Esmolol obat apa?

Oleh

Nama Generik: Esmolol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa esmolol?

Esmolol adalah agen penutup beta 1-selective (cardioselective) adrenergic receptor.

Esmolol umumnya digunakan untuk mengendalikan secara cepat laju ventricular.

Esmolol juga dapat digunakan untuk kegunaan lain yang tidak disebutkan pada petunjuk medis ini.

Bagaimana cara penggunaan esmolol?

Esmolol harus diberikan oleh penyedia layanan kesehatan di lingkungan klinis, dimana tanda-tanda vital (tekanan darah, denyut jantung) dapat terus dimonitor dan situasi darurat dapat segera ditangani.

Bagaimana cara penyimpanan esmolol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                           

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis esmolol untuk orang dewasa?

Dosis umum dewasa untuk Atrial Fibrillation:

Dosis awal: Loading infusion of 500 mcg/kg/menit (0.5 mg/kg/menit) selama 1 menit.
Dosis maintenance: 50 mcg/kg/min (0.05 mg/kg/min) selama 4 menit.

Dosis umum dewasa untuk Atrial Flutter:

Dosis awal: Loading infusion of 500 mcg/kg/menit (0.5 mg/kg/menit) selama 1 menit.
Dosis maintenance: 50 mcg/kg/min (0.05 mg/kg/min) selama 4 menit.

Dosis umum dewasa untuk Supraventricular Tachycardia:

Dosis awal: Loading infusion of 500 mcg/kg/menit (0.5 mg/kg/menit) selama 1 menit.
Dosis maintenance: 50 mcg/kg/min (0.05 mg/kg/min) selama 4 menit.

Dosis umum dewasa untuk Intra- atau Post-op SVT atau Hypertension:

Kontrol langsung: 80 mg (sekitar 1 mg/kg) bolus dosis selama 30 detik diikuti dengan 150 mcg/kg/menit infusion, jika diperlukan. Atur laju infus sesuai kebutuhan dengan maksimum 300 mcg/kg/menit untuk menjaga denyut jantung dan atau tekanan darah.

Bagaimana dosis esmolol untuk anak-anak?

Dosis umum pediatrik untuk hipertensi:

1 tahun ke atas: 100 sampai 500 mcg/kg diberikan selama 1 menit, dilanjutkan dengan infus untuk kontrol Supraventricular tachycardia (SVT).
Dosis 500 mcg/kg/menit selama 1 menit dilanjutkan dengan infus dosis 50 – 250 mcg/kg/menit digunakan sebagai tambahan pada nitroprusside untuk menangani postop hipertensi setelah coarctation of aorta repair.

Dosis umum pediatrik untuk Supraventricular Tachycardia:

1 tahun ke atas: 100 sampai 500 mcg/kg diberikan selama 1 menit, dilanjutkan dengan infus untuk kontrol Supraventricular tachycardia (SVT).
Dosis 500 mcg/kg/menit selama 1 menit dilanjutkan dengan infus dosis 50 – 250 mcg/kg/menit digunakan sebagai tambahan pada nitroprusside untuk menangani postop hipertensi setelah coarctation of aorta repair.

Dalam dosis apakah esmolol tersedia?

Esmolol tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Larutan, intravena, hydrochloride: 10 mg/mL (10 mL), 2000 mg (100 mL), 2500 mg (250 mL)
Larutan, intravena, hydrochloride [tanpa pengawet]: 10 mg/mL (10 mL), 100 mg/10 mL (10 mL)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena esmolol?

Penggunaan Esmolol sering dikaitkan dengan tekanan darah rendah dan efek samping serius lainnya. Tidak semua orang mengalami efek samping berikut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan esmolol?

Esmolol berkontraindikasi pada pasien dengan:

  • sinus bradycardia
  • blok jantung lebih tinggi dari tingkat pertama
  • sick sinus syndrome
  • gagal jantung akut
  • cardiogenic shock
  • IV administration pada cardiodepressant calcium-channel antagonists (verapamil) dan ESMOLOL yang berdekatan
  • hipertensi pada paru-paru
  • reaksi hipersensitif, termasuk anaphylaxis sampai esmolol atau komposisi non-aktif pada produk (cross-sensitivity di antara beta blockers mungkin terjadi).

Apakah esmolol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan esmolol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Penggunaan Esmolol yang bersamaan dengan obat-obatan lain dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi kontraktilitas myocardinal, atau mengganggu fungsi sinus node atau propagasi impuls listrik pada myocardium dapat melebihkan efek Esmolol pada tekanan darah, kontraktilitas dan propagasi impuls. Interaksi berat dengan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan, sebagai contoh, hipotensi, gagal jantung, bradycardia, sinus pause, sinoartial block, atrioventricular block, dan atau cardiac arrest. Sebagai tambahan, dengan beberapa obat, beta blockade dapat memicu peningkatan efek putus obat. (Lihat clonidine, guanfacine, dan moxonidine di bawah.)

Esmolol hanya dapat digunakan setelah penilaian individual terhadap risiko dan manfaat pada pasien yang menerima obat-obatan yang dapat menyebabkan interaksi pharmacodynamic, termasuk namun tidak terbatas pada:

Digitalis glycosides: Pemberian digoxin dan Esmolol secara bersamaan mengakibatkan peningkatan kadar digoxin pada darah sekitar 10% – 20%. Digoxin tidak mempengaruhi Esmolol pharmacokinetics. Digoxin dan beta blockers memperlambat konduksi atrioventricular dan menurunkan denyut jantung. Penggunaan bersamaan meningkatkan risiko bradycardia.

Anticholinesterases: Esmolol memperpanjang durasi succinylcholine-induced neuromuscular blockade dan durasi klinis serta indeks penyembuhan mivacurium.

Antihypertensive agents clonidine, guanfacine, atau moxonidine: Beta blockers juga dapat meningkatkan risiko clondidine-, guanfacine-, atau moxonidine-withdrawal rebound hypertension. Jika selama penggunaan yang bersamaan dengan beta blocker, terapi antihypertensive perlu dihentikan, hentikan beta blocker terlebih dahulu, dan pemberhentian harus dilakukan bertahap.

Calcium channel antagonists: Pada pasien dengan depressed myocardial infarction, penggunaan Esmolol dengan cardiodepressant calcium channel antagonists (verapamil) dapat menyebabkan serangan jantung yang fatal.

Obat-obatan Sympathomimetic: Obat-obatan Sympathomimetic dengan aktivitas beta-adrenergic agonist akan menetralkan efek dari Esmolol.

Vasoconstrictive dan agen inotropic positif:

Karena risiko mengurangnya kontraktilitas jantung dengan resistensi sistem pembuluh darah yang tinggi, jangan gunakan Esmolol untuk mengendalikan tachycardia pada pasien yang menggunakan obat vasoconstrictive dan memiliki efek inotropik positif, seperti epinephrine, norepinephrine, dan dopamine.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan esmolol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan esmolol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • bradycardia (detak jantung pelan)
  • blok jantung
  • gagal jantung—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • diabetes
  • hypoglycemia (gula darah rendah)—dapat meliputi gejala penyakit ini, seperti jantung berdetak kencang.
  • hypotension (tekanan darah rendah)—dapat memperburuk kondisi.
  • penyakit ginjal—gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat karena pembuangan yang lama dari tubuh.
  • penyakit paru-paru (asma, bronkitis, emfisema)—dapat menyebabka

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Overdosis Esmolol dapat menyebabkan efek pada jantung dan sistem saraf pusat. Efek tersebut dapat memicu tanda-tanda parah, gejala, sequelae dan komplikasi (gagal jantung dan pernapasan, termasuk shock dan koma), dan dapat berakibat fatal. Diperlukan pemantauan terus menerus pada pasien.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber
Yang juga perlu Anda baca