Nama Generik: Ivabradine Merek: Coralan.

Penggunaan

Untuk apa ivabradine?

Ivabradine (Procoralan) adalah obat yang digunakan untuk mengobati gagal jantung kronis dan gejala-gejala angina kronis pada orang dewasa yang kurang cocok atau tidak dapat mengonsumsi beta blockers. Obat ini juga dapat dikombinasikan dengan beta blockers pada pasien yang dosis optimal beta blockers-nya kurang.

Bagaimana cara penggunaan ivabradine?

Tablet Ivabradine dikonsumsi secara rutin. Obat ini digunakan dua kali sehari pada waktu makan (pada waktu sarapan dan makan malam). Tablet diminum dengan air.

Dosis yang diresepkan tergantung oleh kondisi yang diobati dan sebaik apa kondisi tersebut dikontrol. Ikuti instruksi yang diberikan oleh dokter Anda. Instruksi akan ditulis pada label yang diberikan oleh apoteker Anda di dalam kemasan obat.

Hindari jus grapefruit saat menggunakan obat ini. Jus grapefruit dapat mempengaruhi metabolisme ivabradine dan dapat meningkatkan jumlah obat di dalam darah, berisiko meningkatkan timbulnya efek samping.

Bagaimana cara penyimpanan ivabradine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis ivabradine untuk orang dewasa?

Dewasa: PO- awal: dosis yang direkomendasikan adalah 5mg dua kali sehari. Tingkatkan hingga 7.5 mg dua kali sehari setelah 3-4 minggu bila diperlukan. Dapat dikurangi hingga 2.5-5 mg dua kali sehari bila diperlukan

Bagaimana dosis ivabradine untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum ditetapkan. Konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah ivabradine tersedia?

Tablet, oral: 5 mg, 7.5mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena ivabradine?

Efek sampng termasuk :

Sangat umum (mempengaruhi lebih dari 1:10 orang):

  • fenomena visual terang (orang yang mengalami efek samping ini mendeskripsikannya sebagai meningkatnya pencahayaan dalam area penglihatan yang terbatas pada waktu yang singkat – lihat peringatan di atas)

Umum (mempengaruhi antara 1:10 dan 1:100 orang):

  • penglihatan yang kabur
  • denyut jantung yang lambat (bradycardia)
  • konduksi impuls elektrik yang melambat antara ruang-ruang pada jantung (penyumbatan atrioventrikular tingkat satu)
  • sakit kepala (umumnya pada bulan pertama pengobatan)
  • pusing
  • tekanan darah yang tidak terkontrol

Tidak umum (mempengaruhi antara 1:100 dan 1:1000 orang):

  • pingsan
  • perasaan lemah atau lelah
  • tekanan darah rendah (hipotensi)
  • kesadaran akan denyut jantung (palpitasi)
  • denyut jantung ekstra (supraventricular extrasystoles)
  • ritme jantung yang tidak normal, terlihat pada ECG sebagai ‘prolonged QT interval’
  • napas yang pendek
  • sensasi berputar (vertigo)
  • gangguan pada pencernaan seperti mual, konstipasi, diare, dan nyeri pada abdomen
  • ruam
  • reaksi alergi yang terkait dengan pembengkakan pada wajah, lidah, atau tenggorokan (angioedema)
  • kram otot
  • peningkatan jumlah sel darah putih yang disebut eosinophils (eosinophilia)
  • peningkatan kreatinin pada darah
  • tingginya tingkat asam urat pada darah (hyperuricaemia)
  • masalah dengan penglihatan, seperti penglihatan ganda

Jarang (mempengaruhi antara 1:1000 dan 1:10,000 orang):

  • merasa tidak enak badan
  • gatal pada kulit, kemerahan, ruam

Sangat jarang (mempengaruhi kurang dari 1:10,000 orang):

  • masalah jantung seperti penyumbatan jantung tingkat 2 atau 3, sindrom sinus sakit atau ritme jantung yang abnormal yang biasa disebut fibrilasi atrial

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan ivabradine?

Sebelum menggunakan Ivabradine, beri tahu dokter apabila Anda memiliki:

  • gagal jantung yang tidak stabil atau tiba-tiba
  • angina berat yang muncul dengan atau tanpa kegiatan apapun dan tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan (angina yang tidak stabil).
  • denyut jantung istirahat lebih lambat dari 70 denyut per menit sebelum pengobatan dimulai
  • serangan jantung (infraksi myokardial akut)
  • kegagalan jantung untuk mempertahankan sirkulasi darah yang cukup (syok kardiogenik)
  • masalah yang umum pada orang tua, terkait dengan kurangnya kontrol dari kinerja jantung (sindrom sinus sakit)
  • gagalnya impuls listrik yang menyebabkan detak jantung tidak sesuai dengan pacu jantung, yang kemudian menyebabkan menurunnya fungsi jantung (penyumbatan sino-atrial jantung)
  • cacat serius pada jalan impuls listrik jantung yang mengakibatkan penurunan fungsi jantung (penyumbatan jantung tingkat 2 dan 3)
  • alat pacu jantung buatan
  • tekanan darah yang sangat rendah (di bawah 90/50mmhg)
  • fungsi hati yang sangat menurun
  • kehamilan
  • menyusui
  • masalah intoleransi galaktosa turunan yang jarang terjadi, defisiensi lapp lactase atau malabsorbsi glukosa-galaktosa (tablet ivabradine mengandung laktosa)
  • tipe denyut jantung yang tidak biasa yang disebut fibrilasi atrial (AF) atau dengan denyut jantung tidak biasa lain (aritmia) yang mempengaruhi fungsi alat pacu jantung alami.
  • mengalami stroke baru-baru ini
  • anda anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun

Apakah ivabradine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko

B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C= Mungkin berisiko

D= Ada bukti positif dari risiko

X= Kontraindikasi

N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan ivabradine?

Meskipun beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi obat mungkin terjadi. Pada kasus-kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang perlu dilakukan. Beri tahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda menggunakan obat-obatan resep atau non-resep lain.

Mungkin ada peningkatan risiko dari ritme jantung abnormal apabila obat ini dikombinasikan dengan obat-obatan lain yang dapat memperpanjang interval QT pada ECG, seperti yang disertakan di bawah. Obat-obatan ini tidak direkomendasikan untuk penggunaan bersama Ivabradine. Apabila anda harus menggunakan salah satu dari obat-obatan ini saat menggunakan ivabradine fungsi jantung Anda harus diawasi:

  • obat-obatan untuk denyut jantung abnormal (anti-aritmik) seperti amiodarone, disopyramide, sotalol, quinidine, dronedarone
  • antidepresan tertentu, seperti citalopram, escitalopram, clomipramine
  • antimalaria tertentu, seperti mefloquine, halofantrine, riamet
  • antimicrobial tertentu, seperti erythromycin, clarithromycin, moxifloxacin or pentamidine
  • antipsikotik tertentu, seperti pimozide, sertindole, thioridazine, haloperidol
  • cisapride (sudah tidak tersedia di inggris)
  • methadone
  • ranolazine
  • tolterodine
  • vardenafil

Terdapat pula peningkatan risiko dari ritme jantung yang tidak normal apabila diuretik yang menurunkan kadar kalium dalam darah seperti furosemida atau bendroflumethiazida, digunakan dengan Ivabradine.

Obat-obatan berikut dapat meningkatkan jumlah Ivabradine pada darah dan ini dapat meningkatkan risiko dari efek-efek samping. Obat-obatan ini tidak boleh digunakan dengan ivabradine:

  • antifungal azole, seperti ketoconazole atau itraconazole (fluconazole dapat digunakan namun dosis ivabradine mungkin harus dikurangi apabila rangkaian multidosis fluconazole digunakan)
  • antibiotik macrolide, seperti clarithromycin, erythromycin, telithromycin
  • Nefazodone
  • penghambat protease untuk infeksi HIV, seperti nelfinavir, ritonavir
  • Diltiazem dan verapamil juga dapat meningkatkan kadar ivabradine pada darah, dan juga memperlambat denyut jantung. Ini dapat berakibat pada denyut jantung terlalu diperlambat. Oleh sebab itu, penggunaan obat ini bersamaan dengan diltiazem atau verapamil tidak direkomendasikan.

Obat-obatan berikut dapat mengurangi kadar ivabradine pada darah dan mengurangi efektivitas dari obat ini:

  • Barbiturates, seperti phenobarbital
  • Phenytoin
  • Rifampicin
  • pengobatan herbal dengan st john’s wort (Hypericum perforatum)—direkomendasikan untuk menghindari penggunaannya apabila Anda menggunakan ivabradine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan ivabradine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan ivabradine?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • fungsi liver yang menurun
  • fungsi ginjal yang sangat menurun (tingkat pengeluaran kreatinin dibawah 15ml/min)
  • tekanan darah rendah yang ringan hingga sedang (hipotensi)
  • gagal jantung berat
  • ritme jantung yang abnormal, terlihat pada ECG sebagai ‘prolonged QT interval’
  • penyakit mata yang disebut retinitis pigmentosa (aktivitas berlebih dari sel pigmen retina).

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan