Fluimucil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Nama Generik: Fluimucil Merek: Fluimucil.

Fungsi dan Kegunaan

Untuk apa obat Fluimucil digunakan?

Fluimucil adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit pada saluran pernapasan yang ditandai dengan dahak yang berlebihan, misalnya, bronkitis akut atau kronis, emfisema paru, mucoviscidosis dan bronchiectasis. Obat Fluimucil mengandung acetylcysteine.

Acetylcysteine adalah obat yang berfungsi mengencerkan dahak pada penyakit saluran pernafasan di mana terjadi banyak lendir atau dahak. Obat ini digunakan sebagai terapi pada orang dengan kondisi paru-paru tertentu seperti cystic fibrosis, emfisema, bronkitis, pneumonia, atau tuberkulosis. Obat ini adalah agen mukolitik yang juga dikenal sebagai N-acetylcysteine atau N-acetyl-L-cysteine (NAC).

Sebagai agen mukolitik, acetylcysteine bekerja dengan cara memecah serat asam mukopolisakarida yang membuat dahak lebih encer dan mengurangi adhesi lendir pada dinding tenggorokan sehingga mempermudah pengeluaran lendir pada saat batuk. Obat ini juga digunakan untuk mengobati keracunan paracetamol.

Bagaimana aturan pakai Fluimucil?

Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan intravena, sediaan oral (misalnya tablet), atau nebulasi/inhalasi. Fluimucil dalam bentuk kapsul sebaiknya dikonsumsi setelah makan, dengan air putih secukupnya.

Untuk effervescent tablet, larutkan 1 tablet dalam segelas air putih kurang lebih 240 ml. Obat Fluimucil yang mengandung N-acetylcysteine dan berperan sebagai agen mukolitik ini harus dibantu dengan asupan cairan yang cukup.

Usahakan Anda mendapatkan asupan cairan yang cukup selama mengonsumsi obat ini. Lama penggunaan tergantung pada jenis dan keparahan penyakit, dan harus ditetapkan oleh dokter. Obat ini biasa digunakan dalam pengobatan dalam jangka waktu 5-10 hari.

Pada pengobatan bronkhitis kronik dan mukovisidosis, harus digunakan dalam jangka waktu yang lama. Tujuannya untuk mencegah potensi infeksi.

Bagaimana cara menyimpan Fluimucil?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Fluimucil untuk dewasa?

  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk kapsul pada orang dewasa adalah 2-3 kali sehari 1 kapsul.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk effervescent tablet pada orang dewasa adalah 1 tablet/hari (sebaiknya dimalam hari).
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk granul pada orang dewasa adalah 2-3 kali sehari 200 mg.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk sirup kering pada orang dewasa adalah 2-3 kali sehari 10 ml.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk nebulize pada orang dewasa adalah adalah 1 amp 1-2 kali sehari.
  • Dosis Fluimucil, sediaan oral sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada orang dewasa dalam bentuk lozenges (tablet hisap), granul atau tablet effervescent adalah 600 mg/hari sebagai dosis tunggal atau dibagi 3 dosis, 200 mg tiga kali sehari.
  • Dosis Fluimucil, sediaan oral untuk menangani keracunan paracetamol pada orang dewasa adalah larutan 140 mg/kg dilanjutkan dengan 70 mg/kg setiap 4 jam.
  • Dosis Fluimucil, sediaan intravena untuk menangani kasus keracunan paracetamol pada orang dewasa adalah 150 mg/kg (maks: 16.5 g) dalam 200 ml pengencer selama 60 menit, dilanjutkan dengan 50 mg/kg (maks: 5.5 g) dalam 500 ml pengencer selama 4 jam berikutnya, kemudian 100 mg/kg (maks: 11 g) dilarutkan dalam 1 liter pengencer selama 16 jam berikutnya.
  • Dosis Fluimucil, sediaan endotracheal sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada orang dewasa adalah larutan 10% atau 20% diberikan 1-2 ml setiap jam.
  • Dosis Fluimucil, sediaan inhalasi/nebulasi sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada orang dewasa adalah larutan 10%: 3-4 kali sehari 6-10 ml, bisa ditingkatkan sampai 2-20 ml setiap 2-6 jam. Larutan 20%: 3-4 x sehari 3-5 ml, bisa ditingkatkan sampai 1-10 ml setiap 2-6 jam.

Berapa dosis Fluimucil untuk anak-anak?

  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk kapsul pada anak-anak usia 6-14 tahun adalah 2 kali sehari 1 kapsul.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk effervescent tablet pada anak-anak adalah 1 tablet/hari (sebaiknya di malam hari).
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk granul pada anak-anak adalah 2-4 x sehari 100 mg.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk sirup kering (dry syrup) pada anak-anak adalah 2-4 x sehari 5 ml.
  • Dosis Fluimucil, dalam bentuk nebulize pada anak-anak adalah 1 amp 1-2 kali sehari.
  • Dosis Fluimucil, sediaan oral sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada anak-anak dalam bentuk lozenges (tablet hisap), granul atau tablet effervescent adalah anak usia 1 bulan sampai 2 tahun, 2 kali sehari 100 mg. Anak usia 2 sampai 7 tahun adalah 2 kali sehari 200 mg dan dosis anak usia 7 tahun ke atas sama seperti orang dewasa.
  • Dosis Fluimucil, sediaan oral untuk menangani keracunan paracetamol pada anak-anak adalah sama seperti orang dewasa.
  • Dosis Fluimucil, sediaan intravena untuk menangani kasus keracunan paracetamol pada anak-anak berat badan kurang dari 20 kg adalah 150 mg/kg dalam 3 ml/kg pengencer selama 60 menit, dilanjutkan dengan 50 m /kg dilarutkan dalam 7 ml/kg pengencer selama 4 jam, kemudian 100 mg/kg dalam 14 ml/kg pengencer selama 16 jam. Dosis anak dengan berat badan 20-40 kg adalah 150 mg/kg dalam 100 ml pengencer selama 60 menit, dilanjutkan dengan 50 mg/kg dalam 250 ml pengencer selama 4 jam, kemudian 100 mg/kg dalam 500 ml pengencer selama 16 jam. Dosis anak dengan berat badan lebih dari 40 kg ┬ásama seperti dosis dewasa.
  • Dosis Fluimucil, sediaan endotracheal sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada anak-anak adalah sama seperti orang dewasa.
  • Dosis Fluimucil, sediaan inhalasi/nebulasi sebagai mukolitik (mengencerkan dahak) pada orang dewasa adalah sama seperti orang dewasa.

Dalam dosis dan sediaan apa Fluimucil tersedia?

Fluimucil tersedia dalam dosis sebagai berikut:

  • Fluimucil kapsul 200 mg, mengandung N-acetylcysteine 200 mg per kapsul.
  • Tablet effervescent tablet 600 mg, mengandung N-acetylcysteine 600 mg per tablet.
  • Fluimucil sirup kering (dry syrup) 100 mg, mengandung N-acetylcysteine 100 mg per 5 ml (1 sendok takar).
  • Sachet granules 200 mg, mengandung N-acetylcysteine 200 mg per sachet.
  • Pediatric powder 100 mg, mengandung N-acetylcysteine 100 mg per sachet.
  • Ampul 300 mg/3 ml (nebules), mengandung N-acetylcysteine 100 mg per ml.

Efek Samping

Apa efek samping Fluimucil yang mungkin terjadi?

  • Efek samping umum (namun jarang terjadi): rasa panas pada lambung, mual hingga muntah, diare.
  • Pada beberapa kasus yang terbatas dilaporkan adanya stomatitis atau sariawan, pusing dan telinga berdengung (tinnitus).
  • Reaksi alergi umum, seperti gatal-gatal, bentol kemerahan, kesulitan bernapas (bronkospasme), denyut jantung yang cepat dan turunnya tekanan darah.
  • Reaksi hiper-reaktif sistem bronchial, terjadinya bronkospasme yang menimbulkan gejala sesak nafas.
  • Hipersensitivitas secara individual, dilaporkan adanya kejadian perdarahan setelah pemberian N-acetylcysteine. Ketika tanda awal terjadinya reaksi hipersensitivitas mulai muncul, maka penggunaan Fluimucil harus dihentikan. Selanjutnya kembalilah ke dokter untuk penanganan selanjutnya.

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan dan Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Fluimucil?

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Fluimucil (acetylcysteine) adalah sebagai berikut :

  • Obat Fluimucil harus diberikan setelah asupan makanan pada pasien gastritis.
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk pasien diabetes melitus kecuali kadar glukosa darah telah terkontrol pada tingkat normal.
  • Pasien yang memiliki asma bronkial harus dipantau terhadap kemungkinan terjadinya bronkospasme. Jika bronkospasme terjadi, pengobatan harus segera dihentikan.
  • Obat Fluimucil dalam bentuk sediaan aerosol dapat memperburuk batuk pada pasien yang memiliki asma bronkial akut.
  • Penggunaan Fluimucil, terutama pada awal pengobatan, dapat mencairkan sekresi bronkus dan secara bersamaan meningkatkan volumenya. Jika pasien tidak mampu untuk meludah, perlu untuk membersihkan saluran udara dengan drainase postural atau menggunakan bronchosuction untuk menghindari retensi sekresi.
  • Bagi wanita hamil dan menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Fluimucil.
  • Tanyakanlah dosis Fluimucil untuk anak-anak kepada dokter.
  • Acetylcysteine bisa menyebabkan rasa kantuk pada sebagian orang. Hindarilah mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama mengonsumsi atau menggunakan obat ini.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Apakah Fluimucil aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai tentang apakah Fluimucil aman untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Menurut US Food and Drugs Administration (FDA) obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko pada beberapa penelitian).

Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Acetylcysteine selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Fluimucil?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan:

  • Sediaan oral: penggunaan bersamaan dengan antitusif dapat menyebabkan stasis lendir karena obat-obat yang memiliki efek antitusif bisa menekan refleks batuk. Oleh karena itu, kombinasi dua obat ini harus digunakan dengan hati-hati.
  • Penggunaan bersamaan dengan antibiotik tetracycline harus diberi jarak minimal 2 jam.
  • Penggunaan bersamaan dengan gliserol trinitrat (nitrogliserin) dapat menyebabkan peningkatan efek vasodilatasi atau pelebaran diameter pembuluh darah yang terjadi ketika otot- otot di dinding pembuluh darah mengendur (rileks) dan aliran darah.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Fluimucil?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Fluimucil?

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu dan harus mengonsumsi obat ini, perhatikanlah hal-hal berikut ini:

  • Pasien gastritis harus mengonsumsi Fluimucil setelah makan.
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk pasien diabetes melitus kecuali kadar glukosa darah telah terkontrol pada tingkat normal.
  • Pasien yang memiliki asma bronkial harus dipantau terhadap kemungkinan terjadinya bronkospasme. Jika bronkospasme terjadi, pengobatan harus segera dihentikan.

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Fluimucil dan apa efeknya?

Pada penggunaan yang berlebihan atau tertelan tidak disengaja, maka efek overdosis bisa saja terjadi. Adapaun tanda dan gejala sama seperti efek samping di atas namun lebih parah lagi. Sejauh ini tidak ada laporan efek samping serius ataupun gejala keracunan, walaupun dengan overdosis yang sangat tinggi.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 10, 2017 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2017

Yang juga perlu Anda baca