Nama Generik: Nefazodone Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Nefazodone digunakan?

Nefazodone adalah obat untuk mengobati depresi. Karena risiko penyakit hati, obat ini biasanya digunakan setelah mencoba obat lain. Nefazodone bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan tertentu dari bahan kimia di otak (neurotransmitter seperti serotonin, norepinefrin).

Bagaimana aturan pakai obat Nefazodone?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya dua kali sehari atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter Anda mungkin mulai Anda pada dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis Anda.

Minum obat ini seperti yang ditentukan. Jangan meningkatkan dosis atau mengambil obat ini lebih sering daripada yang ditentukan. Cara seperti itu tidak akan membuat kondisi Anda dapat meningkat lebih cepat, yang terjadi malah bisa jadi meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Hal ini penting untuk terus minum obat ini seperti yang ditentukan bahkan jika Anda kondisi Anda mulai membaik. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Mungkin diperlukan beberapa minggu sebelum obat ini terlihat bekerja. Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau malah memburuk.

Bagaimana cara menyimpan Nefazodone?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Nefazodone?

Sebelum menggunakan Nefazodone:

  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda bila Anda alergi terhadap Nefazodone, trazodone (Desyrel) atau obat-obatan lainnya
  • Beri tahu dokter, bila Anda sedang mengonsumsi  astemizole (Hismanal) (tidak tersedia di Amerika Serikat), carbamazepine (Tegretol), cisapride (Propulsid) (tidak tersedia di Amerika Serikat), pimozide (Orap), terfenadine (Seldane) (tidak tersedia di Amerika Serikat);atau triazolam (Halcion). Dokter mungkin akan memberitahu Anda untuk tidak menggunakan Nefazodone.
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda mengenai obat-obatan (baik yang dari resep dokter maupun yang tanpa resep), vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal apa saja yang sedang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan Anda menyebutkan jajaran obat-obatan berikut ini, bila Anda memang menggunakannya, alprazolam (Xanax), anticoagulants (pengencer darah) seperti warfarin (Coumadin); buspirone (BuSpar); obat penurun kolesterol (statins) seperti atorvastatin (Lipitor), lovastatin (Mevacor), dan simvastatin (Zocor); cyclosporine (Neoral, Sandimmune); digoxin (Lanoxin); haloperidol (Haldol); obat untuk tekanan darah tinggi, obat untuk kejang, obat untuk mengobati kecemasan; relaksan otot; propranolol (Inderal); sedatives; obat tidur; tacrolimus (Prograf); atau tranquilizers. Jika Anda baru-baru ini berhenti menggunakan fluoxetine (Prozac, Sarafem), dokter Anda mungkin akan memberikan jeda waktu beberapa minggu sebelum Anda dapat memulai menggunakan Nefazodone. Selain itu, beritahukan juga pada dokter dan apoteker Anda, jika Anda sedang atau berhenti menggunakan obat-obatan berikut ini dalam dua minggu yang lalu, monoamine oxidase (MAO) inhibitors seperti isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, EMSAM, Zelapar) atau tranylcypromine (Parnate). Dokter Anda akan mengubah dosis pengobatan Anda atau melakukan pengawasan yang lebih ketat untuk menghindari terjadinya efek samping.
  • Beri tahu dokter Anda bila Anda mengalami atau pernah mengalami kejang, serangan jantung, nyeri dada, stroke dan jenis penyakit jantung lainnya.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana akan hamil atau sedang dalam masa menyusui. Bila Anda hamil ketika sedang menjalani pengobatan dengan Nefazodone, hubungi dokter Anda
  • Bila Anda sedang menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi Anda bahwa Anda sedang menggunakan Nefazodone.
  • Anda harus tahu, bahwa Nefazodone dapat menyebabkan mengantuk, dan berpengaruh terhadap kemampuan Anda dalam menilai, berpikir atau keahlian mengendarai kendaraan. Jangan mengendarai mobil, mengoperasikan mesin hingga Anda tahu seberapa besar dampak obat ini pada kesadaran Anda.
  • Hindari minum minuman beralkohol ketika sedang mengonsumsi Nefazodone
  • Anda harus tahu bahwa Nefazodone dapat menyebabkan pusing, kepala terasa ringan, dan pingsan ketika Anda bangun terlalu cepat dari posisi berbaring. Hal ini lebih umum ketika Anda pertama kali mulai mengambil Nefazodone. Untuk membantu menghindari masalah ini, bangun dari tempat tidur perlahan-lahan, istirahatkan kaki Anda di lantai selama beberapa menit sebelum berdiri.
  • Anda harus tahu diare, muntah, tidak minum cukup cairan, dan berkeringat banyak dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, yang dapat menyebabkan kepala terasa ringan dan pingsan. Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah ini selama masa pengobatan Anda.

Apakah obat Nefazodone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C. (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Tidak diketahui apakah Nefazodone masuk ke dalam ASI atau jika itu bisa membahayakan bayi yang disusui. Jangan gunakan obat ini tanpa memberitahu dokter Anda jika Anda menyusui bayi.

Efek Samping

Apa efek samping Nefazodone yang mungkin terjadi?

EFEK SAMPING

Pusing, mengantuk, pusing, mual, mulut kering, atau sembelit dapat terjadi. Jika salah satu dari efek samping ini menetap atau malah memburuk, segera beritahu dokter atau apoteker Anda.

Untuk mengurangi pusing dan kepala yang terasa ringan, bangun secara perlahan ketika bangkit dari posisi duduk atau berbaring.

Untuk meredakan mulut kering, mengisap (tanpa gula) permen atau kunyah permen karet (tanpa gula), air minum, atau menggunakan air liur.

Ingatlah bahwa dokter telah memberikan resep obat ini karena dia telah menilai bahwa manfaat kepada Anda lebih besar daripada risiko efek sampingnya. Banyak orang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.

Katakan kepada dokter Anda segera jika ada efek samping yang jarang terjadi namun serius seperti ini: Masalah pada penglihatan (misalnya, penglihatan kabur), kebingungan, kelemahan, pingsan, kejang, mudah pendarahan/memar.

Segera cari pertolongan medis jika salah satu efek samping yang jarang tapi sangat serius berikut ini terjadi: tinja berwarna hitam, muntah yang tampak seperti bubuk kopi.

Untuk laki-laki, meskipun sangat jarang terjadi, namun bila Anda mengalami ereksi yang menyakitkan atau berkepanjangan yang berlangsung 4 jam atau lebih, hentikan penggunaan obat ini dan segera cari pertolongan medis atau masalah tersebut akan berubah menjadi masalah yang permanen.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera cari pertolongan medis jika Anda melihat gejala-gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam, gatal/bengkak (terutama wajah/lidah/tenggorokan), pusing berat, kesulitan bernapas.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Nefazodone?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Demam atau alergi obat, obat nyeri narkotik, obat tidur, relaksan otot, dan obat-obatan untuk kejang atau kecemasan dapat menambah efek samping dari Nefazodone. Beri tahu dokter Anda jika Anda secara teratur menggunakan obat-obatan tersebut, atau antidepresan lainnya.

Beri tahukan dokter Anda mengenai jenis obat-obatan yang Anda gunakan, khususnya:

  • Buspirone (BuSpar)
  • Cyclosporine (Neoral, Sandimmune, Gengraf)
  • Digoxin (digitalis, Lanoxin)
  • Haloperidol (Haldol)
  • Phenytoin (Dilantin)
  • Propranolol (Inderal)
  • Tacrolimus (Prograf)
  • Triazolam (Halcion)
  • Pengencer darah seperti warfarin (Coumadin)
  • Obat penurun kolesterol seperti atorvastatin (Lipitor), simvastatin (Zocor), atau lovastatin (Mevacor);
  • Antidepresan lainnya seperti desipramine (Norpramin) atau fluoxetine (Prozac).

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Nefazodone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Nefazodone?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama

  • Kejang atau riwayat pernah mengalami kejang—Resiko terjadi kejang lagi mungkin bisa meningkat  
  • Dehidrasi atau
  • Hypovolemia (volume darah rendah)—Mungkin peluang terjadinya tekanan darah rendah bisa meningkat
  • Penyakit jantung atau
  • Stroke (atau riwayat pernah mengalami stroke)—Nefazodone mungkin dapat membuat kondisi tersebut semakin parah karena menyebabkan tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Masalah fungsi hati — Bila hati Anda tidak dapat berfungsi dengan baik, karena adanya masalah pada hati atau penyakit hati dan Anda tetap mengonsumsi Nefazodone, jumlah Nefazodone dalam darah Anda mungkin akan terlalu tinggi. Hal seperti ini mungkin akan menimbulkan penyakit yang serius atau merusak hati Anda.
  • Masalah fungsi hati ketika menggunakan obat ini sebelumnya dan terpaksa Anda harus menghentikan penggunaannya – Bila Anda menggunakan Nefazodone lagi, maka peluang Anda untuk kembali mendapatkan masalah pada fungsi hati semakin besar . Beritahu dokter Anda bila Anda sebelumnya pernah menggunakan obat ini.
  • Mania (salah satu jenis penyakit mental) (riwayat pernah memiliki penyakit tersebut) — Nefazodone mungkin menyebabkan masalah tersebut terulang kembali.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Nefazodone untuk dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Depresi

Dosis awal: 100 mg secara oral dua kali sehari.

Dosis pemeliharaan: 150-300 mg secara oral dua kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan 100 sampai 200 mg peningkatan pada interval tidak kurang dari 1 minggu.

Berapa dosis obat Nefazodone untuk anak-anak?

Dosis Anak-Anak Biasa untuk Depresi

<7 tahun: Keamanan dan kemanjuran belum ditentukan

7-12 tahun:

Dosis awal: 50 mg secara oral dua kali sehari (untuk penelitian).

Dosis pemeliharaan: 100-150 mg secara oral dua kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan 50 mg secara bertahap pada interval tidak kurang dari 1 minggu.

12 sampai 18 tahun:

Dosis awal: 50 mg secara oral dua kali sehari (untuk penelitian).

Dosis pemeliharaan: 100 sampai 300 mg secara oral dua kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan  50 sampai 100 mg penambahan pada interval tidak kurang dari 1 minggu.

Dalam dosis dan sediaan apa Nefazodone tersedia?

Tablet, Oral: 50 mg, 100 mg, 150 mg, 200 mg, 250 mg.

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Mual
  • Muntah
  • Mengantuk

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 28, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan