Bramin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Apa fungsi Bramin?

Bramin adalah obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam tinggi, dan flu biasa. Gejala ini termasuk ruam, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit gatal, batuk, hidung berair, dan bersin.

Bagaimana cara pakai Bramin?

Konsumsi tablet melalui mulut dengan atau tanpa makanan seperti yang disarankan dokter. Pengobatan ini dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu jika terjadi sakit perut.

Tanyakan dokter Anda mengenai bagaimana menggunakan obat ini.

Bagaimana cara menyimpan Bramin?

Bramin paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Bramin?

Konsultasikan pada dokter atau apoteker apabila:

  • Anda hamil atau menyusui. Hal ini dikarenakan, ketika Anda sedang mengharapkan atau memberi makan bayi, Anda hanya boleh mengkonsumsi obat yang direkomendasikan dokter.
  • Anda mengkonsumsi obat-obatan lain. Termasuk juga obat yang dapat dibeli tanpa resep, seperti herbal dan obat tambahan.
  • Anda memiliki alergi terhadap bahan-bahan aktif atau non aktif dari Bramin atau pengobatan lain.
  • Anda memiliki penyakit, kelainan, atau kondisi medis lainnya, seperti: masalah pernapasan (asma, emphysema), beberapa masalah mata (glaukoma), masalah jantung, tekanan darah tinggi, penyakit liver, kejang, masalah perut (bisul, halangan), tiroid overaktif (hyperthyroidism), masalah buang air kecil (kesulitan buang air kecil karena prostat yang besar, pengulangan urinasi)
  • Anda harus menyetir atau mengoperasikan mesin.

Apakah Bramin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drug Administration (FDA).

Kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,
  • N = Tidak diketahui

Dampak pada ASI tidak diketahui; gunakan dengan hati-hati.

Efek Samping

Apa efek samping Bramin yang mungkin terjadi?

Daftar ini bukan merupakan daftar lengkap dari efek samping yang dapat muncul. Hubungi dokter Anda untuk nasihat medis tentang efek samping.

Bramin dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Kantuk
  • Mulut, hidung, dan tenggorokan kering
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Nyeri di dada

Beberapa efek samping dapat menjadi serius. Jika Anda merasakan gejala berikut, hubungi segera dokter Anda: masalah penglihatan, kesulitan buang air kecil.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Bramin?

Bramin dapat bereaksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi, yang dapat mengubah cara kerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping serius. Agar terhindar dari reaksi obat apapun, Anda harus menyimpan daftar dari seluruh obat yang Anda konsumsi (termasuk obat resep dan non-resep dan produk herbal) dan beri tahukan kepada dokter dan apoteker Anda. Demi keamanan Anda jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis dari obat tanpa persetujuan dokter.

Obat yang dapat berinteraksi dengan Bramin:

  • Antihistamines diaplikasikan ke kulit (seperti krim diphenhydramine, ointment, spray)
  • Antispasmodics (atropine, belladonna alkaloids)
  • Mao inhibitors (isocarboxazid, linezolid, methylene blue, moclobemide, phenelzine, procarbazine, rasagiline, selegiline, tranylcypromine)
  • Obat untuk penyakit parkinson’s (anticholinergics seperti benztropine, trihexyphenidyl)
  • Scopolamine
  • Tricyclic antidepressan (amitriptyline)

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Bramin?

Bramin dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Diskusikan dengan dokter atau apoteker Anda tentang makanan atau alkohol yang berpotensi menimbulkan interaksi obat.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan Bramin.

Berapa dosis Bramin untuk orang dewasa??

Gejala flu:

  • Immediate Release: 4 mg hingga 8 mg diminum setiap 6 jam seperti yang dibutuhkan. Durasi efeknya berbeda dari pasien satu ke pasien lain. Banyak pasien hanya membutuhkan 2 kali sehari.
  • Extended Release: 6 mg hingga 12 mg. Extended Release diminum 2 kali sehari seperti yang dibutuhkan. Durasi efeknya bervariasi dari tiap pasien. Banyak pasien hanya memerlukan sekali sehari, kebanyakan malam untuk menghindari rasa kantuk.
  • Dosis makan maksimal 24 mg/hari.

Alergi:

  • 4 mg diminum setiap 4-6 jam (tidak lebih dari 24 mg perhari)
  • Extended Release: 8-12 mg tablet makan setiap 12 jam atau 12-24 mg kapsul makan sehari

Urticaria:

  • Immediate Release: 4 mg hingga 8 mg dimakan setiap 6 jam seperlunya. Durasi efeknya berbeda dari pasien satu ke pasien lain. Banyak pasien hanya membutuhkan 2 kali sehari.
  • Extended Release: 6 mg hingga 12 mg Pereda perpanjang dimakan 2 kali sehari seperlunya. Durasi efeknya bervariasi dari tiap pasien. Banyak pasien hanya memerlukan sekali sehari, kebanyakan malam untuk menghindari rasa kantuk.
  • Maksimum dosis makan 24 mg/hari.

Orang tua (60 tahun ke atas) biasanya merasakan reaksi sebaliknya. Peringatan diperlukan ketika meresepkan obat ini ke orang tua.

Berapa dosis Bramin untuk anak?

<12 tahun: 0.5 mg/kg/hari dibagi 6 jam berdasarkan rute oral.

Dalam bentuk apa saja Bramin tersedia?

Bramin tersedia dalam dosis dan kekuatan berikut:

  • Tablet
  • Tablet kunyah
  • Cairan
  • Suspensi oral

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Sangatlah penting untuk membawa daftar tertulis dari semua resep obat dan non resep yang sedang Anda konsumsi pada saat darurat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis Bramin, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

    Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 31/05/2020 . Waktu baca 5 menit

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Tidak selamanya hidung berair atau meler merupakan tanda Anda sedang sakit flu. Berikut penyebab hidung sering meler yang perlu diketahui.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Konten Bersponsor
    penyebab hidung meler
    Batuk, Health Centers 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Menyebalkan memang jika terkena flu saat puasa. Namun, tahukah Anda jika kena flu saat puasa justru akan membuat tubuh lebih baik dan Anda cepat pulih?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hari Raya, Ramadan 04/05/2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    efek samping salep obat kortikosteroid

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    cara alami mengatasi demam pada anak

    Cara Alami Atasi Demam Anak Sebelum Pergi ke Dokter

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    Konten Bersponsor
    Batuk ke arah siku etika batuk

    Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . Waktu baca 7 menit