Naratriptan Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Naratriptan Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Naratriptan digunakan?

Naratriptan adalah obat untuk mengobati migrain. Naratriptan membantu untuk meringankan sakit kepala, nyeri dan gejala lain dari migrain, termasuk kepekaan terhadap cahaya/suara, mual, dan muntah. Pengobatan yang tepat memungkinkan Anda untuk kembali ke rutinitas normal Anda dan dapat menurunkan kebutuhan Anda untuk obat sakit lainnya. Naratriptan tidak bisa mencegah migrain atau mengurangi seberapa sering Anda merasa sakit kepala.

Naratriptan termasuk dalam kelompok obat yang disebut triptans. Senyawa tersebut memengaruhi senyawa kimia alami tertentu (serotonin) yang menyempitkan pembuluh darah di otak. Hal ini juga dapat memblokir jalur nyeri lainnya di otak.

Bagaimana aturan pakai obat Naratriptan?

Telan satu tablet melalui mulut dengan atau tanpa makanan, pada gejala pertama migrain, atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Jangan minum Naratriptan untuk mencegah migrain. Jika tidak ada perbaikan dalam gejala yang Anda rasakan itu, jangan minum lebih dari dosis obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter Anda. Jika hanya sebagian dari gejala tersebut yang terasa lega, atau jika sakit kepala Anda kembali, Anda dapat mengambil dosis kedua setelah 4 jam atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Jangan mengambil lebih dari 5 miligram dalam waktu 24 jam.

Jika Anda tidak pernah minum obat ini sebelumnya dan Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung (lihat bagian Pencegahan), Anda mungkin disarankan untuk mengambil dosis pertama Anda di depan dokter Anda untuk memantau masalah jantung yang jarang namun serius (misalnya, serangan jantung).

Dosis Anda didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap terapi. Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak semakin membaik atau malah memburuk.

Terlalu sering menggunakan obat ini untuk mengobati serangan migrain mendadak dapat mengakibatkan memburuknya sakit kepala (obat berlebihan sakit kepala) atau sakit kepala Rebound. Oleh karena itu jangan menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang ditentukan. Beritahu dokter Anda jika Anda perlu menggunakan obat ini lebih sering, jika obat tidak bekerja juga, atau jika Anda memiliki sakit kepala lebih sering atau lebih buruk. Dokter Anda mungkin perlu mengubah obat Anda dan/atau menambahkan obat lainnya yang terpisah untuk membantu mencegah sakit kepala.

Bagaimana cara menyimpan Naratriptan?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Naratriptan?

Sebelum menggunakan Naratriptan:

  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda bila Anda alergi atau mengalami reaksi parah terhadap Naratriptan atau obat-obatan lainnya atau bila Anda alergi terhadap bahan-bahan yang terkandung dalam tablet Naratriptan. Tanyakan pada apoteker mengenai daftar bahan yang terkandung dalam Naratriptan.
  • Jangan minum Naratriptan bila selama 24 jam sebelumnya Anda telah menggunakan obat-obatan berikut ini: serotonin receptor agonists lainnya misalnya seperti almotriptan (Axert), eletriptan (Relpax), frovatriptan (Frova), rizatriptan (Maxalt), sumatriptan (Imitrex, in Treximet), atau zolmitriptan (Zomig); atau obat ergot-type seperti bromocriptine (Parlodel), cabergoline, dihydroergotamine (D.H.E. 45, Migranal), ergoloid mesylates (Hydergine), ergonovine (Ergotrate), ergotamine (Cafergot, Ergomar), methylergonovine (Methergine), methysergide (Sansert), dan pergolide (Permax).
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda mengenai obat-obatan (baik yang dari resep dokter maupun yang tanpa resep), vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal apa saja yang sedang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan obat-obatan berikut ini bila Anda memang menggunakannya: acetaminophen (Tylenol); antidepressants seperti amitriptyline (Elavil), amoxapine (Asendin), clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), doxepin (Adapin, Sinequan), imipramine (Tofranil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), protriptyline (Vivactil), and trimipramine (Surmontil); aspirin dan obat nonsteroidal anti-inflammatory lainnya (NSAIDS) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); kontrasepsi oral (dalam bentuk pil); selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem, in Symbyax), fluvoxamine, paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft); dan selective serotonin/norepinephrine reuptake inhibitors (SNRIs) seperti desvenlafaxine (Pristiq), duloxetine (Cymbalta), sibutramine (Meridia), dan venlafaxine (Effexor).  Selain itu, jangan lupa untuk memberitahu dokter atau apoteker, bila Anda minum obat-obatan berikut ini atau baru saja berhenti minum obat-obatan berikut  ini dalam jangka waktu dua minggu sebelumnya, isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl), dan tranylcypromine (Parnate). Dokter Anda akan mengubah dosis pengobatan Anda atau melakukan pengawasan yang lebih ketat untuk menghindari terjadinya efek samping.
  • Beri tahu dokter Anda bila Anda mengalami atau pernah mengalami penyakit jantung, serangan jantung, angina (nyeri dada), detak jantung yang tidak teratur, stroke atau ‘ministroke’, masalah sirkulasi seperti varises, pembekuan darah di bagian kaki, penyakit Raynaud, (masalah pada aliran darah yang menuju ke jari-jari, jempol, telinga dan hidung) atau penyakit usus ischemic (diare berdarah dan sakit perut yang disebabkan karena kurangnya aliran darah ke usus). Dokter Anda mungkin tak akan mengobati Anda dengan Naratriptan.
  • Beri tahu dokter Anda bila Anda merokok atau memiliki berat badan berlebih (obesitas), bila Anda mengalami atau pernah mengalami tekanan darah, diabetes, kolesterol tinggi atau penyakit ginjal atau hati, bila Anda sedang dalam masa menopause, atau bila ada anggota keluarga yang memiliki atau pernah memiliki penyakit jantung atau stroke.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana akan hamil atau sedang dalam masa menyusui. Bila Anda berencana untuk tetap melakukan gaya hidup seksual yang aktif selama menjalani pengobatan dengan obat ini maka konsultasikan pada dokter Anda mengenai cara yang tepat untuk melakukan pengendalian terhadap kelahiran. Bila Anda hamil ketika mengkonsumsi obat ini maka hubungi dokter Anda.
  • Anda harus tahu bahwa Naratriptan dapat menyebabkan mengantuk. Jangan mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin hingga Anda tahu seberapa besar dampak obat ini pada kesadaran Anda.
  • Konsultasikan pada dokter Anda untuk memastikan bahwa sakit kepala yang Anda rasakan tersebut disebabkan karena migrain. Naratriptan seharusnya tidak digunakan untuk mengobati jenis migrain tertentu (hemiplegic atau migraine basilar) atau sakit kepala tertentu (cluster headache)

Apakah obat Naratriptan aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C. (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Tidak diketahui apakah Naratriptan masuk ke dalam ASI atau jika itu bisa membahayakan bayi yang disusui. Jangan menyusui saat menggunakan obat ini.

Efek Samping

Apa efek samping Naratriptan yang mungkin terjadi?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan Naratriptan bila Anda mengalami efek samping serius seperti berikut ini:

  • Perasaan nyeri atau sesak di rahang, leher, atau tenggorokan
  • Nyeri dada atau dada terasa berat, nyeri menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, perasaan sakit umum
  • Mati rasa mendadak atau kelemahan, terutama pada satu sisi tubuh
  • Sakit kepala  tiba-tiba, kebingungan, masalah dengan penglihatan, kemampuan dalam berbicara, atau masalah keseimbangan
  • Sakit perut tiba-tiba yang parah dan diare berdarah
  • Mati rasa atau kesemutan dan jari tangan dan kaki terlihat pucat atau berwarna biru
  • (jika Anda juga mengambil antidepresan) – agitasi, halusinasi, demam, denyut jantung cepat, refleks terlalu aktif, mual, muntah, diare, kehilangan koordinasi, pingsan.

Efek samping kurang serius, mungkin termasuk:

  • Tekanan atau perasaan berat di bagian manapun dari tubuh Anda
  • Pusing, mengantuk , perasaan lelah; atau
  • Kulit terasa hangat, kemerahan, atau rasa geli di bawah kulit Anda

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Naratriptan?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Jika Anda juga minum obat ini untuk mengobati depresi, Naratriptan dapat menyebabkan tingginya tingkat serotonin dalam tubuh Anda. Hubungi dokter segera jika Anda memiliki gejala seperti: agitasi, halusinasi, demam, denyut jantung cepat, refleks terlalu aktif, mual, muntah, diare, kehilangan koordinasi, atau pingsan.

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Naratriptan?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Naratriptan?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Angina (nyeri dada)
  • Arrhythmia (masalah pada ritme detak jantung)
  • Migrain basilar (migraine dengan masalah pada penglihatan dan pendengaran) memiliki riwayat pernah mengalami sakit seperti itu
  • Serangan jantung, riwayat mengalami serangan jantung
  • Masalah pada jantung atau pembuluh darah
  • Migrain Hemiplegic (migraine dengan sejumlah kelumpuhan) riwayat pernah mengalami sakit seperti itu
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi), tidak terkendali
  • Penyakit usus iskemik (kurangnya aliran darah ke usus)
  • Penyakit ginjal parah
  • Penyakit hati parah
  • Penyakit pembuluh darah peripheral (arteri tersumbat)
  • Stroke, riwayat pernah mengalami stroke atau
  • Transient ischemic attack (TIA), riwayat pernah mengalami TIA
  • Wolff – Parkinson -White Syndrome (masalah irama jantung) – Seharusnya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Penyakit jantung koroner, riwayat memiliki penyakit tersebut
  • Diabetes
  • Hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi dalam darah)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Obesitas
  • Sindrom Raynaud – Gunakan dengan hati-hati. Mungkin bisa meningkatkan risiko untuk efek samping tertentu.
  • Masalah irama jantung (misalnya, ventricular fibrillation, ventricular tachycardia) – Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk .
  • Penyakit ginjal ringan atau sedang
  • Penyakit hati ringan atau sedang – Gunakan dengan hati-hati. Dampaknya mungkin dapat meningkat karena peluruhan Naratriptan dari dalam tubuh yang lambat

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Naratriptan untuk dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Migrain

Migrain akut dengan atau tanpa aura pada orang dewasa: (Catatan: Obat tidak boleh diberikan pada pasien dengan hemiplegia atau migrain basilar)

1-2,5 mg secara oral dengan cairan. Jika sakit kepala kembali atau jika pasien hanya memiliki respon parsial, dosis dapat diulang sekali setelah 4 jam. Keamanan dalam penanangan lebih dari empat sakit kepala dalam jangka waktu 30 hari belum ditentukan.

Berapa dosis obat Naratriptan untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa Naratriptan tersedia?

Tablet, Oral: 1 mg, 2.5 mg.

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis, mungkin termasuk:

  • Kepala terasa ringan
  • Sakit leher
  • Lelah
  • Hilang koordinasi
  • Nyeri dada

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Juli 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 28, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca