Nama Generik: Exenatide Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Exenatide digunakan?

Exenatide adalah obat untuk mengontrol gula darah tinggi pada orang yang memiliki diabetes tipe 2. Exenatide paling baik digunakan bersamaan dengan diet dan program latihan yang tepat. Mengontrol gula darah yang tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh, dan masalah fungsi seksual. Kontrol diabetes yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Exenatide termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai obat anti-diabetes. Obat ini bertindak mirip dengan hormon alami dalam tubuh (incretin). Obat ini bekerja dengan meningkatkan pelepasan insulin (terutama setelah makan) dan mengurangi jumlah gula yang dibuat oleh hati Anda. Obat ini juga memperlambat pencernaan makanan di perut Anda, mengurangi jumlah gula yang diserap dari makanan, dan dapat membantu mengurangi nafsu makan Anda.

Bagaimana aturan pakai obat Exenatide?

Ikuti panduan pengobatan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum Anda mulai menggunakan obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Sebelum menggunakan obat ini, periksalah keadaan visual produk ini. Jika terdapat partikel atau perubahan warna , jangan menggunakan cairan obat ini. Sebelum menyuntikkan setiap dosis, bersihkan area suntikan dengan alkohol. Ubahlah area suntikan setiap kali penggunaan dosis untuk mengurangi cedera di bawah kulit.

Suntikkan obat ini di bawah kulit paha, perut, atau lengan atas seperti yang diarahkan oleh dokter Anda, biasanya dua kali sehari. Suntikan harus dilakukan dalam waktu 60 menit sebelum makan pagi dan makan malam (atau sebelum dua menu makanan utama dalam satu hari, setidaknya terpisah 6 jam). Exenatide tidak boleh digunakan setelah makan karena tidak akan bekerja dengan baik.

Jika Anda juga menggunakan insulin, berikan exenatide dan insulin sebagai suntikan terpisah. Jangan mencampurnya. Anda mungkin menyuntikkan obat-obat ini di daerah yang sama pada tubuh, tetapi area suntikan tidak harus bersebelahan.

Karena exenatide dapat memperlambat pencernaan makanan atau obat-obatan dalam perut Anda, obat-obatan tertentu (seperti pil KB, antibiotik yang dikonsumsi) mungkin tidak bekerja dengan baik jika Anda mengonsumsinya pada waktu yang sama. Konsumsi pil KB atau antibiotik setidaknya 1 jam sebelum menggunakan exenatide. Jika Anda harus mengonsumsi obat-obatan ini dengan makanan,  konsumsilah dengan makanan atau camilan ketika Anda tidak menggunakan exenatide. Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang kapan untuk menggunakan obat Anda.

Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan. Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya. Untuk membantu Anda ingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari. Hati-hatilah dalam mengikuti rencana pengelolaan diabetes Anda, termasuk obat-obatan, diet, dan olahraga.

Periksa gula darah Anda secara teratur seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Perhatikan hasilnya dan beritahu dokter Anda. Katakan kepada dokter Anda jika pengukuran gula darah Anda seringkali terlalu tinggi atau terlalu rendah. Dokter Anda mungkin perlu menyesuaikan obat diabetes, program latihan, atau diet Anda.

Pelajari bagaimana cara untuk menyimpan dan membuang persediaan medis dengan aman. Konsultasikan dengan apoteker untuk lebih jelasnya. Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Exenatide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Exenatide?

Sebelum menggunakan Exenatide,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap exenatide atau obat lain.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep, obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau berencana untuk gunakan . Pastikan untuk menyebutkan salah satu dari obat berikut: enzyme (ACE) inhibitor angiotensin-converting seperti benazepril (Lotensin), captopril (Capoten), enalapril (Vasotec), fosinopril (Monopril), lisinopril (Prinivil, Zestril), moexipril (Univasc) , perindopril, (Aceon), quinapril (Accupril), ramipril (Altace), dan Trandolapril (Mavik); diuretik ( ‘pil air’); aspirin dan obat lain nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); obat untuk tekanan darah tinggi; sulfonilurea seperti klorpropamid (Diabinese), glimepiride (Amaryl), glipizide (Glucotrol), glyburide (DiaBeta, Micronase), tolazamida, dan tolbutamide; dan warfarin (Coumadin).
  • jika Anda menggunakan kontrasepsi oral (pil KB) atau antibiotik, gunakan setidaknya 1 jam sebelum Anda menggunakan suntikan exenatide. Jika Anda telah diberitahu untuk mengonsumsi obat-obatan ini dengan makanan, konsumsilah dengan makan atau camilan pada saat Anda tidak menggunakan exenatide.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda minum atau pernah mabuk alkohol dan jika Anda mengalami mual, muntah, dan diare atau berpikir Anda mungkin mengalami dehidrasiatau jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut setiap saat selama pengobatan Anda. Selain itu beritahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki pankreatitis (pembengkakan pankreas), batu empedu (endapan padat yang terbentuk di kandung empedu), tingkat  trigliserida (lemak) tinggi dalam darah; masalah perut yang parah; tekanan darah tinggi; atau penyakit ginjal.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan exenatide, hubungi dokter Anda.
  • Tanyakan dokter Anda tentang penggunaan yang aman dari minuman alkohol saat Anda menggunakan exenatide

Apakah obat Exenatide aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). (A = Tidak berisiko, B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C = Mungkin berisiko, D = Ada bukti positif dari risiko, X = Kontraindikasi, N = Tidak diketahui)

Studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko yang minimal untuk bayi bila digunakan selama menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Exenatide yang mungkin terjadi?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti Anda akan pingsan .

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • Pembengkakan di leher atau tenggorokan (tiroid yang membesar), suara serak, kesulitan menelan atau bernapas;
  • Membengkakan, meningkatnya berat badan, merasa sesak napas, buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali;
  • Mengantuk, kebingungan, perubahan mood, rasa haus yang meningkat, diare;
  • Nyeri di punggung tengah atau punggung bawah;
  • Sakit parah di perut bagian atas yang menyebar ke punggung, muntah; atau
  • Gula darah rendah (sakit kepala, rasa lapar, lemah, berkeringat, kebingungan, mudah marah, pusing, denyut jantung yang cepat, atau merasa gelisah).

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk:

  • Mual, sakit perut, diare atau sembelit
  • Penurunan berat badan
  • Terasa gatal atau benjolan keras di mana obat disuntikkan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Exenatide?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Digoxin
  • Warfarin

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Exenatide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Exenatide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Diabetic ketoacidosis (keton dalam darah) atau
  • Diabetes tipe 1-Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini. Insulin dibutuhkan untuk mengontrol kondisi ini.
  • Batu empedu
  • Penyakit ginjal (termasuk transplantasi ginjal)
  • Pankreatitis (radang pankreas), riwayat
  • Tumor tiroid-Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk.
  • Gastroparesis (tidak mengosongkan perut secara normal)
  • Penyakit ginjal parah
  • Sindrom multiple endokrin neoplasia tipe 2 (MEN 2) atau
  • Penyakit lambung atau penyakit usus, parah atau
  • Kanker tiroid, riwayat-tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Exenatide untuk dewasa?

Dosis Dewasa Biasa untuk Diabetes Tipe 2

Larutan subkutan: 5 mikrogram subkutan dua kali sehari dalam periode 60 menit sebelum makan pagi dan makan malam. Exenatide sebaiknya tidak diberikan setelah makan. Berdasarkan respon klinis, dosis dapat ditingkatkan menjadi 10 mikrogram dua kali sehari setelah 1 bulan terapi.

Bubuk subkutan untuk suntikan, extended release: 2 mg subkutan sekali setiap tujuh hari (seminggu), pada setiap saat sepanjang hari dan dengan atau tanpa makanan. Segera digunakan setelah bubuk dilarutkan.

Berapa dosis obat Exenatide untuk anak-anak?

Dosis belum ditetapkan pada pasien anak-anak. Obat ini mungkin tidak aman untuk anak Anda. Penting untuk selalu memahami keamanan obat sebelum menggunakannya. Silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa Exenatide tersedia?

Larutan, subkutan: 10 mcg/0,04 mL (2,4 mL), 5 mcg/0,02 mL (1,2 mL)

Suspensi, subkutan: 2 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Sakit perut parah
  • Muntah parah
  • Pusing
  • Gejala hipoglikemia

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 28, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan