Exemestane obat apa?

Oleh

Nama Generik: Exemestane Merek: Aromasin.

Penggunaan

Untuk apa exemestane?

Exemastene umumnya digunakan untuk pengobatan kanker payudara jenis tertentu (seperti kanker payudara reseptor hormon positif) pada wanita setelah menopause. Exemestane juga digunakan untuk mencegah terjadi kembalinya kanker. Beberapa kanker payudara berkembang cepat akibat hormon alami estrogen. Exemestane menurunkan kadar estrogen yang diproduksi tubuh dan memperlambat pertumbuhan kanker payudara.

Exemestane jarang digunakan oleh wanita berusia subur.

Bagaimana cara penggunaan exemestane?

Minum obat ini setelah makan, biasanya satu kali sehari atau sesuai instruksi dokter.

Dosis diberikan berdasarkan usia, berat badan, kondisi medis, respon terhadap pengobatan dan obat-obatan lain yang Anda gunakan. Pastikan Anda memberi tahu dokter atau apoteker obat-obatan yang Anda sedang atau telah gunakan, termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Karena obat ini dapat diserap melalui kulit dan paru-paru, wanita yang sedang hamil atau berpotensi hamil dilarang menyentuh atau menghirup serbuk dari tablet ini. (Lihat bagian Peringatan.)

Segera beri tahu dokter jika kondisi Anda memburuk (seperti muncul benjolan pada payudara).

Bagaimana cara penyimpanan exemestane?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis exemestane untuk orang dewasa?

Dosis umum dewasa untuk kanker payudara

Untuk kanker payudara tahap awal dan tahap lanjut, sosis rekomendasi: 25 mg diminum satu kali sehari setelah makan.

Pada wanita yang sudah mengalami menopause dengan kanker payudara tahap awal dan telah melakukan pengobatan tamoxifen selama 2 sampai 3 tahun, pengobatan dengan exemestane harus dilanjutkan jika kanker payudara tidak kambuh atau contralateral, sampai terapi endocrine lanjutan 5 tahun selesai.

Untuk pasien dengan kanker payudara tahap lanjut, pengobatan dengan exemestane dilanjutkan sampai perkembangan pada tumor terlihat.

Bagaimana dosis exemestane untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah exemestane tersedia?

Exemestane tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet, oral: 250 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena exemestane?

Efek samping umumnya meliputi muka memerah dan panas, rambut rontok, nyeri pada sendi, tulang atau otot, kelelahan, berkeringat yang tidak biasa, mual, diare, pusing dan kesulitan tidur.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius, seperti:

  • nyeri pada tulang
  • masalah penglihatan
  • pembengkakan pada tangan atau kaki
  • sesak napas
  • nyeri dada, mati rasa atau kelemahan mendadak, sakit kepala tiba-tiba, kebingungan, masalah pengilhatan, bicara atau keseimbangan.

Efek samping yang lebih ringan meliputi:

  • muka memerah dan panas
  • sakit kepala, perasaan lelah
  • cemas
  • nyeri sendi
  • sakit perut
  • depresi
  • masalah pada tidur (insomnia)
  • peningkatan keringat

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan exemestane?

Sebelum menggunakan Exemestane, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

  • beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada Exemestane atau obat lain.
  • beri tahu dokter dan apoteker apa saja obat-obatan, vitamin, suplemen dan produk herbal yang sedang atau akan Anda gunakan. Pastikan Anda menginformasikan obat-obatan: carbamazepine (Carbatrol, Epitol, Tegretol); obat-obatan yang mengandung estrogen seperti terapi pengganti hormon dan kontrasepsi hormonal (pil KB, patches, rings, dan suntikan); phenobarbital; phenytoin (Dilantin); dan rifampin (Rifadin, pada Rifater, pada Rifamate). Dokter Anda dapat mengubah dosis obat-obatan atau mengamati efek samping pada Anda.
  • beri tahu dokter jika Anda mengonsumsi produk herbal, terutama St. John’s wort.
  • beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah mengalami penyakit hati atau ginjal.
  • Anda harus tahu bahwa Exemestane hanya boleh digunakan pada wanita yang telah mengalami menopause dan tidak dapat hamil lagi. Namun, jika Anda sedang hamil atau menyusui, beri tahu dokter sebelum Anda memulai penggunaan obat ini. Exemestane dapat membahayakan janin.

Apakah exemestane aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan exemestane?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Carbamazepine
  • Enzalutamide
  • Fosphenytoin
  • Idelalisib
  • Mitotane
  • Nilotinib
  • Phenobarbital
  • Phenytoin
  • Primidone
  • Rifabutin
  • Rifampin
  • Rifapentine
  • St John’s Wort

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan exemestane?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan exemestane?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • masalah pada sumsum tulang (lymphocytopenia)
  • masalah pada tulang (osteoporosis, retak pada tulang) – Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi.
  • wanita hamil
  • wanita pada masa premenopausal (masih mengalami siklus menstruasi) – tidak boleh digunakan pada kelompok pasien ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca