Dextral

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Kegunaan

Dextral untuk apa?

Dextral adalah obat untuk mengobati batuk serta pilek dan flu. Dextral juga dapat digunakan untuk mengobat gejala-gejala berikut:

Kandungan aktif yang terdapat di dalam obat Dextral adalah sebagai berikut:

Terdapat varian lain dari Dextral, yaitu Dextral Forte. Yang membedakan Dextral biasa dengan Dextral Forte adalah komposisi bahan aktif yang terdapat di dalam masing-masing obat.

Bagaimana cara kerja Dextral?

Obat ini bekerja dengan memblokir situs reseptor H1 pada sel, menurunkan aktivitas otak yang menyebabkan batuk, menghilangkan dan membuang lendir dari saluran pernapasan serta mengurangi pembengkakan akibat alergi di hidung dan telinga.

Cara Pakai

Bagaimana cara pakai obat ini?

Gunakan obat Dextral dan Dextral Forte sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan atau ikuti anjuran dokter Anda. Minum satu tablet yang dapat diminum setiap kali gejala nyeri atau sakit muncul.

Namun, jangan terlalu sering menggunakan obat ini. Bila gejala tak kunjung hilang selama lebih dari 3 hari, maka sebaiknya Anda hentikan penggunaan obat ini dan segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Dextral dan Dextral Forte sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Dextral untuk dewasa?

Dosis orang dewasa adalah 15 mg sebanyak 3-4 kali sehari.

Berapa dosis Dextral untuk anak-anak?

Untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas, berikan dosis 15 mg sebanyak 3-4 kali sehari.

Untuk anak-anak berusia 6 tahun ke atas, berikan dosis 7,5 mg sebanyak 3-4 kali sehari.

Dalam sediaan apa obat ini tersedia?

Dextral tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Komposisi bahan aktif yang terkandung di dalam Dextral tablet dan sirup adalah sebagai berikut:

  • chlorpheniramine maleate 1 mg
  • dextromethorphan 10 mg
  • glyceryl guaiacolate 50 mg
  • phenylephrine hydrochloride 12,5 mg

Sedikit berbeda dengan Dextral biasa, Dextral Forte memiliki kandungan bahan aktif yang lebih banyak. Selain itu, Dextral Forte hanya tersedia dalam bentuk tablet.

Berikut adalah komposisi bahan aktif dalam Dextral Forte:

  • chlorpheniramine maleate 2 mg
  • dextromethorphan 15 mg
  • glyceryl guaiacolate 75 mg
  • phenylephrine hydrochloride 15 mg

Efek Samping

Apa saja efek samping Dextral?

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, baik Dextral maupun Dextral Forte berpotensi menimbulkan efek samping pada beberapa orang.

Hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • sesak napas
  • merasa gugup
  • sakit perut
  • mengantuk
  • kelemahan otot
  • telinga berdengung
  • sembelit (konstipasi)
  • penglihatan kabur
  • hipotensi (tekanan darah rendah)
  • buang air kecil terasa menyakitkan

Meskipun jarang terjadi, tidak menutup kemungkinan beberapa orang akan mengalami reaksi alergi terhadap bahan aktif yang terdapat di Dextral dan Dextral Forte.

Berikut adalah tanda-tanda alergi obat yang perlu Anda waspadai:

  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • kesulitan bernapas
  • pembengkakan di wajah, lidah, bibir, atau tenggorokan

Ini bukan daftar lengkap efek samping, kemungkinan ada beberapa efek samping serius lainnya yang mungkin terjadi.

Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk efek samping lainnya.

Pencegahan dan Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum pakai obat ini?

Sebelum menggunakan Dextral dan Dextral Forte, beri tahu dokter Anda tentang obat-obatan yang Anda konsumsi sekarang, misalnya vitamin, suplemen, atau herbal. Jangan lupa juga untuk menjelaskan riwayat penyakit yang Anda punya sebelum menggunakan obat ini.

Beberapa kondisi kesehatan mungkin membuat Anda lebih rentan terhadap efek samping obat. Ambil takaran obat sesuai arahan dokter Anda atau ikuti arahan yang tercetak pada sisipan label produk.

Dosis didasarkan pada kondisi Anda. Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak berubah atau menjadi lebih buruk.

Tanyakan kepada dokter sebelum digunakan jika Anda memiliki masalah pernapasan, glaukoma, atau kesulitan buang air kecil.

Berikut adalah kondisi pencegahan dan peringatan yang harus Anda hindari sebelum menggunakan Dextral dan Dextral Forte:

  • Hindari apabila Anda memiliki asma
  • Hindari alkohol dan obat penenang lainnya saat dalam pengobatan ini
  • Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Batuk dengan dahak dalam jumlah besar
  • Pembesaran kelenjar prostat

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Hingga saat ini, tak ada penelitian yang menyatakan bahwa obat ini dapat membahayakan ibu hamil dan janinnya.

Bagi ibu menyusui, obat ini tergolong aman untuk digunakan. Namun, harus diperhatikan jika obat ini bisa terserap ke dalam ASI sehingga bisa disalurkan pada sang bayi.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi

Kondisi apa saja yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Ada beberapa jenis obat yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan Dextral, yaitu:

  • amiodarone
  • amitriptyline
  • antipsikotik
  • atenolol
  • obat batuk dan pilek lainnya
  • ergotamin
  • guanethidine
  • haloperidol
  • imipramine

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Sejauh ini, tidak ada makanan yang dapat menimbulkan interaksi dengan obat tersebut. Konsumsi alkohol ketika Anda menggunakan obat ini, dapat menimbulkan beberapa interaksi yang bisa berdampak pada kesehatan Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Beberapa kondisi kesehatan tertentu dapat mengganggu kerja obat, baik Dextral maupun Dextral Forte.

Menurut Drugs.com, berikut adalah masalah kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan Dextral dan Dextral Forte:

1. Glaukoma

Kandungan chlorpheniramine di dalam Dextral dan Dextral Forte berisiko meningkatkan efek antikolinergik pada penderita glaukoma. Ini artinya, obat ini berpotensi mempengaruhi fungsi persarafan.

2. Asma

Efek antikolinergik akibat obat Dextral juga mungkin berisiko terjadi pada penderita asma.

Obat antihistamin, termasuk chlorpheniramine, berpotensi memicu pengentalan cairan atau lendir dari paru-paru, sehingga saluran pernapasan pun terhambat.

3. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Zat antihistamin dalam Dextral dan Dextral Forte juga memicu terjadinya efek samping pada orang-orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti:

  • detak jantung terlalu cepat (takikardi atau palpitasi)
  • detak jantung tidak teratur (aritmia)
  • hipotensi (tekanan darah rendah)
  • hipertensi (tekanan darah tinggi)

4. Penyakit ginjal dan hati

Dextral dan Dextral Forte juga dapat memicu efek interaksi jika dikonsumsi oleh pasien penyakit ginjal dan hati.

Obat-obatan antihistamin mungkin tidak dapat diproses dengan baik oleh pasien pengidap masalah ginjal dan hati, sehingga kemungkinan efek samping obat jauh lebih parah.

5. Kondisi psikis tertentu

Pemberian obat dengan kandungan dextromethorphan, termasuk Dextral, tidak dianjurkan untuk pasien penderita masalah psikis, seperti depresi, psikosis, dan gejala-gejala penyakit Parkinson.

Kandungan dextromethorphan dalam Dextral dan Dextral Forte berpotensi menyebabkan halusinasi serta kebingungan, terutama paa pasien yang mengonsumsi obat antidepresan.

Dosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau 118 segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis digandakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Obat-obatan padat atau pil yang terdiri dari beragam jenis tentunya membutuhkan cara menyimpan yang sesuai agar tidak merusak kualitasnya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Tips Sehat 17 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Vasodilator merupakan salah satu pengobatan untuk menangani kondisi hipertensi atau penyakit jantung. Simak penjelasannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

    Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

    Hati-hati, Sembarang Minum 4 Obat Ini Dapat Merusak Saraf Mata

    Setiap obat harus diminum sesuai dosis dan aturan pakainya. Empat jenis obat ini efek sampingnya dapat merusak saraf mata jika digunakan sembarangan.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
    Hidup Sehat, Fakta Unik 31 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    komplikasi obat hiv

    Anda Punya Alergi pada Obat? Kenali Ciri-Ciri dan Cara Mencegahnya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    obat anyang-anyangan

    Ragam Obat dan Pengobatan untuk Mengatasi Anyang-anyangan

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit
    efek samping salep obat kortikosteroid

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit