Glicab: Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dan Lain-Lain

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Glicab Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Kegunaan Glicab

Apa itu Glicab?

Glicab adalah obat oral diabetes yang berguna untuk menurunkan kadar gula dalam darah orang dengan diabetes. Penggunaan Glicab hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki diabetes tipe dua (tidak memiliki ketergantungan terhadap insulin). Penggunaan obat ini bersamaan dengan program diet dan olahraga dapat membantu pasien diabetesi terhindar dari kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, amputasi, atau masalah fungsi seksual. Kontrol gula darah yang tepat juga membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Glicab merupakan merek dagang dari gliclazide, artinya bahan aktif yang terkandung dalam obat ini adalah gliclazide, sehingga cara kerjanya pun sama dengan obat gliclazide. Glicab adalah obat golongan sulfonilurea yang bekerja dengan cara merangsang pelepasan insulin oleh pankreas sehingga glukosa dapat masuk ke dalam tubuh untuk dipecah menjadi energi.

Bagaimana aturan minum Glicab?

Ikuti anjuran dokter Anda ketika mengonsumsi obat ini. Obat ini biasanya diminum satu hingga dua kali sehari bersamaan dengan makan.

Untuk mengurangi efek samping, dokter Anda mungkin akan memberikan dalam dosis rendah terlebih dulu baru meningkatkannya secara bertahap. Dosis Glicab yang diberikan telah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan respons tubuh Anda terhadap obat ini. Jangan mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Minumlah obat ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Untuk memudahkan Anda mengingat, konsumsilah pada waktu yang sama setiap harinya bersamaan dengan jadwal makan.

Jika kondisi Anda tak kunjung membaik atau bahkan memburuk, segera hubungi dokter Anda. Dokter Anda mungkin akan melakukan penyesuaian dosis atau bisa juga mengganti pengobatan.

Bagaimana aturan menyimpan Glicab?

Simpanlah obat ini pada suhu ruang, berkisar 15 – 30 derajat Celcius. Jauhkan obat ini dari cahaya langsung dan suhu panas. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap, seperti kamar mandi atau wastafel. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Jangan menyiram atau membuang obat ini ke toilet atau saluran pembuangan kecuali diinstruksikan. Buang produk ini ketika telah mencapai masa kedaluwarsa atau tak lagi digunakan. Konsultasikan dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang obat ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Glicab pada pasien dewasa?

Dosis awal: 40 – 80 mg per hari. Dapat ditingkatkan menjadi 320 mg jika diperlukan.

Dosis yang melebihi 160 mg per hari dapat diberikan dalam dosis yang terbagi dua.

Untuk modified release tablet: 30 mg, satu kali sehari dan dapat ditingkatkan sampai maksimal 120 mg per hari. Peningkatan dosis dilakukan setidaknya satu bulan setelah pengobatan.

Bagaimana dosis Glicab pada pasien anak-anak?

Dosis pada pasien anak-anak belum ditetapkan. Konsultasikan dengan dokter Anda terkait penggunaan obat yang tepat untuk anak Anda.

Dalam dosis dan sediaan apakah Glicab tersedia?

Tablet, Oral: 80 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin muncul akibat konsumsi Glicab?

Efek samping yang paling umum terjadi pada mereka yang mengonsumsi obat penurun gula darah adalah hipoglikemia. Tanda-tanda jika Anda mengalami hipoglikemia adalah:

  • Badan gemetar
  • Pusing
  • Pandangan kabur
  • Mual
  • Berkeringat
  • Kesemutan
  • Sesak napas
  • Mengantuk

Pertolongan pertama pada gula darah rendah adalah melalui pemberian makanan yang mengandung gula secara oral. Anda dapat memberikan gula pasir, permen, madu, atau minuman soda non-diet untuk meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Hipoglikemia yang tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan kejang, pingsan, bahkan kematian.

Gejala hiperglikemia juga bisa terjadi, seperti rasa haus berlebih, meningkatnya frekuensi buang air kecil, kebingungan, rasa kantuk, wajah memerah, bernapas cepat, dan napas bau buah. Informasikan kepada dokter Anda jika mengalami hal ini. Anda mungkin membutuhkan penambahan dosis.

Segera hubungi dokter Anda jika menemukan gejala alergi terhadap gliclazide yang terdapat dalam Glicab. Gejala alergi obat ini meliputi gatal-gatal, bercak merah sekujur tubuh, bengkak pada area wajah/mata/bibir/lidah/tenggorokan, serta sesak napas.

Efek samping terhadap gliclazide juga dapat menyebabkan kelainan pencernaan, di antaranya:

  • Sakit perut dan rasa tidak nyaman
  • Merasa tidak enak badan
  • Muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Diare
  • Sembelit

Beberapa efek samping lain yang mungkin terjadi akibat konsumsi gliclazide dalam Glicab adalah:

  • Perasaan tertekan di dada
  • Sakit kepala
  • Sakit punggung
  • Rhinitis
  • Bronkitis
  • Faringitis
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Infeksi virus
  • Kelainan pada kulit

Daftar di atas bukanlah daftar lengkap terkait efek samping yang mungkin dihasilkan oleh obat ini. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kemungkinan efek samping yang Anda khawatirkan akan terjadi.

Peringatan dan Pencegahan

Apa yang harus saya perhatikan sebelum mengonsumsi Glicab?

  • Informasikan kepada dokter Anda jika memiliki alergi obat, terutama alergi pada gliclazide. Informasikan alergi lain yang Anda miliki termasuk alergi pada tanaman herbal atau makanan tertentu. Obat ini mungkin saja mengandung bahan campuran lain yang dapat menyebabkan alergi
  • Anda tidak dapat mengonsumsi Glicab jika Anda memiliki diabetes tipe 1 (memiliki ketergantungan pada insulin) atau diabetes ketoasidosis, serta defisiensi G6PD
  • Anda sebaiknya tidak menggunakan obat ini sehabis mengalami trauma (benturan keras), infeksi, atau baru saja menjalani operasi
  • Sebelum mengonsumsi Glicab, informasikan kepada dokter Anda mengenai riwayat kesehatan yang Anda miliki termasuk penyakit yang pernah dan sedang diderita. Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang memiliki masalah pada ginjal, jantung, atau hati, memiliki penyakit porphyria (penyakit bawaan yang memengaruhi hati atau sumsum tulang)
  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai seluruh obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Beberapa obat tidak dapat dikonsumsi bersamaan karena akan menurunkan kinerja salah satu obat atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping
  • Glicab tidak digunakan untuk mengobati diabetes pada anak-anak
  • Obat ini mungkin dapat menyebabkan pandangan kabur, rasa pusing, atau rasa kantuk yang parah akibat turun atau naiknya kadar gula dalam darah secara drastis. Hindari aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan tinggi, seperti menyetir, sebelum mengetahui bagaimana respons tubuh Anda terhadap pengobatan ini
  • Informasikan kepada dokter jika Anda hendak menjalani operasi, termasuk operasi gigi. Beri tahu dokter, atau dokter gigi Anda mengenai penggunaan Glicab
  • Informasikan kepada dokter jika Anda berencana hamil atau tengah hamil namun harus melakukan kontrol gula darah. Dokter Anda mungkin akan mempersiapkan alternatif pengobatan atau melakukan penyesuaian dosis

Interaksi Obat

Obat-obatan apa saja yang mungkin berinteraksi dengan Glicab?

Beberapa obat tertentu tidak dapat diresepkan bersama-sama karena dapat menimbulkan interaksi obat. Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Dokter Anda mungkin meresepkan kedua obat yang dapat menimbulkan interaksi secara bersamaan jika memang dibutuhkan.

Simpan semua daftar obat yang pernah atau sedang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep, tanpa resep, vitamin, dan produk herbal). Konsultasikan dengan dokter Anda atau apoteker. Berikut adalah beberapa daftar obat yang mungkin akan berinteraksi dengan Glicab:

  • ACE inhibitor
  • Obat-obatan diabetes, seperti acarbose, insulin, atau metformin
  • Beta blocker, seperti metoprolol, propranolol, timolol
  • Sulfonamide
  • Phenylbutazone
  • Clarithromycin
  • Obat-obatan antiperadangan non steroid (NSAID), seperti ibuprofen
  • Chlorpromazine
  • Glucocorticoids
  • Ritodrine
  • Salbutamol
  • Terbutaline
  • Antikoagulan
  • Miconazole

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami keadaan gawat darurat atau overdosis?

Segera hubungi bantuan darurat medis (119) atau segeralah ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan jika seseorang mengalami gejala overdosis serius seperti pingsan dan kesulitan dalam bernapas. Overdosis Glicab dapat menyebabkan hipoglikemia. Penanganan pertama dapat dengan cara konsumsi gula/karbohidrat secara oral.

Bagaimana jika saya melupakan jadwal minum obat?

Minumlah dosis yang terlewat sesegera mungkin ketika Anda mengingatnya. Namun, jika jaraknya sudah terlalu dekat dengan jadwal selanjutnya, lewatkan jadwal yang terlupakan. Lanjutkan minum obat pada jadwal reguler. Minumlah obat ini bersamaan dengan makanan. Jangan menggandakan dosis pada satu kali jadwal minum obat.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca