Nama Generik: Norethisterone Merek: Norelut, Regumen, Anore dan Primolut N.

Penggunaan

Untuk apa Norethisterone?

Norethisterone adalah obat yang umumnya digunakan untuk mencegah kehamilan. Lebih sering disebut sebagai “mini-pil” karena tidak mengandung estrogen. Norethindrone (bentuk dari progestin) adalah hormon yang mencegah kehamilan dengan membuat cairan vagina lebih tebal untuk membantu mencegah sperma mencapai sel telur (fertilisasi) dan mengubah lapisan uterus (rahim) untuk menghindari pembuahan pada sel telur. Obat ini juga menghentikan pelepasan sel telur (ovulasi) pada hampir separuh dari siklus menstruasi wanita.

Meskipun “mini-pil” lebih efektif dari metode pengendalian kelahiran lainnya (seperti kondom, cervical cap, diafragma), tetapi ini kurang efektif bila dibandingkan dengan kombinasi hormon (estrogen dan progestin) pengendalian kelahiran karena tidak konsisten dalam mencegah ovulasi. Ini biasanya digunakan oleh wanita yang tidak bisa menggunakan estrogen. Untuk mengurangi risiko kehamilan, sangat penting untuk meminum obat ini sesuai resep. Penggunaan obat ini tidak melindungi Anda dan pasangan Anda dari penyakit seksual menular (seperti HIV, gonorrhea, chlamydia).

Bagaimana cara penggunaan Norethisterone?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum obat ini sesuai petunjuk dokter, biasanya sehari sekali. Pilihlah waktu yang mudah Anda ingat, dan minum pil tersebut pada waktu yang sama setiap harinya. Minum obat setelah makan malam atau pada saat menjelang tidur dapat membantu jika Anda memiliki gangguan pada perut atau mual dengan obat ini. Anda dapat memilih untuk meminum obat ini pada waktu lain yang lebih mudah bagi Anda untuk mengingatnya. Tidak peduli jadwal pemberian dosis yang Anda terapkan, penting untuk meminum obat ini pada waktu yang sama setiap harinya, dengan jarak 24 jam.

Akan lebih baik jika memulai penggunaan obat pada hari pertama menstruasi Anda. Jika Anda memulainya di hari lain, gunakan bentuk alat KB non-hormon (seperti kondom, spermisida) sebagai tambahan pada 48 jam awal untuk mencegah kehamilan sampai obat benar-benar bekerja. Lanjutkan penggunaan obat dengan meminum satu tablet setiap harinya. Setelah meminum tablet terakhir pada kemasan, lanjutkan dengan kemasan baru di hari berikutnya. Tidak ada jeda antara masing-masing kemasan, dan Anda tidak mengonsumsi tablet “pengingat” apapun (tablet tanpa obat). Menstruasi Anda mungkin akan tidak teratur, atau lebih banyak/sedikit dari biasanya. Anda juga mungkin akan mengalami perdarahan pada vagina selama haid. Jangan berhenti meminum pil jika ini terjadi. Kehamilan cenderung akan terjadi saat Anda lupa meminum pil, terlambat memulai dengan kemasan baru, atau meminumnya 3 jam lebih dari yang dijadwalkan, atau mengalami diare, atau muntah setelah meminum pil, gunakan metode alat KB back up (seperti kondom, spermisida) setiap kali Anda berhubungan seksual pada 48 jam berikutnya. Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda mengenai cara beralih dari bentuk alat KB hormonal (seperti patch, atau pil KB lainnya) ke produk ini. Jika ada informasi yang tidak jelas, konsultasikan pada brosur informasi pasien atau ke dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Norethisterone?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Norethisterone untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk Perdarahan Uterus Abnormal

2.5 sampai 10 mg diminum per hari selama 5 sampai 10 hari pada paruh kedua siklus menstruasi teoritis.

Standar dosis dewasa untuk Amenorrhea

2.5 sampai 10 mg diminum per hari selama 5 sampai 10 hari pada paruh kedua siklus menstruasi teoritis.

Standar dosis dewasa untuk Kontrasepsi

0.35 mg diminum setiap hari pada waktu yang sama.

Standar dosis dewasa untuk Endometriosis

5 mg diminum per hari selama dua minggu. Dosis sebaiknya dinaikkan sebanyak 2.5 mg per hari setiap dua minggu sampai dengan 15 mg per hari. Dosis ini dapat dilanjutkan selama enam sampai sembilan bulan atau sampai terjadi perdarahan yang menuntut pemberhentian sementara.

Bagaimana dosis Norethisterone untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Norethisterone tersedia?

Norethisterone tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet, Oral: 0.35 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Norethisterone?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

 

Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami gejala efek samping serius:

  • Mati rasa tiba-tiba atau lemas, terutama pada satu sisi tubuh;
  • Mendadak sakit kepala, bingung, sakit pada mata, masalah pada penglihatan, ujaran, atau keseimbangan;
  • Nyeri atau bengkak pada salah satu atau kedua kaki;
  • Migrain;
  • Bengkak pada tangan atau kaki, kenaikan berat badan yang cepat;
  • Gejala depresi (sulit tidur, lemas, perubahan mood);
  • Nyeri panggul yang parah
  • Nyeri pada dada atau terasa sesak, rasa nyeri menyebar ke lengan atau pundak, mula, berkeringat, merasa sakit secara keseluruhan; atau
  • Mual, sakit perut, demam, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguning pada bagian kulit atau mata).

Efek samping yang tidak begitu serius diantaranya:

  • Mual ringan, muntah-muntah, kembung, perut kram;
  • Payudara terasa sakit, bengkak;
  • Pusing;
  • Bintik-bintik atau kulit wajah menjadi lebih gelap;
  • Bertambahnya jerawat atau pertumbuhan rambut;
  • Gatal pada vagina atau keputihan;
  • Kulit terasa gatal atau terdapat ruam;
  • Perubahan pada siklus haid, dorongan seks menurun; atau
  • Sakit kepala ringan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Norethisterone?

Sebelum menggunakan Norethisterone,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap norethisterone, kontrasepsi oral (pil KB), atau obat lainnya.
  • Beri tahu dokter dan apoteker obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda gunakan. Pastikan Anda menyebutkan obat untuk kejang-kejang seperti carbamazepine (Tegretol),phenobarbital (Luminal, Solfoton), and phenytoin (Dilantin); dan rifampin (Rifadin, Rimactane). Dokter Anda mungkin perlu untuk mengubah dosis obat Anda atau memantau kondisi Anda dari berbagai efek samping.
  • Beri tahu dokter jika belum lama ini Anda menjalani operasi atau tidak bisa bergerak karena alasan tertentu dan jika Anda pernah atau menderita kanker payudara; perdarahan pada vagina tanpa sebab; keguguran (kehamilan yang berakhir ketika bayi yang belum lahir meninggal di dalam rahim tetapi belum dikeluarkan dari dalam tubuh); penggumpalan darah pada kaki, paru-paru, otak, atau mata; stroke atau stroke ringan; penyakit arteri koroner (penyumbatan pembuluh darah yang menuju ke jantung); nyeri pada dada; serangan jantung; thrombophilia (sebuah kondisi dimana darah menggumpal dengan mudah); kejang-kejang; migrain; depresi; asma; kolesterol tinggi; diabetes; atau penyakit jantung, ginjal, atau hati.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda mendapati diri Anda hamil selama penggunaan norethisterone, segera hubungi dokter Anda. Norethisteron tidak pernah digunakan untuk tes kehamilan.
  • Jika Anda akan operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda sedang menggunakan norethisterone.
  • Beri tahu dokter jika Anda merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Apakah Norethisterone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Norethisterone?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Aprepitant, carbamazepine, felbamate, griseofulvin, HIV protease inhibitors (contohnya, ritonavir), hydantoins (misalnya, phenytoin), modafinil, nevirapine, rifampin, St. John’s wort, atau tetracyclines karena mereka dapat menurunkan efektivitas dari norethisterone.
  • Corticosteroids (misalnya, prednisone), theophylline, atau troleandomycin karena norethisterone dapat meningkatkan risiko efek samping
  • Beta-adrenergic blockers (misalnya, propranolol), lamotrigine, atau obat-obatan thyroid karena norethisterone dapat menurunkan efektivitas obat-obatan tersebut.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Norethisterone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Norethisterone?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Kejang-kejang (misalnya, epilepsi)
  • Migrain
  • Masalah jantung
  • Masalah ginjal
  • Memiliki riwayat depresi
  • Memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Lupus, atau penggumpalan darah.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan