Nama Generik: Kalium Klorida Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa Kalium Klorida?

Kalium klorida¬†adalah obat suplemen mineral dengan fungsi untuk mengobati atau mencegah jumlah kalium yang rendah dalam darah. Tingkat normal kalium dalam darah sangat penting. Kalium atau juga dikenal sebagai potassium membantu sel, ginjal, jantung, otot, dan saraf Anda berfungsi dengan baik. Kebanyakan orang mendapatkan cukup kalium dengan makan makanan seimbang. Beberapa kondisi yang dapat menurunkan kadar kalium dalam tubuh Anda termasuk diare berat yang berkepanjangan dan muntah, masalah hormon seperti hyperaldosteronism, atau pengobatan dengan “pil air” / diuretik.

Dosis kalium klorida dan efek samping kalium klorida akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Kalium Klorida?

Konsumsi obat ini seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Untuk mencegah sakit perut, gunakan dosis dengan makanan dan segelas penuh air (8 ons / 240 mililiter) kecuali dokter Anda mengarahkan Anda sebaliknya. Jangan berbaring selama 10 menit setelah minum obat ini.

Jangan menghancurkan, mengunyah, atau menghisap kapsul ukuran besar atau tablet. Melakukan hal tersebut dapat melepaskan semua obat sekaligus, meningkatkan risiko efek samping. Selain itu, jangan memecah tablet ukuran besar kecuali mereka memiliki garis bagi dan dokter atau apoteker memberitahu Anda untuk melakukannya. Telan seluruh atau sebagian tablet tanpa menghancurkan atau mengunyah.

Telan seluruh kapsul. Jika Anda memiliki kesulitan menelan kapsul, beri tahu dokter atau apoteker. Beberapa merek dapat dibuka dan isinya ditaburi ke sesendok makanan lunak seperti saus apel atau puding. Segera telan campuran makanan / obat tanpa dikunyah. Jangan mempersiapkan campuran untuk penggunaan di waktu berikutnya. Minum segelas air dingin setelah menggunakan dosis untuk memastikan Anda menelan semua obat. Tanyakan apoteker Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang merek yang Anda gunakan.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat paling banyak. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan lebih sering daripada yang ditentukan. Jangan menggunakan lebih dari 20 miliekuivalen per dosis.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau jika Anda memiliki gejala kalium rendah dalam darah (seperti denyut jantung tidak teratur, kelemahan otot / kram).

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Kalium Klorida?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Kalium Klorida untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Hipokalemia

Parenteral:

40-100 mEq Kalium Klorida untuk injeksi yang diencerkan dalam jumlah dan jenis larutan yang tepat untuk intravena infus sekali pada tingkat yang tidak melebihi 10 sampai 40 mEq / jam.

Oral:

40-100 mEq oral sekali sehari diberikan dalam dosis yang terbagi sama besar menggunakan formulasi yang meliputi tablet biasa atau kapsul, tablet ukuran besar atau kapsul, tablet larut, larutan oral atau bubuk untuk dicampur dengan volume air atau yang tepat .

Dosis Dewasa biasa untuk Pencegahan Hipokalemia

Parenteral:

10 sampai 40 mEq Kalium Klorida untuk injeksi diencerkan dalam jumlah dan jenis larutan yang tepat untuk intravena infus sekali pada tingkat yang tidak melebihi 40 mEq / jam.

Oral:

10 sampai 20 mEq oral sekali sehari diberikan dalam dosis yang terbagi menggunakan formulasi yang meliputi tablet biasa atau kapsul, tablet ukuran besar atau kapsul, tablet larut, larutan oral atau bubuk untuk dicampur dengan volume air atau jus yang tepat.

Bagaimana dosis Kalium Klorida untuk anak-anak?

Dosis Anak-anak biasa untuk Hipokalemia

Pengobatan hipokalemia: Catatan: dosis / rekomendasi tingkat infus tersedia dalam bermacam-macam metode; Terapi harus dipandu oleh kondisi pasien dan pedoman kelembagaan tertentu.

Bayi dan Anak-anak:

Oral: 2-5 mEq / kg / hari dalam dosis yang terbagi; tidak melebihi 1-2 mEq / kg sebagai dosis tunggal; jika terjadi defisit yang parah atau kehilangan berkelanjutan yang besar, rute IV harus dipertimbangkan dengan rute penggunaan yang lebih baik.

Infus IV intermiten (harus diencerkan sebelum penggunaan): 0,5-1 mEq / kg / dosis (dosis maksimum: 40 mEq) untuk diinfus pada 0,3-0,5 mEq / kg / jam (maksimum dosis / tingkat: 1 mEq / kg / jam ); kemudian diulang sesuai kebutuhan berdasarkan hasik laboratorium yang diperoleh; deplesi parah atau kehilangan yang berkelanjutan mungkin memerlukan lebih dari 200% dari kebutuhan harian yang normal.

Dosis anak-anak biasa untuk Pencegahan Hipokalemia

Dosis IV pada anak harus dimasukkan ke dalam cairan pemeliharaan IV. Penggunaan intermiten kalium IV harus disediakan untuk situasi deplesi parah. Pemantauan EKG terus menerus harus dilakukan untuk dosis intermiten yang lebih besar dari 0,5 mEq / kg / jam.

Kebutuhan normal sehari-hari: Oral atau IV:

Bayi: 2-6 mEq / kg / hari

Anak-anak: 2-3 mEq / kg / hari

Dalam dosis apakah Kalium Klorida tersedia?

K-LOR 20 mEq (Potassium Chloride untuk larutam oral, USP) diberikan dalam karton terdiri dari 30 paket dan dalam karton 100 paket (NDC 0074-3611-02). Setiap paket berisi potasium, 20 mEq, dan klorida, 20 mEq, disediakan oleh Kalium Klorida, 1,5 g.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Kalium Klorida?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti Anda akan pingsan.

Hentikan menggunakan Kalium Klorida dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • Kebingungan, kecemasan, perasaan seperti Anda akan pingsan
  • Detak jantung tidak merata
  • Haus yang ekstrem, peningkatan buang air kecil
  • Ketidaknyamanan pada kaki
  • Kelemahan otot atau perasaan lemas
  • Mati rasa atau perasaan geli di tangan atau kaki, atau sekitar mulut Anda
  • Sakit perut yang parah, diare terus menerus atau muntah
  • Tinja hitam atau tinja berdarah
  • Batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi

Efek samping yang tidak begitu serius mungkin termasuk:

  • Mual ringan atau sakit perut
  • Diare ringan sesekali
  • Sedikit kesemutan di tangan atau kaki
  • Adanya tablet Kalium Klorida dalam tinja Anda

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Kalium Klorida?

Sebelum menggunakan kalium, beritahu dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki alergi. Produk ini mungkin mengandung bahan-bahan aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lainnya. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk lebih jelasnya.

Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter atau apoteker tentang riwayat kesehatan Anda, terutama dari: masalah jantung, masalah ginjal, dan kadar kalium dalam darah.

Karena laporan yang jarang dari adanya tukak lambung/tukak usus dan perdarahan karena penggunaan produk kalium ukuran besar, penggunaan bentuk cair dari kalium lebih disukai. Beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki masalah tenggorokan / perut / usus seperti penyumbatan, penyempitan, atau bisul.

Sebelum menjalani operasi, beri tahu dokter atau dokter gigi tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat non reseo, dan produk herbal).

Sebelum menggunakan suplemen kalium lain atau pengganti garam yang mengandung kalium, konsultasikan dengan dokter atau apoteker. Terlalu banyak kalium dapat menyebabkan efek samping yang serius. (Lihat juga bagian Overdosis.)

Selama kehamilan, obat ini harus digunakan hanya ketika dibutuhkan. Diskusikan risiko dan manfaat dengan dokter Anda.

Apakah Kalium Klorida aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko yang minimal untuk bayi bila digunakan selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Kalium Klorida?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Hipokalemia tidak seharusnya diobati dengan pemberian garam kalium dan diuretik kalium, misalnya, spironolactone, triamterene, atau amilorid, karena pemberian secara serentak produk-produk ini dapat menghasilkan hiperkalemia berat.

Interaksi dengan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor

Angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor (misalnya, kaptopril, enalapril) akan menghasilkan beberapa retensi kalium dengan menghambat produksi aldosteron. Suplemen kalium harus diberikan kepada pasien yang menerima ACE inhibitor hanya dengan pengawasan yang ketat.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Kalium Klorida?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Kalium Klorida?

Sebelum menggunakan obat ini, beritahu dokter atau apoteker tentang riwayat kesehatan Anda, terutama jika terdapat: masalah jantung, masalah ginjal, kadar kalium dalam darah tinggi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan