Kreatin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa kreatin?

Kreatin adalah zat kimia alami yang terkandung di dalam tubuh. Zat ini juga ditemukan di daging sapi dan ikan. Kebanyakan kreatin di dalam tubuh disimpan di dalam otot. Kreatin adalah sumber energi untuk pergerakan otot yang juga terlibat dalam pertumbuhannya.

Sebagai tambahan, untuk meningkatkan performa atlet, kreatin digunakan untuk penyembuhan gagal jantung (CHF), depresi, gangguan bipolar, penyakit Parkinson, gangguan otot dan urat, penyakit mata, gyrate atrophy, dan kolesterol tinggi. Kreatin juga digunakan untuk memperlambat amyotrophic lateral sclerosis yang memburuk, rematik, dan penyakit McArdle serta berbagai distrofi otot.

Bagaimana cara kerjanya?

Kreatin adalah suplemen herbal yang belum diketahui secara pasti cara kerjanya. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kreatin sangat efektif dalam meningkatkan performa atletik dari orang yang muda dan sehat, terutama dalam aktivitas dengan intensitas tinggi seperti lari sprint. Namun, untuk orang dewasa yang sudah berumur, tidak ada khasiatnya. Kreatin tidak meningkatkan kekuatan dan komposisi tubuh pada orang di atas 60 tahun.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis kreatin untuk orang dewasa?

Kreatin adalah suplemen yang bisa dikonsumsi secara oral (diminum) dengan dosis sebanyak 2 sampai 35 gram sehari. Dosis awal biasanya 20 gram per hari sampai satu minggu. Sedangkan untuk dosis larutan 5 gram per hari.

Dosis suplemen herbal ini mungkin berbeda untuk setiap pasien. Dosis yang digunakan tergantung usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Suplemen herbal tidak selalu aman. Silakan diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk dosis yang sesuai.

Dalam bentuk apa saja kreatin tersedia?

Kreatin adalah suplemen herbal yang dapat tersedia dalam bentuk bubuk larutan dan tablet.

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kreatin?

Kreatin dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti:

  • mual, anoreksia, kembung, berat badan naik, diare
  • dehidrasi, kram (dosis tinggi)

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter Anda. 

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi kreatin?

Simpan produk kreatin di boks atau wadah tertutup yang sejuk dan kering, serta jauh dari panas dan kelembapan. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan kreatin, gunakan sesuai dengan arahan yang ada di bungkus maupun dari arahan dokter, petugas obat, dan ahli kesehatan lainnya.

Jangan menggunakan kreatin lebih dari yang direkomendasikan. Dosis tinggi dapat membahayakan jantung, ginjal, serta hati. 

Jangan gunakan bentuk suplemen lain seperti tablet, cairan, bubuk, dan minuman di waktu yang bersamaan tanpa saran medis. Tenggak seluruh cairan untuk mencegah terjadinya kepanasan atau dehidrasi selama menjalani latihan di cuaca yang panas.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat-obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah kreatin?

Suplemen kreatin adalah konsumen yang penelitiannya tentang bahaya dan khasiatnya belum ditemukan pada ibu hamil dan menyusui. Jadi jangan digunakan selama hamil dan menyusui. Suplemen ini tidak bisa diberikan kepada anak-anak. Suplemen kreatin tidak direkomendasikan kepada orang-orang yang memiliki gangguan ginjal dan penyakit jantung.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi kreatin?

Suplemen herbal ini dapat berpengaruh terhadap pengobatan atau kondisi medis Anda. Konsultasikan kepada ahli herbal atau dokter Anda. Kreatin dapat memengaruhi kerja beberapa obat dan suplemen herbal lainnya seperti:

  • Penggunaan glukosa yang berlebih dapat menambah kapasitas kreatin di permukaan otot.
  • Nefrotoksik (aminoglycosides, NSAIDs, cyclosporine) menggunakan obat-obatan ini bersamaan dengan kreatin dapat menyebabkan keracunan.
  • Kafein yang berlebihan dapat menurunkan khasiat kreatin.
  • ketika kreatin dikombinasikan dengan karbohidrat, tingkat kreatin akan meningkat dengan signifikan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Selain pengobatan medis, obat tradisional kanker otak sering kali digunakan untuk mengatasi penyakit ini. Apa saja obat herbal yang aman digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Lambung (Perut)

Selain kemoterapi, kanker lambung (perut) mungkin juga bisa diredakan gejalanya dengan obat tradisional. Apa saja obat herbal kanker lambung yang aman?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Lambung 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Selain cara medis, obat herbal dan alami bisa Anda gunakan untuk mengobati kanker prostat. Apa saja bahan herbal dan pengobatan alami untuk kanker prostat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 13 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Ovarium

Selain pengobatan dokter, periset terus meneliti berbagai obat herbal kanker ovarium. Apa saja obat tradisional untuk kanker ovarium?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 23 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
7 Obat Rematik Alami

7 Jenis Obat Rematik Alami untuk Membantu Mengatasi Gejala yang Timbul

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
uji kreatinin

Apa Itu Pemeriksaan Kreatinin dan Bagaimana Prosedurnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 7 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit