NovoRapid

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: NovoRapid Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa novorapid digunakan?

Novorapid adalah merek obat berupa cairan injeksi yang digunakan dengan cara disuntikkan pada pasien. Obat ini mengandung insulin aspart sebagai bahan aktif utamanya. Insulin aspart ini merupakan insulin buatan manusia yang menyerupai dengan insulin yang diproduksi di dalam tubuh secara alami.

Obat ini bekerja dengan menggantikan insulin yang diproduksi secara alami di dalam tubuh dan dapat diserap cepat. Selain itu, ia juga membantu memindahkan gula dalam darah menuju jaringan tubuh lainnya sehingga bisa digunakan sebagai sumber energi. Obat ini digunakan untuk mengobati diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Pada penderita diabetes tipe 1, pasien memang tidak bisa memproduksi insulin secara alami, sehingga tidak bisa mengontrol jumlah gula darah. Sementara, pada pasien diabetes tipe 2, tubuh pasien memproduksi insulin namun tidak bekerja sebagaimana mestinya, sehingga gula darah pun tidak terkontrol.

Novorapid adalah obat resep. Maka dari itu, obat ini hanya bisa didapatkan atau dibeli di apotek jika Anda menyertakan resep dari dokter.

Bagaimana cara penggunaan novorapid?

Untuk mendapatkan manfaat dari obat ini secara lebih maksimal, Anda harus mengetahui tata cara penggunaanya. Berikut ini adalah cara penggunaan novorapid yang tepat.

  • Sebelum menggunakannya, Anda sebaiknya membaca informasi untuk pasien. Baca informasi tersebut secara menyeluruh sebelum memulai pengobatan. Penggunaan obat ini biasanya diberikan oleh ahli medis profesional.
  • Pastikan Anda tahu cara penggunaan obat ini jika harus melakukannya secara mandiri tanpa bantuan ahli medis.
  • Untuk menyuntikkan obat ini, akan lebih baik jika Anda memberikannya di bagian tubuh yang berbeda-beda.
  • Cairan injeksi ini seharusnya jernih dan tidak memiliki warna. Jika Anda melihat cairan ini berwarna dan terdapat partikel-partikel kecil di dalamnya, jangan menggunakan obat ini.
  • Jika Anda ingin menggunakan obat ini berdekatan dengan waktu makan, waktu yang tepat adalah 5-10 menit tepat sebelum atau sesudah makan.
  • Gunakan jarum yang berbeda setiap kali Anda menggunakan obat. Pastikan Anda langsung membuang jarum yang baru saja Anda gunakan agar tidak lupa dan menggunakan jarum yang sama.
  • Selain menggunakan obat, Anda juga harus mengikuti dengan seksama menu makan sehat yang diberikan oleh dokter Anda.
  • Selain itu, Anda juga harus rutin berolahraga dan melakukan tes gula pada darah atau pada urine.
  • Jangan pernah mencampurkan insulin aspart dengan jenis insulin lainnya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Umumnya, penggunaan insulin aspart dengan insulin lainnya diberikan secara terpisah.
  • Jangan mengubah dosis, merek obat, atau jenis obat yang ditentukan oleh dokter. Jika Anda menerima asupan insulin, pastikan insulin yang diberikan sudah benar.

Bagaimana cara penyimpanan novorapid?

Selain tata cara penggunaan obat, Anda juga harus mempelajari tata cara penyimpanannya. Berikut adalah cara menyimpan novorapid yang benar:

  • Anda  boleh menyimpan obat-obatan dan perlengkapan penggunaannya di dalam kulkas, namun jangan dimasukkan ke dalam freezer.
  • Tetapi, sebaiknya obat ini disimpan di tempat dengan suhu ruang, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung.
  • Simpan obat ini hanya selama 28 hari saja.
  • Jangan menyimpan obat ini di dalam kamar mandi atau tempat-tempat lain yang berpotensi lembap.
  • Jauhkan pula obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Insulin aspart adalah obat yang tersedia dalam berbagai merek. Merek lain dari obat mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Sementara itu, Anda juga harus membuang obat ini jika sudah tidak layak pakai, masa berlakunya telah berakhir, atau jika sudah tidak digunakan lagi. Tetapi, Anda tetap harus membuang obat ini dengan cara membuang obat yang tepat untuk kesehatan lingkungan.

Salah satu cara membuang sampah novorapid adalah jangan mencampurkannya dengan sampah rumah tangga. Jangan pula membuang obat ini di toilet atau saluran pembuangan air lainnya. Jika Anda tidak tahu secara jelas bagaimana membuang obat ini, tanyakan kepada dokter atau apoteker bagaimana cara yang tepat untuk membuang obat.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis novorapid untuk dewasa?

Dosis dewasa untuk diabetes tipe 1

  • Kebutuhan insulin sehari-hari: 0.5-1 unit/kilogram (kg) berat badan (BB)
  • Umumnya, 50-70% dari total kebutuhan insulin biasanya dipenuhi dengan insulin prandial.
  • Dosis individual biasanya ditentukan oleh dokter berdasarkan kebutuhan metabolisme dan hasil pemeriksaan gula darah.
  • Biasanya obat ini diberikan dengan cara dilarutkan ke dalam cairan infus sebanyak 0.05-1 unit/mililiter (mL)

Dosis dewasa untuk diabetes tipe 2

  • Dosis individual biasanya ditentukan oleh dokter berdasarkan kebutuhan metabolisme dan hasil pemeriksaan gula darah.
  • Biasanya obat ini diberikan dengan cara dilarutkan ke dalam cairan infus sebanyak 0.05-1 unit/mililiter (mL)

Dosis dewasa untuk diabetes ketoasidosis

  • Insulin diberikan 1-2 jam setelah melakukan terapi cairan
  • Dosis: 0.14 unit/kg/jam
  • Jika gula darah masih belum turun hingga 10% setelah penggunaan dosis tersebut selama satu jam, gunakan bolus 0.14 unit/kg sebagai tambahan.

Dosis dewasa untuk gejala hiperosmolar non ketotik

  • Insulin diberikan 1-2 jam setelah melakukan terapi cairan
  • Dosis: 0.14 unit/kg/jam
  • Jika gula darah masih belum turun hingga 10% setelah penggunaan dosis tersebut selama satu jam, gunakan bolus 0.14 unit/kg sebagai tambahan.

Dosis dewasa untuk hiperkalemia

  • Dosis yang digunakan: 10 unit IV bolus

Bagaimana dosis novorapid untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk diabetes tipe 1

  • Untuk anak usia 2 tahun ke atas: Dosis individual biasanya ditentukan oleh dokter berdasarkan kebutuhan metabolisme dan hasil pemeriksaan gula darah.
  • Saat menggunakan obat ini, selalu lakukan pemeriksaan gula darah pada anak.
  • Larutkan obat ini sebanyak 0.05-1 unit/mL dalam cairan infus.

Dalam dosis apa novorapid tersedia?

Novorapid tersedia dalam cairan injeksi dengan kekuatan 100 International Unit (IU)/mL.

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan novorapid?

Penggunaan novorapid juga berisiko meningkatkan efek samping penggunaan obat. Gejala efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan novorapid adalah:

  • Kulit kemerahan, terjadi pembengkakan pada area kulit yang disuntik
  • Kulit Anda terasa berbeda, lebih tebal, atau justru sebaliknya
  • Kenaikan berat badan
  • Sembelit

Gejala di atas adalah efek samping penggunaan novorapid yang tergolong ringan. Jika Anda mengalami gejala tersebut, Anda tidak perlu merasa khawatir sebab gejala akan hilang seiring berjalannya waktu.

Namun, jika gejala menetap atau justru memburuk, hubungi dokter. Sementara, risiko efek samping yang cukup serius termasuk:

  • Ruam kulit atau sekujur tubuh terasa gatal
  • Napas pendek-pendek atau terengah-engah
  • Mengi atau napas berbunyi
  • Pandangan mata buram
  • Detak jantung semakin cepat
  • Berkeringat
  • Kram otot
  • Tubuh lemas
  • Detak jantung yang abnormal
  • Berat badan meningkat secara drastis dalam waktu singkat
  • Pembengkakan pada lengan, telapak tangan, kaki, pergelangan kaki, atau betis.

Jika Anda mengalami efek samping yang tergolong serius di atas, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Perlu Anda tahu bahwa sebelum dokter meresepkan obat ini untuk Anda, dokter telah menimbang segala potensi risiko dan manfaatnya untuk kondisi kesehatan Anda.

Tidak semua risiko efek samping tertera pada daftar di atas. Anda mungkin mengalami gejala-gejala lainnya. Jika Anda khawatir akan sebuah gejala efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan insulin aspart, tanyakan kepada dokter Anda.

Peringatan & Pencegahan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan novorapid?

Sebelum Anda menggunakan novorapid, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu.

  • Jangan menggunakan obat-obatan yang mengandung insulin aspart jika Anda alergi terhadap penggunaannya. Selain itu, jangan pula menggunakan obat ini jika Anda pernah mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah rendah.
  • Obat ini tidak disarankan untuk digunakan oleh anak-anak di bawah usia 2 tahun dan tidak sebaiknya pula diberikan pada anak-anak penderita diabetes tipe 2 di usia berapapun.
  • Anda harus memberi tahu dokter Anda jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu saat menggunakan novorapid. Misalnya, gangguan liver, penyakit ginjal, atau hipokalemia atau kadar kalium rendah dalam darah.
  • Anda harus mengikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter mengenai penggunaan obat ini jika Anda sedang hamil atau sedang menyusui. Pasalnya, kadar gula darah sangat penting dalam masa kehamilan, sehingga dosis yang akan Anda gunakan akan berbeda-beda setiap trisemester.
  •  Anda harus memberi tahu dokter Anda jika Anda merasa tidak enak badan, merasa stres tanpa sebab, atau terjadi perubahan pada pola makan dan kegiatan olahraga Anda. Perubahan-perubahan ini dapat mempengaruhi pemberian dosis obat dan waktu pemberiannya.
  • Anda harus rutin memeriksakan kadar gula darah saat menggunakan obat ini.
  • Hindari melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi saat menggunakan obat ini. Pasalnya, saat menggunakan obat ini, Anda mungkin mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah rendah dan hal tersebut dapat mempengaruhi konsentrasi Anda.

Apa novorapid aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?

Masih belum dapat diketahui dengan pasti apakah obat ini dapat membahayakan ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi. Namun, obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C= Mungkin berisiko,
  •     D= Ada bukti positif dari risiko,
  •     X= Kontraindikasi,
  •     N= Tidak diketahui

Selain itu, pada ibu menyusui, belum dapat dipastikan apakah penggunaan obat ini dapat keluar melalui Air Susu Ibu (ASI) dan tidak sengaja dikonsumsi bayi yang menyusu. Sebaiknya, tanyakan kepada dokter mengenai potensi manfaat dan risiko penggunaan obat jika memang Anda ingin menggunakan obat ini. Hanya gunakan obat atas seizin dokter.

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan novorapid?

Interaksi antar obat bisa saja terjadi jika Anda menggunakan dua obat atau lebih dalam waktu bersamaan. Jika terjadi interaksi, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Kabar baiknya, interaksi antar obat yang tepat mungkin menjadi alternatif pengobatan yang terbaik untuk kondisi Anda.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa interaksi antar obat juga mengubah cara kerja obat di dalam tubuh atau meningkatkan risiko efek samping penggunaan.

Maka dari itu, sebaiknya Anda memberi tahu segala jenis obat-obatan yang Anda gunakan, mulai dari obat herbal, multivitamin, obat resep, obat nonresep, hingga suplemen makan. Dengan begitu, dokter dapat membantu Anda menentukan dosis penggunaan obat dan menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

Berikut adalah daftar obat yang mungkin berinteraksi dengan novorapid, termasuk:

  • acebutolol
  • acetazolamide
  • aloe vera
  • atenolol
  • bortezomib
  • bumetanide
  • ceritinib
  • cinoxacin
  • ciprofloxacin
  • delafloxacin
  • enoxacin
  • gatifloxacin
  • gemifloxacin
  • grepafloxacin
  • levofloxacin
  • paliperidone
  • perindopril
  • phenelzine
  • phentermine
  • quinestrol
  • quinine
  • salsalate
  • sulfadoxine

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan novorapid?

Layaknya obat-obatan, makanan yang dikonsumsi bersamaan dengan novorapid juga berpotensi menimbulkan interaksi. Jika terjadi, risiko interaksi antara novorapid dengan makanan tertentu adalah meningkatkan risiko efek samping dan mengubah cara kerja obat di dalam tubuh.

Sebaiknya, saat menggunakan obat ini, Anda tidak mengonsumsi alkohol sebab interaksi yang terjadi dapat mempengaruhi kadar gula darah pasien yang menderita diabetes.

Interaksi antara alkohol dengan obat ini dapat menyebabkan Anda mengalami hiperglikemia maupun hipoglikemia. Selain itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter apa saja makanan lain yang mungkin berinteraksi dengan obat ini.

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan novorapid?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang mungkin berinteraksi dengan penggunaan obat ini. Interaksi yang terjadi antara kondisi kesehatan dengan novorapid tidak hanya mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping. Namun, interaksi yang terjadi mungkin memperburuk kondisi kesehatan tersebut.

Maka dari itu, Anda harus selalu memberi tahu dokter kondisi kesehatan apa saja yang Anda miliki. Hal ini penting agar dokter dapat membantu Anda menentukan apakah penggunaan obat ini aman untuk Anda.

Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang mungkin berinteraksi dengan novorapid. 

  • Penyakit ginjal atau liver
  • Hipokalemia atau kadar kalium rendah dalam darah 
  • Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah

Overdosis

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yang mungkin timbul saat menggunakan novorapid adalah hipoglikemia akut yang juga dapat membahayakan nyawa Anda. Biasanya kondisi ini ditandai dengan perasaan linglung atau kebingungan, pandangan mata buram, mati rasa di area mulut, kesulitan bicara, lemah otot, tremor, kejang, hingga kehilangan kesadaran diri.

Apa yang harus dilakukan jika melewatkan satu dosis?

Mengingat bahwa obat ini digunakan sebelum makan, Anda mungkin tidak memiliki jadwal penggunaan obat yang rutin. Tetapi, Anda harus memastikan bahwa Anda menggunakan obat ini kurang lebih 5-10 menit sebelum makan.

Jangan menggandakan dosis dan pastikan bahwa Anda selalu membawa obat ini ke manapun Anda bepergian.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: April 20, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 17, 2019

Sumber