Tembaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa tembaga?

Tembaga adalah mineral yang banyak ditemukan dalam makanan, khususnya pada daging, seafood, kacang, biji‐bijian, sereal gandum, produk coklat, dan suplemen.

Tubuh menyimpan sebagian besar asupan tembaga di dalam tulang dan otot, sementara hati (liver) mengatur jumlah tembaga yang ada pada darah.

Tembaga bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengobati osteoarthritis dan tulang rapuh (osteoporosis). Sementara suplemen tembaga sering digunakan untuk membantu memenuhi asupan tembaga pengidap anemia dan orang yang mengalami kekurangan tembaga.

Tidak ada bukti bahwa orang yang mengonsumsi menu makan normal membutuhkan suplemen tembaga. Bahkan atlet tidak membutuhkan tembaga tambahan bila mereka memiliki asupan gizi yang baik.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen mineral ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa tidak diperlukan suplemen tembaga tambahan karena tubuh kita hanya memerlukan sedikit tembaga dan jejak mineral dapat ditemukan pada makanan. Namun kondisi kekurangan tembaga dapat mengakibatkan kondisi hematologik/neurologik, penyakit Menkes, penyakit Wilson, dan kanker.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk tembaga untuk orang dewasa?

Dosis dari suplemen ini dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja tembaga tersedia?

Bentuk dan sediaan tembaga adalah:

  • Tablet
  • Kapsul

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh tembaga?

Tembaga dapat menyebabkan beberapa efek samping termasuk kerusakan hati dan gangguan pencernaan. Meski begitu tak semua orang mengalami efek samping ini.

Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi tembaga?

Satu hal yang harus Anda ketahui sebelum menggonsumsi suplemen tembaga adalah selalu simpan suplemen ini pada tempat yang kering, dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah tembaga?

Tembaga sebaiknya tidak digunakan dalam dosis tinggi pada anak‐anak, wanita hamil dan menyusui, atau penderita hemodialisis serta penyakit Wilson. Juga pada orang dengan kondisi turunan tertentu, termasuk keracunan tembaga idiopatik dan anak dengan penyakit sirosis.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi tembaga?

Suplemen mineral ini mungkin dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Lambung (Perut)

Selain kemoterapi, kanker lambung (perut) mungkin juga bisa diredakan gejalanya dengan obat tradisional. Apa saja obat herbal kanker lambung yang aman?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Lambung 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Selain cara medis, obat herbal dan alami bisa Anda gunakan untuk mengobati kanker prostat. Apa saja bahan herbal dan pengobatan alami untuk kanker prostat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 13 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Ovarium

Selain pengobatan dokter, periset terus meneliti berbagai obat herbal kanker ovarium. Apa saja obat tradisional untuk kanker ovarium?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Tak jarang orang memilih obat alami untuk bantu atasi maag. Apakah sajakah obat herbal yang bisa membantu atasi sakit maag? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Gastritis, Health Centers 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
7 Obat Rematik Alami

7 Jenis Obat Rematik Alami untuk Membantu Mengatasi Gejala yang Timbul

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
vitamin penambah nafsu makan anak

Vitamin Penambah Nafsu Makan Anak: Ketahui Jenis, Kandungan, dan Cara Memilihnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat tradisional dan herbal kanker otak

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit