir dari Asianparents, kemampuan bahasa anak bisa bertambah sebanyak 250-500 kata dengan mengajaknya membaca buku.

Cara ini juga bisa melatih anak untuk membuat kalimat yang lebih lengkap terdiri dari 2-4 kata. Bila dilatih secara perlahan, anak Anda bisa mengucapkan subjek, seperti dia, kamu, dan saya, dengan cara yang benar.

Bisa juga mencoba dengan mengajak anak bernyanyi untuk membuat anak lebih ingat dengan kata. 

Kesehatan Balita Usia 45 Bulan

Apa yang harus didiskusikan dengan dokter di perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan?

Perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan setiap anak memang berbeda-beda. Anda perlu waspada bila si kecil belum mampu melakukan beberapa hal di bawah ini, melansir dari WebMD:

  • Tidak mampu melempar bola, menaiki sepeda roda tiga, atau melompat di tempat.
  • Sering jatuh atau kesulitan menaiki anak tangga,
  • Tidak bisa mengambil benda kecil, misalnya manik-manik atau kerikil.
  • Tidak bisa mengontrol diri ketika sedang marah atau kecewa.
  • Tidak merespons kehadiran keluarga atau orang yang dekat, misalnya nenek, kakek, tante, atau om.

Bila Anda merasa si kecil belum mampu atau masih berusaha keras untuk melakukan beberapa hal di atas, konsultasikan anak Anda ke dokter. Ini bisa menjadi tanda bahwa anak mengalami gangguan perkembangan. Bila benar, ada banyak terapi yang bisa membantu perkembangan balita 45 bulan agar menjadi lebih baik.

Hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus diperhatian dalam perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan?

Di perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan, mengonsumsi air putih sangat penting untuk menghidrasi tubuh. Oleh karena itu, anak-anak perlu dibiasakan minum air putih agar tidak mudah lelah dan tubuh lebih sehat.

Tapi, batasi minuman manis yang mengandung gula, seperti jus buah atau teh manis, yang bisa meningkatkan kadar gula pada anak.

Bila si kecil kurang menyukai air putih, bisa diakali dengan mencampurkan air putih dengan potongan lemon atau mentimun sebagai  infused water. Hal ini adalah salah satu cara membantu perkembangan balita 45 bulan atau 3 tahun 9 bulan.

Kemudian, bagaimana perkembangan balita 48 bulan?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips untuk Perempuan Menjaga Kesehatan Tulang dan Daya Tahan Tubuh di Masa New Normal

Ketahui beragam tips menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk perempuan, saat masa New Normal seperti sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/07/2020 . 7 menit baca

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 01/07/2020 . 10 menit baca

Bersiap New Normal, Bekali Diri dengan Hal-hal Ini

Ini saat yang tepat untuk mengetahui persiapan new normal dan cara menguatkan daya tahan tubuh, terutama Anda yang kini menjalani aktivitas di kantor.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/07/2020 . 5 menit baca

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Gagal jantung terbagi dua berdasarkan progresnya, yaitu gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Apa yang dimaksud gagal jantung akut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 01/07/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi masalah gigi sensitif

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
duck syndrome

Duck Syndrome, Gangguan yang Sering Mendera Anda yang Ambisius

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
penyakit katup jantung

Penyakit Katup Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 1 menit baca