Ethosuximide obat apa?

Oleh

Nama Generik: Ethosuximide Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa ethosuximide?

Ethosuximide umumnya digunakan tanpa atau dengan obat lain untuk mencegah dan mengendalikan jenis kejang tertentu (absence or petit mal seizure). Ethosuximide bekerja dengan mengendalikan aktivitas elektrik yang abnormal pada otak selama kejang berlangsung.

Bagaimana cara penggunaan ethosuximide?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan seperti yang dianjurkan dokter Anda, biasanya 1 atau 2 kali sehari sesuai petunjuk dokter.

Jika Anda menggunakan obat ini dalam bentuk cairan, gunakan alat takar atau sendok khusus untuk mengukur dosis. Jangan gunakan sendok biasa karena dosis dapat tidak tepat.

Dosis diberikan berdasarkan usia, kondisi medis, tingkat darah terhadap Ethosuximide dan respon Anda terhadap pengobatan. Ikuti instruksi dokter dengan tepat. Dokter akan memberikan dosis awal yang rendah dan kemudian menambah dosis secara perlahan. Untuk mencapai dosis terbaik dan manfaat optimal, dibutuhkan sekitar beberapa minggu atau bulan. Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Jangan berhenti menggunakan obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter. Kondisi dapat memburuk apabila pengobatan langsung dihentikan. Dosis harus dikurangi secara bertahap.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bahkan memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan ethosuximide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis ethosuximide untuk orang dewasa?

Dosis umum dewasa untuk kejang

Dosis awal: 500 mg (10 mL) diminum setiap hari.

Dosis maintenance: Dosis dapat ditingkatkan sedikit demi sedikit, sebagai contoh 250 mg perhari setiap 4 sampai 7 hari, sampai pengendalian kejang optimal dengan efek samping yang minim. Dosis lebih dari 1.5 g perhari dalam dosis yang terbagi, hanya dapat diberikan dibawah pengawasan ketat dari dokter.

Bagaimana dosis ethosuximide untuk anak-anak?

Dosis umum pediatrik untuk kejang

3 sampai 6 tahun:

Dosis awal: 250 mg (5 mL) diminum setiap hari.

Dosis maintenance: Dosis dapat ditingkatkan sedikit demi sedikit, sebagai contoh 250 mg perhari setiap 4 sampai 7 hari, sampai pengendalian kejang optimal dengan efek samping yang minim. Pada pasien anak-anak, dosis optimal adalah 20 mg/kg/hari dengan dosis yang terbagi. Dosis lebih dari 1.5 g perhari dalam dosis yang terbagi, hanya dapat diberikan dibawah pengawasan ketat dari dokter.

>6 sampai 18 tahun:

Dosis awal: 500 mg (10 mL) diminum setiap hari.

Dosis maintenance: Dosis dapat ditingkatkan sedikit demi sedikit, sebagai contoh 250 mg perhari setiap 4 sampai 7 hari, sampai pengendalian kejang optimal dengan efek samping yang minim. Pada pasien anak-anak, dosis optimal adalah 20 mg/kg/hari dengan dosis yang terbagi. Dosis lebih dari 1.5 g perhari dalam dosis yang terbagi, hanya dapat diberikan dibawah pengawasan ketat dari dokter.

Dalam dosis apakah ethosuximide tersedia?

Ethosuximide tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Kapsul, diminum: 250 mg
  • Larutan, diminum: 250 mg/5 mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena ethosuximide?

Efek samping umumnya meliputi rasa kantuk, pusing, lelah, sakit kepala, sakit perut, kehilangan napsu makan, mual, muntah, penurunan berat badan, diare, kehilangan keseimbangan.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Laporkan gejala yang baru muncul atau memburuk kepada dokter, seperti: perubahan mood atau perilaku, gelisah, depresi, serangan panik, kesulitan tidur, atau jika Anda merasa impulsif, mudah marah, agresif, hiperaktif (mental dan fisik), atau memiliki keinginan bunuh diri atau melukai diri sendiri.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala serius seperti:

  • demam, mengigil, pembengkakan kelenjar, gejala flu, radang tenggorokan, merasa sangat lemas
  • batuk disertai demam, kesulitan bernapas
  • memar, perdarahan (hidung, mulut, vagina, atau dubur), bintik kemerahan atau keunguan pada kulit
  • nyeri sendi atau pembengkakan dengan demam ringan, nyeri otot
  • nyeri dada, denyut jantung tidak teratur, sesak napas
  • warna kulit yang tidak merata, bercak merah, atau ruam berbentuk kupu-kupu pada pipi dan hidung (memburuk di bawah sinar matahari)
  • ruam, kesemutan, mati rasa, nyeri, otot melemah
  • sakit pada lambung atas, kehilangan napsu makan, urin keruh, sakit kuning
  • kebingungan, halusinasi, pikiran atau perilaku tidak wajar, ketakutan
  • pembengkakan, kenaikan pesat berat badan, jarang atau tidak buang air kecil sama sekali
  • gejala pertama ruam pada kulit
  • reaksi pada kulit — demam, radang tenggorokan, pembengkakan pada wajah atau lidah, mata terasa terbakar, sakit pada kulit, ruam berwarna merah atau keunguan yang menyebar (terutama pada wajah atau bagian atas tubuh) dan menyebabkan melepuh dan pengelupasan
  • kejang memburuk.

Efek samping ringan dapat meliputi:

  • sakit perut, mual ringan, kram perut, diare, penurunan berat badan
  • pembengkakan lidah atau gusi
  • sakit kepala, pusing, rasa kantuk dan lelah
  • kehilangan keseimbangan dan koordinasi
  • perdarahan tidak normal pada vagina.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan ethosuximide?

Sebelum menggunakan Ethosuximide, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

  • beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada Ethosuximide, Methsuximide (Celontin) atau obat lain
  • beri tahu dokter dan apoteker apa saja obat-obatan, vitamin, suplemen dan produk herbal yang sedang atau akan Anda gunakan. Pastikan Anda menginformasikan obat-obatan antidepressants obat kejang lainya seperti phenytoin (Dilantin) dan valproic acid (Depakene, Depakote) obat untuk rasa sakit sedatif obat tidur atau penenang. Dokter Anda dapat mengubah dosis obat-obatan atau mengamati efek samping pada Anda
  • beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah memiliki penyakit kejiwaan atau penyakit ginjal atau hati
  • beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, merencanakan untuk hamil atau sedang menyusui. Jika Anda hamil saat mengonsumsi Ethosuximide, hubungi dokter.
  • beri tahu dokter jika Anda akan menjalani operasi atau operasi gigi
  • Anda harus memahami bahwa deferasirox dapat membuat Anda mengantuk. Jangan menyetir atau mengoperasikan mesin sampai Anda mengetahui bagaimana efek obat ini pada Anda.
  • Anda harus memahami bahwa kesehatan mental Anda dapat berubah dan Anda dapat merasa ingin melukai atau bunuh diri selama penggunaan Ethosuximide. 1 dari 500 orang dewasa dan anak-anak berusia 5 tahun keatas yang mengonsumsi anticonvulsants seperti Ethosuximide merasa ingin bunuh diri selama pengobatan. Beberapa orang merasakan perubahan pikiran dan perilaku ini 1 minggu setelah memulai pengobatan. Ada kemungkinan risiko terhadap perubahan kesehatan mental jika Anda menggunakan pengobatan anticonvulsant seperti Ethosuximide, namun ada juga risiko terhadap kesehatan mental jika kondisi Anda tidak ditangani. Anda dan dokter Anda akan menentukan apakah risiko menggunakan obat ini lebih besar daripada risiko tidak menggunakan obat ini. Anda, keluarga Anda atau pengasuh Anda wajib menghubungi dokter segera jika Anda mengalami gejala seperti: serangan panik, gelisah, mudah marah, cemas, melakukan hal yang berbahaya, kesulitan tidur, agresif, marah, melakukan kekerasan, mania (melakukan kegilaan, terlalu heboh), berbicara atau berpikir seperti ingin melukai diri atau mengakhiri hidup, menjauh dari teman dan keluarga, atau perubahan mental lainnya yang tidak wajar. Pastikan keluarga atau pengasuh memahami gejala serius agar dapat menghubungi dokter jika Anda tidak dapat menangani sendiri.

Apakah ethosuximide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Ethosuximide dapat dikeluarkan melalui pada ASI. Konsentrasi yang ditemukan pada ASI seimbang dengan serum maternal. Efek pada bayi yang disusui tidak diketahui. Ethosuximide dianggap bisa digunakan selama menyusui oleh American Academy of Pediatrics.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan ethosuximide?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

  • Amifampridine

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Fosphenytoin
  • Orlistat
  • Phenytoin

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Ginkgo
  • Nevirapine
  • Phenobarbital
  • Valproic Acid

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan ethosuximide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan ethosuximide?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • depresi, sejarah memiliki depresi
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

  • mual
  • muntah
  • penurunan kesadaran
  • pernapasan melambat
  • koma (kehilangan kesadaran untuk beberapa waktu)

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca