Nama Generik: Halofantrine Merek: .

Penggunaan

Untuk apa halofantrine?

Halofantrine adalah obat antimalaria. Tidak diketahui dengan pasti bagaimana cara halofantrine bekerja. Halofantrine juga dapat digunakan untuk tujuan selain yang tercantum dalam panduan pengobatan.

Bagaimana cara penggunaan Halofantrine?

Gunakan halofantrine persis seperti yang diinstruksikan oleh dokter. Jika Anda tidak mengerti, tanyakan kepada apoteker, perawat, atau dokter untuk menjelaskan kepada Anda.

Campurkan  setiap dosis dengan segelas penuh air. Konsumsi halofantrine saat perut kosong, setidaknya satu jam sebelum atau dua jam setelah makanan. Mengonsumsi halofantrine saat makan dapat meningkatkan risiko detak jantung tidak teratur.

Bagaimana cara penyimpanan Halofantrine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.     Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis halofantrine untuk orang dewasa?

Pasien nonimmune: 500 mg setiap 6 jam selama 3 dosis; ulangi saja dalam 7 hari.

Pasien semi-imun: 500 mg setiap 6 jam selama 3 dosis. Pertimbangan dapat diberikan untuk menghilangkan bagian kedua.

Apa dosis Halofantrine untuk anak?

<18 tahun, <40 kg: 8 mg / kg per setiap 6 jam selama 3 dosis. Ulangi dalam 7 hari jika pasien nonimun.

<18 tahun< 40 kg: Pasien nonoimun : 500 mg setiap 6 jam selama 3 dosis; ulangi dalam 7 hari. Pasien semi-imun: 500 mg oral setiap 6 jam selama 3 dosis. Pertimbangan dapat diberikan untuk menghilangkan bagian kedua.

Dalam bentuk apakah Halofantrine tersedia?

Obat ini tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

Tablet, Oral: 250 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena halofantrine?

Berhenti menggunakan halofantrine dan segera menghubungi bantuan medis darurat atau hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • reaksi alergi (pembengkakan bibir, wajah, atau lidah, sesak napas, kesulitan bernafas, penutupan tenggorokan, atau gatal-gatal)
  • detak jantung cepat atau tidak teratur
  • pusing atau pingsan
  • sakit dada
  • kesadaran menurun atau kejang.

Efek samping yang kurang serius juga mungkin terjadi. Lanjutkan menggunakan halofantrine dan beri tahu dengan dokter Anda jika Anda mengalami:

  • mual, muntah, diare, atau kehilangan nafsu makan
  • sakit perut, pusing
  • sakit kepala
  • batuk
  • gatal
  • menggigil atau tremor
  • atau nyeri otot

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan halofantrine?

Dalam kasus yang jarang terjadi, halofantrine dapat mempengaruhi jantung, menyebabkan detak jantung tidak teratur, yang dapat mengakibatkan kematian. Jangan menggunakan halofantrine jika Anda memiliki kondisi jantung seperti detak jantung tidak teratur atau riwayat detak jantung tidak teratur; riwayat interval QT berkepanjangan; riwayat keluarga bawaan sindrom long interval QT; blok jantung atau gangguan konduksi lainnya; atau pingsan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko denyut jantung tidak teratur dan kematian saat mengambil halofantrine.

Apakah Halofantrine aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan halofantrine?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

Halofantrine tidak boleh digunakan selama atau setelah pengobatan dengan mefloquine (Lariam). Menggunakan obat ini bersama-sama dapat meningkatkan risiko denyut jantung tidak teratur berpotensi fatal.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Halofantrine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan dapat berinteraksi dengan Halofantrine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • masalah jantung
  • detak jantung abnormal
  • kekurangan tiamin
  • tiba-tiba pingsan – kondisi ini meningkatkan kemungkinan efek samping yang mempengaruhi jantung, termasuk denyut jantung tidak teratur.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016