Lapibroz

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Lapibroz Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa lapibroz digunakan?

Lapibroz adalah merek obat minum yang tersedia dalam bentuk tablet dan kapsul. Obat ini memiliki bahan aktif utama yaitu gemfibrozil.

Obat ini termasuk ke dalam golongan obat bernama fibrate, yaitu obat-obatan yang bekerja dengan cara mengurangi kadar lemak yang terbentuk di dalam liver.

Obat ini biasanya digunakan untuk mengurangi kadar lemak trigliserida, khususnya pada orang yang kandungan trigliserida di dalam darahnya sangat tinggi. Jika dilakukan, penggunaan obat in juga dapat mengurangi risiko pasien menderita pankreatitis.

Namun, tidak hanya itu, lapibroz juga dapat digunakan untuk meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh (HDL) serta mengurangi kolesterol jahat (LDL).

Tetapi, meski dapat mengurangi kadar kolesterol dan lemak jahat lainnya, penggunaan obat ini tidak menjamin risiko Anda mengalami serangan jantung atau stroke juga ikut berkurang.

Obat ini hanya bisa didapatkan di apotek dengan resep dokter, sehingga Anda tidak bisa membelinya secara bebas.

Bagaimana cara penggunaan lapibroz?

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika sedang menggunakan lapibroz, di antaranya adalah:

  • Gunakan obat ini sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan oleh dokter melalui catatan resep. Jika ada informasi yang tidak jelas bagi Anda, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter.
  • Obat ini biasanya digunakan dua kali dalam sehari, yaitu 30 menit sebelum sarapan dan 30 menit sebelum makan malam.
  • Dosis obat akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kesehatan Anda, dan bagaimana tubuh Anda merespon penggunaan obat ini.
  • Jika Anda ingin mendapatkan manfaat penggunaan obat ini secara maksimal, konsumsi obat ini secara rutin. Untuk mempermudah Anda mengingatnya, gunakan obat ini di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jika Anda mengonsumsi obat-obatan lain yang juga digunakan untuk menurunkan kolesterol seperti colestipol atau cholestyramine, gunakan lapibroz setidaknya satu jam sebelum atau 4-6 jam sesudah menggunakan obat-obatan tersebut.
  • Atur pola makan Anda dan berolahraga secara rutin juga dapat membantu Anda mendapatkan manfaat penggunaan obat secara maksimal. Mungkin butuh waktu hingga 3 bulan untuk benar-benar mendapatkan manfaatnya secara menyeluruh.

Bagaimana cara penyimpanan lapibroz?

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika hendak menyimpan obat ini. Di antaranya, Anda dilarang menyimpan obat ini di tempat yang lembap seperti kamar mandi. Jangan pula memasukkannya ke dalam freezer hingga beku. Sebaiknya, obat ini disimpan di tempat dengan suhu ruang, sehingga tidak terlalu dingin atau panas. Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung. Jangan biarkan anak-anak dan hewan peliharaan menjangkau obat ini.

Namun, jika Anda sudah tidak menggunakannya lagi atau obat sudah kedaluwarsa, Anda harus membuang obat ini dengan cara yang tepat.  Pastikan bahwa Anda tidak mencampurkan sampah obat dengan sampah rumah tangga, dan jangan pula membuangnya di saluran pembuangan air atau toilet. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara membuang obat dengan aman, tanyakan kepada apoteker atau petugas dari instansi pembuangan sampah setempat demi kesehatan lingkungan.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis lapibroz untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk hiperkolesterolemia

900-1500 miligram (mg) diminum setiap hari dan dibagi dalam dua dosis

Dosis dewasa untuk hipertrigliseridemia

900-1500 miligram (mg) diminum setiap hari dan dibagi dalam dua dosis

Dosis dewasa untuk dislipidemia

900-1500 miligram (mg) diminum setiap hari dan dibagi dalam dua dosis

Bagaimana dosis lapibroz untuk anak-anak?

Belum dapat ditentukan mengenai dosis obat ini untuk anak-anak. Jika Anda hendak memberikannya pada anak-anak, pastikan terlebih dahulu apakah obat ini aman dikonsumsi oleh anak. Tanyakan kepada dokter mengenai pertimbangan manfaat dan risiko yang dapat terjadi setelah menggunakan obat ini dan hanya gunakan obat ini saat benar-benar dibutuhkan dengan kondisi manfaat lebih besar daripada risikonya.

Dalam dosis apa lapibroz tersedia?

Lapibroz tablet: 300 mg

Lapibroz kapsul: 600 mg

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan lapibroz?

Efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini antara lain adalah:

  • Kandung kemih terasa sakit
  • Urine berwarna keruh atau bahkan berdarah
  • Batuk
  • Susah buang air kecil
  • Terus-menerus ingin buang air kecil
  • Pinggang terasa sakit
  • Feses berwarna gelap
  • Dada terasa sesak
  • Masalah pencernaan
  • Pembengkakan pada wajah, kelopak mata, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, atau kaki
  • Kram otot
  • Kulit memucat
  • Mual dan muntah akut
  • Tenggorokan sakit
  • Pembengkakan kelenjar
  • Lelah atau sakit tanpa alasan yang jelas
  • Kesulitan bernafas

Jika Anda mengalami efek samping serius yang telah disebutkan di atas, segera hubungi dokter. Namun, ada juga efek samping yang lebih ringan, seperti:

  • Perubahan pada indera perasa dalam mengecap rasa
  • Diare
  • Heartburn, atau dada terasa seperti terbakar
  • Perut terasa sakit atau tidak nyaman
  • Susah buang air besar
  • Pusing kepala
  • Mual
  • Kepala seperti berputar-putar
  • Muntah
  • Ruam kulit

Efek samping ini memang cenderung ringan dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa penanganan medis. Namun, jika Anda merasa kondisi Anda tidak kunjung membaik atau justru semakin memburuk, segera hubungi dokter.

Peringatan & Pencegahan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan lapibroz?

Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui seperti berikut:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat ini atau bahan aktif utamanya, yaitu gemfibrozil. Beri tahu dokter pula jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan fibrate lainnya seperti fenofibrate.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan lain, makanan, zat pengawet dan pewarna, hingga alergi terhadap hewan.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki penyakit tertentu, khususnya liver, kantong empedu, masalah ginjal, atau kecanduan alkohol.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui.
  • Penggunaan obat ini mungkin dapat meningkatkan risiko Anda mengalami batu empedu. Jika Anda menggunakan obat ini dan perut sering terasa sakit, segera hubungi dokter.
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini jika dokter tidak menyarankannya. Meski Anda merasa lebih sehat dari sebelumnya, Anda belum bisa dikatakan sembuh jika dokter masih meminta Anda untuk terus menggunakan obat ini.

Apa lapibroz aman digunakan ibu hamil dan menyusui?

Masih belum dapat diketahui dengan pasti apa dampak yang bisa diberikan oleh obat ini pada seorang ibu hamil, namun penggunaan obat ini memang tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Hal ini juga dibuktikan oleh Food and Drugs Administration (FDA) yang memasukkan obat ini ke dalam risiko kehamilan kategori C. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C= Mungkin berisiko,
  •     D= Ada bukti positif dari risiko,
  •     X= Kontraindikasi,
  •     N= Tidak diketahui

Sementara itu, untuk penggunaan obat ini pada ibu hamil, masih belum diketahui dengan pasti mengenai dampak yang mungkin diberikan kepada bayi yang menyusu. Oleh sebab itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan lapibroz?

Sama halnya dengan obat-obatan lain, lapibroz juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain yang dikonsumsi secara bersamaan. Interaksi yang terjadi mungkin dapat meningkatkan risiko efek samping atau mengubah cara kerja obat, namun juga dapat menjadi jenis pengobatan terbaik untuk kondisi kesehatan Anda.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan lapibroz, di antaranya:

  • Asunaprevir
  • Obat yang digunakan untuk mengencerkan darah seperti warfarin
  • Colchicine
  • Repaglinide
  • Obat-obatan statin (atorvastatin, lovastatin, simvastatin)
  • Elagolix
  • Pioglitazone
  • Selexipag
  • Ombitasvir
  • Paritaprevir
  • Ritonavir
  • Dasabuvir

Untuk menghindari interaksi yang mungkin terjadi, catat segala jenis obat-obatan yang Anda gunakan mulai dari obat resep, nonresep, multivitamin, hingga produk herbal. Kemudian, berikan kepada dokter Anda sehingga ia dapat membantu mengatur dosis obat-obatan yang Anda gunakan.

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan lapibroz?

Obat-obat tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi pada waktu makan atau saat memakan jenis makanan tertentu karena dapat terjadi interaksi. Mengonsumsi alkohol atau produk yang berasal dari tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi. Diskusikan dengan ahli kesehatan Anda untuk penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau produk yang berasal dari tembakau.

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan lapibroz?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan obat ini. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memberi tahu dokter segala jenis kondisi kesehatan yang sedang Anda alami, khususnya:

  • Sirosis bilier, atau kondisi di mana saluran empedu tersumbat dan mengalami peradangan
  • Kolelitiasis, atau batu empedu
  • Kolesterol baik (HDL)
  • Rhabdomyolysis, atau kerusakan pada otot
  • Gangguan liver
  • Ginjal yang tidak dapat berfungsi dengan baik
  • Gangguan darah

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan jika melewatkan satu dosis?

Jika Anda melewatkan penggunaan satu dosis obat ini, segera minum dosis yang terlupa tersebut. Namun, jika waktu telah menunjukkan untuk mengonsumsi dosis berikutnya, lewati saja dosis yang terlupa dan tetap minum dosis obat sesuai jadwal. Jangan memaksakan diri untuk mengonsumsi dua dosis sekaligus karena dapat meningkatkan risiko overdosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: April 20, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 22, 2019

Sumber