Nama Generik: Testosterone dan Turunannya Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Testosterone dan Turunannya?

Testosteron adalah androgen endogen utama yang bertanggung jawab dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan organ seks pria dan mempertahankan karakteristik seks sekunder dalam pria yang kekurangan androgen.

Bagaimana aturan pakai Testosterone dan Turunannya?

Bacalah Pedoman Pengobatan yang diberikan oleh apoteker sebelum Anda mulai menggunakan obat ini dan setiap kali Anda mendapatkan isi ulang. Jika memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Bagaimana cara menyimpan Testosterone dan Turunannya?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Testosterone dan Turunannya untuk orang dewasa?

Hypogonadism PO pria

Sebagai undecylate ester: Awal: 120-160 mg/hari. Aturan: 40-120 mg/hari.

Hypogonadism buccal pria

30 mg dua kali sehari.

Hypogonadism IM pria

  • Sebagai cipionate: 50-400 mg 2-4 setiap minggu
  • Sebagai enantate: ≤50 mg 2-3 kali/minggu.
  • Sebagai propionate: 200-400 mg 2-4 per minggu.

Hypogonadism SC pria

Sebagai implan: 100-600 mg

Hypogonadism transdermal pria

  • Sebagai patch 2,5-7,5 mg/hari: pasang di punggung, perut, paha, lengan atas sesuai arahan. Sebagai patch skrotum yang mengandung 10 atau 15 mg (memberikan 4-6 mg dalam 24 jam): gunakan sesuai arahan.

Bagaimana dosis Testosterone dan Turunannya untuk anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditentukan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apakah Testosterone dan Turunannya tersedia?

Suntikan.

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Testosterone dan Turunannya?

Penumpukan cairan dan elektrolit peningkatan vaskularitas kulit hypercalcemia gangguan toleransi glukosa peningkatan pertumbuhan dan berat kerangka peningkatan kolesterol LDL peningkatan aktivitas hematocrit dan fibrinolytic sakit kepala, depresi, dan pendarahan GI.

  • Efek samping pada pria: tekanan spermatogenesis, priapism, gynecomastia, prostatic hyperplasia dan pertumbuhan prostat neoplasma ganas yang sangat cepat.
  • Efek samping pada wanita: tekanan pada laktasi, aktivitas ovarium dan menstruasi virilisasi, hipertrofi clitoris, peningkatan libido, kulit berminyak, jerawat, hirsutism, botak seperti pria.
  • Efek samping pada anak-anak: penutupan epiphyses dan berhentinya epiphyses linear dan pertumbuhan linear pada awal pubertas, gejala virilisasi. Perkembangan seksual remaja, meningkatnya frekuensi ereksi pada anak laki-laki, dan pembesaran klitoris pada anak perempuan.
  • Efek samping testosteron IM: urticaria, radang di area suntikan, indurasi setelah suntikan, furunculosis.
  • Efek samping testosteron transdermal: iritasi lokal. Buccal: iritasi gusi, rasa pahit, gusi sakit dan melunak.
  • Efek samping berpotensi fatal: peliosis hepatis, keracunan hati, neoplasma ganas.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Testosterone dan Turunannya?

Kelainan kardiovaskular, metastasis kerangka, gangguan ginjal atau hati, epilepsi, migrain, diabetes atau kondisi lain yang mungkin disebabkan oleh penumpukan cairan, misalnya gagal jantung. Lansia, anak laki-laki prepubertas. Awasi tanda-tanda virilisasi (wanita) dan perkembangan priapism atau rangsangan seksual berlebihan (pria). Hemoglobin periodik, penentuan lipid, dan pemeriksaan prostat rektum.

Apakah Testosterone dan Turunannya aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X (kontraindikasi) dan tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Testosterone dan Turunannya?

Walaupun obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan bersama, dalam kasus lain dua obat berbeda mungkin digunakan bersama sekalipun interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter mungkin ingin mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin penting. Beritahu penyedia layanan kesehatan kalau Anda sedang menggunakan obat resep atau tanpa resep lainnya.

Testostero  meningkatkan aktivitas ciclosporine, antidiabetics, thyroxine, antikoagulan. Penggunaan jangka panjang testosteron mungkin menyebabkan kekebalan terhadap efek penghambat neuromuscular. Penumpukan cairan dari corticosteroid.

Berpotensi fatal: peningkatan aktivitas ciclosporine, antidiabetes, thyroxine, antikoagulan. Penggunaan testosteron jangka panjang mungkin menyebabkan kekebalan terhadap efek penghambat neuromuscular. Penumpukan cairan dari corticosteroid.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Testosterone dan Turunannya?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan profesional mengenai penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Testosterone dan Turunannya?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda mengalami gangguan medis lain, terlebih:

  • Hypercalcemia atau hypercalciuria
  • Pria dengan payudara atau karsinoma prostat.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 13, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 13, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan