Etoposide Obat Apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Etoposide Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Etoposide?

Etoposid adalah obat untuk yang dipakai untuk beberapa jenis kanker, misalnya kanker paru sel kecil. Obat ini biasanya digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan pengobatan kemoterapi lain. Etoposid bekerja dengan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Obat ini juga dikenal sebagai VP-16.

Etoposide juga dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis leukemia, limfoma, kanker ovarium, kanker testis, dan jenis kanker prostat tertentu.

Bagaimana aturan pakai obat Etoposide?

Gunakan obat ini sesuai yang ditentukan. Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan.

Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih sering tanpa persetujuan dokter Anda. Kondisi Anda tidak akan pulih lebih cepat dan risiko efek samping yang serius dapat ditingkatkan.

Hindari makan buah grapefruit saat menggunakan obat ini kecuali dokter Anda menginstruksikan Anda sebaliknya. Grapefruit dapat mengubah jumlah obat tertentu dalam aliran darah Anda. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Jangan berhenti minum obat ini, bahkan jika Anda merasa mual atau mengalami muntah. Jika Anda muntah sesaat setelah penggunaan dosis atau jika Anda melewatkan dosis, hubungi dokter Anda.

Karena debu yang mengandung obat ini dapat terhirup, wanita yang sedang hamil atau yang mungkin hamil sebaiknya tidak menangani atau memecahkan kapsul obat ini.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Etoposide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Etoposide?

Sebelum menggunakan etoposide,

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap etoposid, obat lain, atau salah satu bahan dalam kapsul etoposid. Tanyakan apoteker Anda untuk daftar bahan penyusun.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: cisplatin (Platinol), siklosporin (Gengraf, Neoral, Sandimmune). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping. Banyak obat-obatan lainnya juga dapat berinteraksi dengan etoposid, jadi pastikan untuk memberi tahu dokter Anda tentang semua obat yang Anda gunakan, bahkan yang tidak muncul di daftar ini.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Anda sebaiknya tidak hamil atau menyusui saat Anda menggunakan etoposid. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan etoposid, hubungi dokter Anda. Etoposid dapat membahayakan janin

Apakah obat Etoposide aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Studi menunjukkan bahwa etoposide mungkin berbahaya bagi janin sehingga tidak disarankan untuk digunakan saat hamil. Namun jika potensi manfaatnya untuk menyelamatkan nyawa ibu lebih besar dibanding risiko bahayanya, dokter mungkin akan memberikan etoposide.

Selalu konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat apapun saat Anda hamil atau menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Etoposide yang mungkin terjadi?

Efek samping yang umum termasuk mual, muntah, kehilangan nafsu makan, sakit perut, diare, kelelahan, atau rambut rontok sementara.

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda dari reaksi alergi seperti: demam, menggigil, berkeringat, detak jantung cepat, pingsan; gatal-gatal; sulit bernapas; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • Demam, menggigil, nyeri tubuh, gejala flu, luka di mulut dan tenggorokan
  • Mudah memar, perdarahan yang tidak biasa (hidung, mulut, vagina, atau dubur), bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit Anda
  • Kulit pucat, merasa pusing berat atau sesak napas, denyut jantung cepat, sulit berkonsentrasi
  • Nyeri perut atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, urin gelap, tinja seperti tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)
  • Masalah penglihatan
  • Kejang
  • Nyeri tiba-tiba atau ketidaknyamanan pada dada , mengi, batuk kering atau batuk pendek; atau
  • Reaksi kulit parah – demam, sakit tenggorokan, pembengkakan di wajah atau lidah, rasa terbakar di mata Anda, sakit kulit, diikuti dengan ruam kulit merah atau ungu yang menyebar (terutama di wajah atau tubuh bagian atas) dan menyebabkan terik dan mengelupas.

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk:

  • Mual, muntah, sakit perut
  • Diare, sembelit
  • Kesulitan menelan
  • Rasa yang tidak biasa atau tidak menyenangkan di mulut Anda
  • Mati rasa atau perasaan geli
  • Gatal ringan atau ruam kulit
  • Rambut rontok sementara

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Etoposide?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin dapat mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Ketika Anda menerima obat ini, sangat penting bagi ahli kesehatan Anda tahu jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang tercantum di bawah. Interaksi berikut ini dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semuanya termasuk.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin memutuskan untuk tidak memperlakukan Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda ambil.

  • Vaksin Rotavirus, Live

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Vaksin Adenovirus Type 4, Live
  • Vaksin Adenovirus Type 7, Live
  • Aprepitant
  • Vaksin Bacillus Calmette dan Guerin, Live
  • Cobicistat
  • Cyclosporine
  • Echinacea
  • Fosaprepitant
  • Glucosamine
  • Vaksin Virus Influenza, Live
  • Vaksin Virus Measles, Live
  • Vaksin Virus Mumps, Live
  • Vaksin Virus Rubella, Live
  • Vaksin cacar
  • St John’s Wort
  • Vaksin Typhoid
  • Valspodar
  • Vaksin Virus Varicella
  • Warfarin
  • Vaksin demam kuning

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Etoposide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Menggunakan obat ini dengan salah satu dari makanan berikut dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi mungkin tidak dapat dihindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau mengatur seberapa sering Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang penggunaan makanan, alkohol, atau tembakau.

  • Jus grapefruit

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Etoposide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki salah satu kondisi di bawah ini:

  • Rendahnya serum albumin (protein dalam darah) – mungkin mengalami peningkatan efek samping
  • Infeksi – Etoposide dapat menurunkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi
  • Penyakit ginjal – Gunakan dengan hati-hati. Efek dari etoposid dapat meningkat karena pembersihan obat lebih lambat dari tubuh

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis etoposide untuk dewasa?

Dosis etoposide untuk kanker testis

Dosis awal: 50-100 mg/m² IV sekali sehari pada hari 1-5 atau 100 mg/m2 IV sekali sehari pada hari-hari 1,3 dan 5.

Dosis etoposide untuk kanker paru

Dosis awal: 35-50 mg/m2 IV sekali sehari selama 4-5 hari atau 70-100 mg/m2 secara oral sekali sehari selama 4-5 hari.

Dosis etoposide untuk penyakit Hodgkin

  • Dalam kombinasi dengan agen kemoterapi lainnya sebagai bagian dari penggunaan BEACOPP dan EVA: 100 mg/m2/hari pada hari 1, 2, dan 3. Total Dosis/Siklus = 300 mg/m2.
  • Dalam kombinasi dengan agen kemoterapi lain sebagai bagian pengobatan mini-BEAM: 75 mg/m2/hari pada hari 2-5. Jumlah Dosis/Siklus = 300 mg/m2.
  • Dalam kombinasi dengan agen kemoterapi lainnya sebagai bagian dari pengobatan Stanford V: 60 mg/m2/hari pada hari 15 dan 16. Jumlah Dosis/Siklus = 120 mg/m2.

Dosis etoposide untuk kanker ovarium

  • Untuk digunakan dalam pengobatan kanker ovarium epitel: 50 mg / m2 setiap hari di hari 1-21 untuk digunakan dalam pengobatan kanker ovarium sel germinal.
  • Dalam kombinasi dengan obat kemoterapi lain yang disetujui sebagai bagian dari pengobatan BEP: 100 mg/m2 IV pada hari 1-5.

 

Berapa dosis etoposide untuk anak-anak?

Dosis oral harus diberikan sekali sehari jika kurang dari 400mg. Dosis terbagi dianjurkan jika dosisnya melebihi 400 mg/hari.

  • Remisi induksi untuk AML: 150 mg/m2/hari IV selama 2-3 hari untuk 2-3 siklus.
  • Intensifikasi/Konsolidasi untuk AML: 250 mg/m2/hari IV selama 3 hari, penggunaan 2-5.
  • Tumor Otak: 150 mg/m2/hari IV pada hari 2 dan 3.
  • Neuroblastoma: 100 mg/m2/hari IV selama 1 jam pada hari 1-5 dari siklus, diulangi setiap 4 minggu.
  • Dosis tinggi pengondisian pengobatan untuk alogenik BMT: 60 mg/kg/dosis IV sebagai dosis tunggal.
  • Aturan pengobatan pengondisian BMT digunakan pada pasien dengan rhabdomyosarcoma atau neuroblastoma: IV infus kontinu: 160 mg/m2/hari selama 4 hari
  • Dalam dosis dan sediaan apa Estramustine tersedia?

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 28, 2017 | Terakhir Diedit: September 12, 2017

Yang juga perlu Anda baca