Definisi

 

Apa itu operasi fistula ani?

Fistula ani adalah hubungan abnormal antara lapisan di bagian dalam lubang anus (bagian belakang) dan kulit di dekat anus Anda.

Kebanyakan fistula ani disebabkan oleh abses (kumpulan nanah) yang telah terakumulasi di lubang anus Anda. Nanah dapat keluar sendiri melalui kulit Anda atau dengan cara operasi. Fistula terjadi ketika jalur yang dibuat oleh nanah dalam perjalanan ke permukaan kulit Anda, tetap terbuka dan tidak mau menutup.

Kapan saya perlu menjalani operasi fistula ani?

Fistula ani berkembang antara kulit di sekitar anus. Operasi fistula ani (kadang-kadang disebut operasi perbaikan fistula ani) adalah operasi untuk menutup lubang ini.

 

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani operasi fistula ani?

Operasi fistula ani umum dilakukan dan biasanya aman. Tetapi untuk membuat keputusan dan memberikan persetujuan Anda, Anda harus menyadari dulu kemungkinan efek samping dan risiko komplikasi. Untuk sejumlah kecil orang, fistula bisa kembali setelah operasi.

Perbedaan antara fisura anus dan fistula ani

Fisura anus adalah robekan sedangkan fistula ani adalah pembukaan atau ‘terowongan’ antara kulit Anda dan rektum Anda.

Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan pencegahan sebelum melakukan operasi ini. Bila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan kepada dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Apakah ada alternatif selain operasi?

 

Pembedahan adalah pengobatan standar untuk fistula ani. Ini dikarenakan fistula ani Anda tidak mungkin sembuh tanpa pengobatan.

Jika Anda memiliki penyakit Crohn bersamaan dengan fistula ani, Anda mungkin akan ditawarkan kombinasi perawatan medis dan bedah, tergantung pada keadaan individual Anda.

Proses

 

Apa yang harus saya lakukan sebelum operasi fistula ani?

 

Anda mungkin akan diberi enema satu jam atau lebih sebelum operasi Anda untuk mengosongkan usus bagian bawah Anda sebelum operasi.

Operasi ini biasanya dilakukan saat Anda berada di bawah bius total. Anda harus diberikan instruksi yang jelas sebelum operasi, termasuk apakah Anda boleh makan menjelang jadwal operasi. Dalam kebanyakan kasus, Anda harus mulai puasa sekitar enam jam sebelum prosedur dimulai. Anda mungkin dapat minum cairan, seperti kopi, sampai beberapa jam sebelum operasi Anda.

 

  • Bagaimana proses operasi fistula ani?

 

Operasi biasanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 menit.

Untuk mengurangi risiko inkontinensia usus (ketika Anda buang air besar tanpa sadar) pengobatan mungkin melibatkan beberapa operasi selama beberapa bulan.

Jenis operasi yang Anda butuhkan akan tergantung pada di mana letak fistulanya.

Jika fistula di bawah atau melintasi bagian bawah otot sphincter, dokter bedah Anda akan memotong fistula terbuka di kulit Anda dan meninggalkan luka terbuka sehingga dapat sembuh dengan jaringan baru yang sehat.

Jika fistula memiliki cabang yang melewati bagian atas dari otot sphincter, dokter bedah Anda dapat menempatkan jahitan khusus (disebut jahitan seton) di fistula untuk memungkinkan nanah mengalir dengan mudah.

Fistula mungkin cocok untuk pengobatan dengan plug terbuat dari jaringan usus babi. Dokter bedah Anda tidak perlu membuat sayatan pada otot sphincter.

Jika fistula mencapai bagian di atas otot sphincter Anda, Anda mungkin harus memiliki kolostomi sementara ( usus besar dibiarkan terbuka dari kulit Anda). Namun, ini tidak biasa.

 

Apa yang harus saya lakukan setelah operasi fistula ani?

 

Anda dapat pulang pada hari yang sama atau hari setelahnya.

Beristirahatlah selama beberapa hari, dan berjalan sesedikit mungkin untuk membantu luka untuk sembuh. Luka sering membutuhkan waktu beberapa minggu untuk sembuh sepenuhnya dan Anda mungkin perlu memakai pembalut sampai sembuh.

Olahraga teratur akan membantu Anda untuk kembali ke aktivitas normal secepat mungkin. Sebelum Anda mulai berolahraga, mintalah tim kesehatan atau dokter untuk saran.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Komplikasi

 

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Komplikasi umum:

  • rasa sakit
  • perdarahan
  • bekas luka yang tidak enak dipandang

 

Komplikasi tertentu:

  • kesulitan buang air
  • tanpa sadar buang angin atau  buang air besar
  • inkontinensia usus

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kemungkinan komplikasi, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca