Nama Generik: Meloxicam Merek: Arimed, Atrocox 7.5/Atrocox 15, Denilox, Flamoxi, Flasicox, Futamel, Loxil, Loximei, Meflam, Melet, Melogra, Meloxicam Otto, Meloxin, Mexpharm, Movi-Cox, Movix, Moxam, Moxic, Ostelox, Relox, Remelox, Rhemacox, Velcox, X-Cam, Artrilox, Cameloc, Hexcam, Loxinic, Mecox, Meloxicam OGB Dexa Medica, Meloxicam OGB Medikon, Mevilox, Mobiflex, Nulox/Nulox Forte, Paxicam, Remacamdanmeloxicam-obat.

Kegunaan

Untuk apa Meloxicam?

Meloxicam adalah obat untuk mengurangi rasa nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi. Meloxicam sering digunakan untuk mengobati arthritis dan asam urat. Obat ini termasuk ke dalam golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Jika Anda mengobati kondisi kronis seperti arhritis, tanyakan pada dokter Anda mengenai pengobatan non-obat untuk mengobati rasa nyeri. Perhatikan juga bagian peringatan.

KEGUNAAN LAIN: KEGUNAAN LAIN: Bagian ini berisi penggunaan obat yang tidak tercantum pada daftar yang disetujui oleh BPOM tetapi mungkin disarankan oleh Ahli kesehatan. Gunakan obat ini pada kondisi yang temasuk di dalam daftar pada bagian ini jika disarankan oleh Ahli kesehatan Anda.

Dosis meloxicam dan efek samping meloxicam akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan minum Meloxicam?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum meloxicam sesuai arahan dokter, biasanya sehari sekali. Minum dengan segelas air mineral (8 ons/240 mililiter) kecuali bila dokter Anda menginstruksikan hal lain. Jangan berbaring setidaknya 10 menit setelah meminum obat.

Jika Anda meminum obat ini dalam bentuk cairan, kocok botol secara perlahan sebelum diminum. Hati-hati dalam mengukur dosis menggunakan alat ukur khusus/sendok. Jangan gunakan sendok makan karena Anda tidak akan mendapat takaran yang tepat.

Jika terasa mual saat minum obat, bisa dibarengi dengan makanan, susu, atau antacid. Dosis ditentukan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Selalu gunakan dosis terendah, dan hanya sesuai dengan waktu yang telah disarankan. Jangan minum lebih dari 15 mg perhari karena semakin tinggi dosis semakin meningkatkan risiko perdarahan pada lambung.

Obat ini membutuhkan waktu sampai dua minggu untuk mendapatkan hasil terbaik. Minum obat secara teratur agar mendapatkan hasil maksimal. Ingatlah untuk selalu minum pada waktu yang sama setiap hari. Beritahu dokter jika kondisi memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Meloxicam?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Meloxicam untuk orang dewasa?

Dosis meloxicam untuk osteoarthritis

Dosis awal: 7.5 mg sehari sekali

Dosis pemeliharaan: 7.5 mg sehari sekali

Maksimal dosis: 15 mg perhari

Bagaimana dosis Meloxicam untuk anak-anak?

Dosis meloxicam untuk juvenille rheumatoid arthritis

Lebih dari atau setara dengan 2 tahun: 0.125 mg/kg sehari sekali. Maksimal dosis: 7.5 mg perhari

Dalam dosis apakah Meloxicam tersedia?

Tablet: 7.5 mg, 15 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Meloxicam?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti minum obat dan carilah bantuan medis segera jika Anda mengalami efek samping serius dari meloxicam, seperti:

  • Nyeri pada dada, letih, napas pendek, bicara tidak jelas, masalah dengan penglihatan atau keseimbangan
  • Feses berwarna gelap, atau berdarah
  • Pembengkakan atau kenaikan berat badan yang cepat
  • Buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau tidak sama sekali
  • Mual, nyeri pada perut bagian atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, air seni berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguning pada bagian kulit atau mata)
  • Ruam pada kulit, memar, kesemutan parah
  • Reaksi pada kulit yang parah – demam, sakit tenggorokan, bengkak pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, kulit terasa sakit diikitu ruam kemerahan atau keunguan yang menyebar (khusunya pada wajah dan tubuh bagian atas) dan menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas

Efek samping yang tidak terlalu serius dari meloxicam adalah:

  • Perut tidak enak, diare, kembung
  • Pusing, gugup, sakit kepala
  • Hidung mampat atau ingusan
  • Ruam pada kulit

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Meloxicam?

Sebelum menggunakan meloxicam,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap meloxicam, aspirin atau NSAID lainnya seperti, ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn), atau pengobatan lainnya
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda obat pada resep atau nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda sedang dan akan gunakan. Pastikan untuk menyebut obat-oabatan ini: angiotensin-converting enzyme (ACE) zat seperti benazepril (Lotensin), captopril (Capoten), enalapril (Vasotec), fosinopril (Monopril), lisinopril (Prinivil, Zestril), and quinapril (Accupril); cholestyramine (Questran); diuretics (‘water pills’); lithium (Eskalith, Lithobid, dll); dan methotrexate (Rheumatrex). Dokter Anda mungkin akan mengubah dosis obat atau memantau perkembangan Anda secara teliti dari berbagai efek samping
  • Beri tahu dokter bila Anda punya pengalaman dengan asma, khususnya jika sering mengalami hidung mampat dan ingusan atau nasal polip; pembengkakan pada tangan, kaki, pergelangan kaki; ginjal atau penyakit hati
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, terutama jika Anda berasa pada bulan-bulan terakhir kehamilan, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil pada masa penggunaan meloxicam, hubungi dokter
  • Jika Anda akan melakukan operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi Anda bahwa Anda sedang dalam penggunaan meloxicam

Apakah Meloxicam aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Meloxicam termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D (ada bukti berisiko pada ibu hamil) menurut US Food and Drugs Administration (FDA), sehingga tidak disarankan untuk diminum saat hamil.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Meloxicam dapat tersalurkan melalui ASI dan dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberitahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Meloxicam?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Tanyakan kepada dokter sebelum Anda menggunakan antidepresi seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem, Symbyax), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), atau sertraline (Zoloft). Menggunakan salah satu obat ini dengan NSAID dapat menyebabkan memar dan mudah berdarah.

Beri tahu dokter Anda terkait obat-obatan yang Anda gunakan, khususnya :

  • Cyclosporine (Gengraf, Neoral, Sandimmune)
  • Lithium (Eskalith, Lithobid)
  • Diuretic (water pil) seperti furosemide (Lasix)
  • Glyburide (DiaBeta, Micronase)
  • Methotrexate (Rheumatrex, Trexall)
  • Pengencer darah, seperti warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • Sodium polystyrene sulfonate (Kayexalate, Kionex)
  • Steroids (prednisone dan lainnya)
  • Zat ACE seperti benazepril (Lotensin), enalapril (Vasotec), lisinopril (Prinivil, Zestril), quinapril (Accupril), ramipril (Altace), dll
  • Aspirin atau NSAID lainnya (non-steroidal anti-inflammatory drugs) seperti diclofenac (Voltaren), etodolac (Lodine), ibuprofen (Advil, Motrin), indomethacin (Indocin), ketoprofen (Orudis), naproxen (Aleve, Naprosyn), dan lainnya

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Meloxicam?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Meloxicam?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Anemia
  • Asma
  • Masalah pada perdarahan
  • Gagal jantung kongestif
  • Dehidrasi
  • Edema
  • Riwayat serangan jantung
  • Penyakit jantung atau pembuluh darah
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Perdarahan pada usus
  • Riwayat stroke⎯Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperparah kondisi
  • Asma aspirin-sensitif ⎯tidak seharusnya diberikan pada pasien dengan kondisi ini

Bedah jantung (coronary artery bypass graft [CABG])⎯Meloxicam tidak boleh diberikan untuk rasa sakit sebelum atau sesudah operasi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Tanda-tanda overdosis di antaranya:

  • Kurangnya energi
  • Lelah
  • Mual
  • Muntah-muntah
  • Perut sakit
  • Feses berwarna gelap dan berdarah
  • Muntah darah atau terlihat seperti bubuk kopi
  • Sulit bernapas
  • Kejang-kejang
  • Koma

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2017 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2017