Glycolic Acid

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat glycolic acid digunakan?

Glycolic acid atau asam glikolat adalah obat topikal yang digunakan untuk eksfoliasi wajah atau pengelupasan sel-sel kulit mati. Obat ini tergolong dalam jenis alpha hydroxy acid (AHA) yang terbuat dari tebu.

Glycolic acid memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, seperti:

  • memperbaiki tekstur kulit
  • meremajakan kulit
  • meningkatkan kelembapan kulit
  • menyamarkan noda bekas jerawat
  • meratakan warna kulit
  • mencegah timbulnya jerawat

Menurut PubChem, glycolic acid memiliki molekul berukuran paling kecil dibanding dengan AHA jenis lainnya. Maka itu, asam glikolat lebih mudah masuk ke dalam lapisan kulit. Ini membuat asam glikolat lebih efektif mengelupas kulit dibanding dengan AHA lainnya.

Bagaimana aturan pakai obat glycolic acid?

Untuk menggunakan glycolic acid, Anda harus mengikuti instruksi yang diberikan oleh dokter kulit Anda, atau yang tertulis di label produk obat.

Glycolic acid atau asam glikolat sendiri merupakan jenis obat topikal. Ini artinya, obat ini hanya digunakan untuk pemakaian luar.

Apabila Anda baru pertama kali menggunakan asam glikolat, gunakan produk secara bertahap, misalnya 2-3 kali seminggu. Jika kulit Anda tidak menunjukkan tanda iritasi, Anda dapat meningkatkan pemakaiannya menjadi setiap hari.

Pastikan Anda sudah mencuci tangan dan membersihkan kulit wajah terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini.

Hindari paparan suhu panas atau sinar matahari setelah menggunakan obat ini. Menurut FDA, AHA seperti asam glikolat menyebabkan kulit Anda menjadi jauh lebih sensitif terhadap sinar matahari. Jika Anda harus pergi keluar rumah, gunakan sunscreen dengan SPF 30 ke atas.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Berikut adalah beberapa cara penyimpanan obat yang harus Anda patuhi, seperti:

  • Simpan obat ini di tempat dengan suhu ruang. Jangan di tempat yang terlalu dingin atau terlalu panas.
  • Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi atau tempat-tempat lembap.
  • Jangan pula menyimpan obat ini hingga membeku di dalam freezer.
  • Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.
  • Selalu perhatikan aturan penyimpanan obat yang tertera pada kemasan.

Jika Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi atau jika obat telah kedaluwarsa, segera buang obat ini sesuai tata cara membuang obat.

Salah satunya, jangan mencampurkan obat ini dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di saluran pembuangan air seperti toilet.

Tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat mengenai tata cara membuang obat yang benar dan aman untuk kesehatan lingkungan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat glycolic acid untuk dewasa?

Berikut adalah dosis yang direkomendasikan untuk pemakaian glycolic acid:

  • Untuk mengurangi kulit keriput dan penuaan dini oleh sinar matahari: 10% per hari. Dosis di atas 20% dalam produk sehari-hari tidak diperlukan.
  • Untuk menghilangkan bekas jerawat: gunakan Glycolic Acid pada kulit sebesar 20%, 35%, 50%, dan 70% yang digunakan setiap dua minggu.
  • Untuk mencerahkan kulit wajah yang disebabkan karena melasma: lotion yang mengandung glycolic acid 10% digunakan pada kulit setiap malam selama 2 minggu bersama dengan program pengelupasan kulit (peeling) selama 3 bulan: glycolic acid 50% digunakan pada kulit tiga kali sehari.

Berapa dosis obat glycolic acid untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak.

Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa obat ini tersedia?

Glycolic acid tersedia dalam bentuk sabun muka, pembersih wajah, toner, lotion, pelembab, krim, serum.

Anda bisa mendapatkan produk dengan kandungan asam glikolat yang dijual bebas. Namun, obat ini juga bisa didapat dengan resep dokter, tergantung dengan kondisi kulit Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat glycolic acid?

Sebelum menggunakan obat ini, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

Obat-obatan dan penyakit tertentu

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, terutama obat untuk masalah kulit. Beberapa jenis obat mungkin bisa berinteraksi dengan glycolic acid.

Selain itu, penting juga untuk menginformasikan dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang sedang Anda derita. Kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya interaksi dengan penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap glycolic acid atau kandungan AHA lainnya. Dokter mungkin akan meresepkan alternatif obat lainnya.

Apakah obat ini aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori A menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A: Tidak berisiko
  • B: Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C: Mungkin berisiko
  • D: Ada bukti positif berisiko
  • X: Kontraindikasi
  • N: Tidak diketahui

Efek Samping

Apa efek samping glycolic acid yang mungkin terjadi?

Sama halnya dengan obat-obatan lain untuk kulit wajah, glycolic acid mungkin dapat menyebabkan efek samping pada beberapa orang.

Obat ini dapat membuat kulit menjadi jauh lebih sensitif terhadap sinar matahari. Jika Anda memiliki kulit yang sangat sensitif, hati-hati ketika menggunakan produk ini.

Efek samping lain yang mungkin timbul akibat obat ini adalah:

  • iritasi kulit ringan
  • kemerahan
  • bengkak
  • gatal
  • perubahan warna kulit
  • kulit terasa terbakar

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat glycolic acid?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Anda sebaiknya tidak menggunakan glycolic acid dengan produk retinoid topikal, seperti tretinoin dan adapalene.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat glycolic acid?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah kinerja obat.

Selalu beri tahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis glycolic acid, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan pada kulit sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Jerawat Muncul di Bibir, Plus Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Jerawat bisa muncul di tempat yang tak biasa, seperti di bibir. Jangan asal pencet jika mau cepat sembuh! Begini cara mengatasi jerawat yang benar.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Kenali Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Ampuh Mengatasinya

Jerawat di dahi atau jidat mungkin membuat tidak percaya diri. Yuk segera cari tahu penyebab, cara mengatasi, plus cara mencegahnya muncul di kemudian hari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Penyebab Jerawat di Dagu, Plus Cara Ampuh Mengatasi dan Mencegahnya

Jerawat di dagu bukan cuma mengganggu penampilan, tetapi juga terasa sakit ketika tersentuh. Yuk cari tahu penyebab dan cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Penyebab, Cara Mengatasi, dan Cara Mencegah Jerawat Muncul di Badan

Selain wajah, jerawat dapat pula tumbuh subur di badan; termasuk dada, pinggang, dan perut. Masalah kulit ini lebih sering menghampiri pria daripada wanita.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Andini Anissa

Direkomendasikan untuk Anda

jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
jerawat muncul meski di rumah

Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020
jerawat faktor keturunan

Mitos atau Fakta: Jerawat Muncul Karena Faktor Keturunan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020
jerawat di leher

Penyebab Jerawat di Leher Plus Cara Ampuh Menghilangkannya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 29/02/2020