Squalene

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat squalene digunakan?

Squalene atau squalene oil adalah bahan alami yang terdapat di tumbuhan dan hewan. Squalene memiliki beragam manfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, keperluan medis, serta kecantikan.

Bahan ini mengandung antioksidan alami dan emolien yang bekerja sebagai pelembap untuk kulit. Menurut sebuah studi dari International Journal of Agronomy, squalene memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti:

  • mengurangi kerusakan kulit akibat radiasi sinar UV
  • menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah
  • mengandung efek antitumor dan antikanker, terutama dalam mencegah kanker ovarium, payudara, paru-paru, serta usus

Tidak hanya itu saja, manfaat lain dari squalene oil adalah untuk mengatasi sariawan, mengurangi inflamasi (peradangan), serta meredakan rasa mual akibat terapi radiasi.

Bagaimana aturan pakai obat squalene?

Menggunakan obat ini harus berdasarkan arahan dari dokter Anda atau sesuai dengan aturan menggunakan obat yang tertera di label kemasan produk.

Squalene oil dapat digunakan dalam bentuk kapsul minum (oral), pelembab kulit, atau minyak ekstrak.

Baca dengan saksama petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan atau resep. Jangan gunakan suplemen ini melebihi dosis yang dianjurkan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Squalene paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Untuk menghindari kerusakan obat, jangan disimpan di kamar mandi atau freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat ke dalam toilet atau ke saluran kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat squalene untuk dewasa?

Rekomendasi umum dosis Squalene oil adalah 2 (450 mg) kapsul setiap hari. Siapapun yang menderita sakit atau infeksi sementara dapat meningkatkan dosisnya hingga 6 atau 8 kapsul setiap hari.

Squalene juga aman dan sangat bermanfaat untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

Untuk pasien kanker, 2-4 g Squalene adalah jumlah yang direkomendasikan. 

Berapa dosis obat squalene untuk anak-anak?

Anak dan bayi secara aman dapat mengonsumsi Squalene dengan dosis 1 kapsul setiap harinya, yang dapat ditingkatkan menjadi 2 kapsul per hari selama sakit.

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa obat ini tersedia?

Squalene oil tersedia dalam bentuk kapsul oral dan obat topikal (oles).

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat squalene?

Sebelum menggunakan obat ini, beritahu dokter Anda jika Anda memiliki:

  • Alergi: pada Squalene, atau dosis yang mengandung Squalene. Informasi ini tertera detil di brosur.
  • Alergi obat, makanan, cat, pengawet, atau binatang lainnya.
  • Anak-anak: obat ini tidak seharusnya dikonsumsi oleh anak di bawah 6 tahun tanpa resep dokter.
  • Lansia
  • Kondisi kesehatan lainnya

Apakah obat ini aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Squalene termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  A menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Efek Samping

Apa efek samping squalene yang mungkin terjadi?

Belum ada informasi yang cukup mengenai efek samping dari penggunaan obat ini. Namun, ada kemungkinan obat ini dapat menyebabkan pneumonia jika tidak sengaja terhirup.

Tidak semua orang merasakan efek samping ini. Beberapa efek samping tidak tercantum pada daftar diatas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tersendiri mengenai efek samping silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja squalene?

Squalene mungkin saja berinteraksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan resiko atas efek samping serius.

Untuk menghindari potensi interaksi obat, Anda harus menyimpan semua daftar obat yang sedang Anda konsumsi (termasuk resep dan non-resep dan produk herbal) dan beritahukan dokter dan apoteker anda.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Squalene?

Squalene dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat.

Sangat penting untuk selalu memberitahu dokter dan apoteker Anda semua tentang kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Dosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau adanya gejala overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis Squalene, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Kombinasi Buah-buahan Terbaik untuk Sarapan Sehat

    Tidak hanya memberikan asupan serat, buah juga bisa memberikan segudang manfaat dalam menjalani hari. Inilah 5 kombinasi buah terbaik untuk sarapan Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 6 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

    Cara Praktis Membuat Teh Serai di Rumah (Plus Manfaatnya untuk Tubuh)

    Teh serai memiliki banyak khasiat dari mulai melawan radikal bebas hingga mengobati infeksi mulut dan gigi. Berikut cara membuat teh serai di rumah.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Tips Sehat 6 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

    Dibuang Sayang, Bolehkah Pakai Produk Skin Care yang Sudah Kedaluwarsa?

    Lagi beres-beres meja rias terus menemukan skincare yang sudah lama terbengkalai? Sayang, sih kalau dibuang... Tapi apa boleh pakai skin care kedaluwarsa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Tips Sehat 7 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit

    Penuaan Ternyata Memicu Rasa Gatal di Kulit, Mengapa Bisa Begitu?

    Salah satu keluhan orang-orang di usia lanjut adalah munculnya rasa gatal pada kulit. Untuk dapat mengatasinya dengan tepat, yuk cari tahu dulu penyebabnya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Fakta Unik 2 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    5 Manfaat Quercetin, Pigmen Tumbuhan yang Baik untuk Tubuh

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
    perawatan kulit lansia

    Kulit Sudah Keriput, Masih Perlukah Pakai Skincare di Usia Senja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 7 November 2019 . Waktu baca 4 menit
    sereh untuk asam lambung

    Air Sereh dan Kandungan Antioksidannya yang Bermanfaat untuk Asam Lambung

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2019 . Waktu baca 3 menit
    aturan pakai face oil

    Pakai Face Oil Sebaiknya Sebelum atau Setelah Pelembap, Ya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 7 Agustus 2019 . Waktu baca 5 menit