Apa itu Albendazole?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Albendazole Merek: Albendazole, obat albendazole, Albendazole, Albendazole dan Albendazole.

Penggunaan

Apa fungsi albendazole?

Obat Albendazole adalah obat anticacing. Obat ini bekerja dengan mencegah larva cacing tumbuh dan berkembang biak di dalam tubuh Anda.  

Bagaimana cara penggunaan albendazole?

Obat ini dikonsumsi bersama dengan makanan, biasanya 1 sampai 2 kali sehari atau seperti arahan dokter. Jika Anda atau sang buah hati kesulitan menelan tablet, Anda dapat menghancurkannya atau mengunyah dosis obat, lalu diminum bersama dengan air.

Untuk kondisi tertentu, seperti saat digunakan untuk pengobatan ekinokokosis, dokter mungkin akan menyarankan untuk menggunakan obat ini selama 28 hari berturut-turut, lalu menghentikannya selama 14 hari sebelum memulai siklus yang sama.

Demi hasil yang maksimal, usahakan untuk tidak lupa minum obat ini, meski hanya satu dosis saja.

Dosis penggunaan obat albendazole tergantung pada berat badan, kondisi medis, dan respon terhadap pengobatan. Gunakan obat ini sesuai yang ditentukan oleh dokter Anda. 

Obat ini harus diminum dengan teratur supaya efektif. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. 

Lanjutkan penggunaan obat ini sampai jumlah yang diresepkan oleh dokter telah habis, bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Hati-hati, jika Anda berhenti minum obat ini tanpa sepengetahuan dokter, penyakit infeksi akan mungkin menyerang tubuh Anda lagi. 

Obat lain (misalnya kortikosteroid, obat anti-kejang) mungkin juga akan diresepkan untuk kondisi Anda. Gunakan obat sesuai yang ditentukan oleh dokter Anda.

Hindari makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali saat menggunakan obat ini kecuali atas seizin dokter atau apoteker Anda. Hal ini disebabkan jeruk bali bisa meningkatkan kemungkinan efek samping obat albendazole. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk pertanyaan lebih lanjut.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau justru semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan albendazole?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi dan jangan dibekukan. 

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiramkan obat ini ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang obat ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara yang aman untuk membuang obat ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis albendazole  untuk orang dewasa?

Ekinokokosis

Dosis yang digunakan untuk orang dewasa dengan berat badan lebih dari 60 kg adalah 400 mg, dikonsumsi sebanyak dua kali dalam sehari selama 28 hari berturut-turut.

Sedangkan untuk orang dewasa dengan berat badan kurang dari 60 kg, mengonsumsi 15 mg/kg yang dibagi ke dalam dua dosis yang dikonsumsi setiap harinya. Dosis maksimum untuk pengobatan ini adalah 800 mg per hari.

Untuk ekinokokosis sistik, pengobatan dilakukan dalam tiga siklus, di mana satu siklus adalah mengonsumsi obat selama 28 hari berturut-turut, lalu pengobatan diberhentikan selama 14 hari sebelum memulai siklus yang baru.

Untuk ekinokokosis alveolar, siklus pengobatan yang dilakukan dilakukan dalam satu siklus dengan 28 hari pengobatan dan 14 hari bebas pengobatan.

Pengobatan ini mungkin perlu dilanjutkan selama beberapa bulan atau bahkan hingga satu tahun hingga parasit benar-benar berhasil diberantas. 

Neurosirtiserkosis

Dosis obat albendazole untuk orang dewasa dengan berat badan lebih dari 60 kg adalah 400 mg yang dikonsumsi sebanyak dua kali sehari.

Sedangkan orang dengan berat badan di bawah 60 kg, mengonsumsi 15 mg/kg yang dibagi ke dalam dua dosis setiap harinya. Obat dikonsumsi selama 8-30 hari.

Infeksi cacing kremi

Dosis untuk orang dewasa adalah 400 mg untuk satu dosis. Disarankan seluruh penghuni rumah yang terinfeksi penyakit ini untuk menerima pengobatan ini, khususnya jika gejala dari infeksi ini sudah beberapa kali muncul.

Hal ini disebabkan penyakit ini bisa tersebar melalui kontak fisik. Sebaiknya pengobatan ini dilakukan 14-21 hari jika memang diperlukan.

Ascariasis

Dosis yang digunakan untuk orang dewasa adalah 400 mg dalam satu dosis.

Infeksi cacing tambang

Dosis untuk orang dewasa adalah 400 mg sebagai dosis tunggal. Pengobatan untuk infeksi ini sangat disarankan jika infeksi disebabkan oleh Necator americanus atau Ancylostoma duodenal.

Strongyloidiasis

Dosis yang digunakan untuk pengobatan ini adalah 400 mg, dikonsumsi sekali dalam sehari dan dilakukan selama tiga hari berturut-turut, diulang setelah tiga minggu jika memang diperlukan.

Infeksi Cacing Cambuk

Dosis untuk pengobatan infeksi cacing cambuk adalah 400 mg yang dikonsumsi sekali dalam sehari, dan dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Bagaimana dosis albendazole untuk anak-anak?

Infeksi cacing kremi

Dosis untuk anak-anak dengan bobot kurang dari 20 kilogram adalah 200 mg. Penggunaan diulang selama dua minggu.

Sedangkan anak dengan berat badan lebih dari 20 kilogram adalah 400 mg, dilakukan selama dua minggu.

Ascariasis

Dosis untuk anak-anak sama dengan dosis yang digunakan oleh orang dewasa, yaitu 400 mg dalam satu dosis.

Infeksi cacing tambang

Dosis yang digunakan untuk anak-anak sama dengan dosis orang dewasa, yaitu 400 mg dalam satu dosis.

Infeksi ekinokokosis

Dosis yang digunakan untuk anak-anak adalah 10 hingga 15 mg/kg yang dibagi ke dalam dua dosis dan dikonsumsi dua kali sehari.  Dosis maksimum dalam sehari adalah 800 mg. Lama masa pengobatan adalah satu hingga enam bulan.

Strongyloidiasis

Dosis yang digunakan adalah 400 mg yang dikonsumsi dua kali sehari dan dilakukan selama tujuh hari.

Dalam dosis apakah albendazole tersedia?

Tablet, Oral: 200 mg, 400 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena albendazole ?

Segera minta bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda dari reaksi alergi, seperti  gatal-gatal, sulit bernafas, dan pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius, seperti:

  • Mudah memar atau pendarahan
  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala parah, kulit mengupas, dan ruam kulit merah; atau
  • Demam hingga menggigil, nyeri tubuh, atau gejala seperti flu

Efek samping yang biasa terjadi:

  • Sakit perut
  • Mual, muntah
  • Sakit kepala, pusing
  • Rambut rontok sementara

Efek samping yang jarang tapi mungkin terjadi adalah:

  • Gusi berdarah
  • Darah dalam urine
  • Dada terasa sesak
  • Batuk
  • Susah buang air kecil
  • Tubuh mudah lelah

Tidak semua orang yang mengonsumsi obat ini akan mengalami efek samping yang telah disebutkan. Dokter menyarankan Anda mengonsumsi obat ini setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Anda, bahwa setelah mengonsumsinya, manfaat yang Anda rasakan akan lebih besar dibandingkan efek sampingnya.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan albendazole?

Sebelum menggunakan obat albendazole, pastikan untuk:

  • Beritahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap albendazole, mebendazole, atau salah satu bahan dalam tablet albendazole. 
  • Beritahu dokter dan apoteker mengenai obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau berencana untuk Anda gunakan.
  • Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki riwayat kesehatan yang berkaitan dengan penyakit hati, empedu, atau sumsum tulang.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda menyusui
  • Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi tentang penggunaan albendazole
  • Jika Anda menggunakan albendazole untuk mengobati neurosistiserkosis, dokter Anda mungkin akan memberitahu Anda untuk menggunakan obat tertentu, demi mencegah kerusakan pada sistem saraf selama pengobatan Anda. Hubungi dokter segera jika Anda memiliki gejala seperti: kejang, sakit kepala, muntah, kelelahan ekstrem, atau perubahan perilaku. 

Apakah albendazole aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, kemungkinan sedang hamil, atau berencana untuk hamil. Anda sebaiknya tidak memulai pengobatan dengan albendazole sampai hasil tes kehamilan Anda negatif.

Anda tidak boleh hamil saat Anda menggunakan albendazole hingga, setidaknya,  satu bulan setelah menyelesaikan pengobatan Anda. Bicarakan dengan dokter Anda tentang metode kontrasepsi yang dapat Anda gunakan selama pengobatan Anda.  

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A= Tidak berisiko
  •      B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C= Mungkin berisiko
  •      D= Ada bukti positif dari risiko
  •      X= Kontraindikasi
  •      N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan albendazole?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter. Beritahu dokter Anda tentang semua obat-obatan lain yang Anda gunakan, terutama:

  • Simetidin, deksametason, atau praziquantel. Obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko efek samping albendazole. 
  • Teofilin. Risiko efek samping albendazole mungkin meningkat jika berinteraksi dengan obat ini. 

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan albendazole?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Salah satu jenis buah-buahan yang dapat berinteraksi dengan obat ini adalah jeruk bali. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan albendazole?

Adanya masalah kesehatan lain pada tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • Sistiserkosis yang melibatkan mata. Jika Anda sedang melakukan pengobatan dengan albendazole untuk cacing pita babi pada sistem saraf (neurosistiserkosis) harus diperiksa untuk luka pada mata. Penggunaan albendazole dapat meningkatkan kemungkinan efek samping yang mempengaruhi kondisi kesehatan mata. 
  • Penyakit hati. Pasien dengan penyakit hati mungkin memiliki kemungkinan untuk mengalami peningkatan efek samping dari obat ini. 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat  (118/119) atau segera ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat albendazole, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan. 

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Juli 3, 2019

Yang juga perlu Anda baca