Erythromycin obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Nama Generik: Erythromycin (Eritromisin) Merek: Dothrocyn, Narlecin, Opithrocin, Pharothrocin, Trovilon, Arsitrocin, Cetathrocin, Corsatrocin, Erphathrocin, Erycoat Forte, Eryderm, Erythrin, Erythrocin Erythrocin/Er, Erythromycin Indo Farma, Jeracin, Konithrocin, Erythromycin, erythromycin / eritromisin, Erythromycin, Erythromycin (Eritromisin) dan Erythromycin (Eritromisin).

Penggunaan

Untuk apakah Erythromycin (Eritromisin) digunakan?

Erythromycin atau bisa juga disebut eritromisin adalah obat antibiotik golongan makrolid yang memiliki beberapa jenis sediaan obat, mulai dari cairan obat, hingga obat minum berupa tablet.

Sama seperti obat-obat antibiotik lainnya, eritromisin bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri di dalam tubuh.

Maka itu, eritromisin digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri pada tubuh, seperti:

  • Infeksi kulit
  • Infeksi saluran pernapasan
  •  Difteri
  • Penyakit Legionnaire
  • Sifilis

Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati demam rematik pada pasien yang memiliki reaksi alergi akibat pemakaian penisilin atau obat-obatan sulfa.

Namun, perlu diingat bahwa eritromisin hanya bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi bakteri saja. Jadi Anda tidak bisa menggunakannya untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti influenza.

Jika dipaksakan, penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau salah, obat tidak akan bekerja dengan efektif.

Obat ini hanya bisa Anda dapatkan dengan resep dokter dan tidak dijual bebas.

Bagaimana cara penggunaan Erythromycin (Eritromisin)?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat menggunakan eritromisin adalah sebagai berikut:

  • Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
  • Obat ini sebaiknya diminum sebelum makan karena obat ini akan lebih mudah diserap saat lambung kosong. Namun, jika Anda merasa mual, Anda boleh mengonsumsinya bersama dengan makanan atau susu.
  • Jika Anda menggunakan sediaan tabletnya, telan obat ini langsung secara utuh, jangan dikunyah atau digerus terlebih dahulu. 
  • Jika Anda menggunakan sediaan cairan dalam injeksi (biasanya untuk infeksi serius), gunakan obat ini melalui jarum infus yang disuntikkan melalui pembuluh darah.
  • Jangan menggunakan sediaan obat cair jika cairan obat terlihat keruh, warnanya berubah, atau terdapat partikel-partikel di dalamnya. Hanya gunakan saat cairan terlihat jernih.
  • Kocok cairan obat terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam botol injeksi.
  • Untuk menentukan dosis, gunakan alat ukur dosis khusus, jangan menggunakan peralatan rumah tangga seperti sendok dan peralatan rumah tangga lainnya.
  • Dosis yang diberikan kepada Anda ditentukan berdasarkan kondisi kesehatan dan respon terapi Anda. Untuk anak, dosis juga dapat ditentukan berdasarkan usia dan berat badan.
  • Gunakan obat di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jangan hentikan penggunaan meski gejala yang dialami sudah hilang, tetap lanjutkan minum obat sesuai dengan anjuran dokter.
  • Jangan menghentikan penggunaan obat ini tanpa izin dari dokter.

Bagaimana cara penyimpanan Erythromycin (Eritromisin)?

Eritromisin paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari cahaya langsung serta tempat yang lembap. Jangan menyimpan eritromisin di dalam kamar mandi dan jangan pula membekukannya di dalam freezer.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker mengenai bagaimana cara yang aman untuk membuang eritromisin.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Erythromycin (Eritromisin) untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk gastroenteritis campylobacter

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk chancroid

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk lymphogranuloma venereum (LPV)

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk mycoplasma pneumonia

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk uretritis non gonore

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk otitis media

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk faringitis

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk pneumonia

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk infeksi kulit atau jaringan lunak

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk sifilis – awal

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk infeksi saluran pernapasan atas

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk bronkitis

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk infeksi chlamydia

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk penyakit lyme

Infeksi ringan hingga sedang:

250-500 miligram (mg) (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam sekali.

Infeksi berat:

1-4 gram/hari IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk legionella pneumonia

Walaupun dosis belum ditentukan, penelitian menggunakan 1-4 gram/hari secara oral atau IV dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis dewasa untuk profilaksis endokarditis bakterial

1 gram (stearate) atau 800 mg (ethylsuccinate) diminum 2 jam sebelum prosedur, lalu minum 1.5 kali dosis awal yang dikonsumsi setelah 6 jam kemudian. 

Dosis dewasa untuk profilaksis demam rematik

250 mg diminum 2 kali sehari.

Berapa dosis Erythromycin (Eritromisin) untuk anak-anak?

Dosis anak untuk profilaksis endokarditis bakterial

20 mg/kilogram (ethylsuccinate or stearate) diminum 2 jam sebelum prosedur, lalu minum 1.5 kali dosis awal dikonsumsi setelah 6 jam kemudian. 

Dosis anak untuk pneumonia

50 mg/kg/hari diminum dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam selama minimal 2 minggu penggunaan.

Dosis anak untuk infeksi chlamydia

50 mg/kg/hari diminum dalam dosis yang terbagi setiap 6 jam selama minimal 2 minggu penggunaan.

Dosis anak untuk profilaksis demam rematik

250 mg diminum 2 kali sehari.

Dosis anak untuk pertussis

 40-50 mg/kg/hari, diminum setiap 6 jam sekali selama 14 hari (2 minggu). Dosis maksimal: 2 gram/hari (tidak direkomendasikan untuk bayi kurang dari 1 bulan).

Dalam dosis apakah Erythromycin tersedia?

Eritromisin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

  • Capsule Delayed Release Particles, Oral, sebagai dasar: 250 mg
  • Solution Reconstituted, Intravenous, sebagai lactobionate: 500 mg, 1000 mg
  • Suspension Reconsituted, Oral, sebagai ethylsuccinate: 200 mg/5 mL (100 mL); 400 mg/5 mL (100 mL)
  • Tablet, Oral, sebagai dasar: 250 mg, 500 mg
  • Tablet, Oral, sebagai ethylsuccinate: 400 mg
  • Tablet, Oral, sebagai stearate: 250 mg
  • Tablet, Delayed Release, Oral, sebagai dasar: 250 mg, 333mg, 500 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Erythromycin?

Ada beberapa efek samping serius yang mungkin terjadi akibat penggunaan eritromisin. Jika Anda mengalaminya, segera hentikan penggunaan obat dan dapatkan perawatan medis segera. Efek samping tersebut di antaranya adalah:

  • urine berwarna gelap
  • susah bernafas
  • kehilangan indera pendengaran
  • dada sesak dan detak jantung tak menentu
  • reaksi alergi seperti kulit memerah, ruam kulit, kulit gatal, kulit mengelupas
  • diare kronis hingga hanya mengeluarkan air
  • lemah dan lelah yang tidak biasa
  • sakit kuning (mata dan kulit berwarna kuning)

Ada juga efek samping yang lebih ringan, dan biasanya akan menghilang dengan sendirinya yaitu:

  • diare ringan
  • kehilangan nafsu makan
  • mual dan muntah
  • sakit perut

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah dijelaskan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Erythromycin?

Sebelum menggunakan eritromisin, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, di antaranya: 

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap eritromisin atau obat-obatan yang mengandung eritromisin di dalamnya.
  • Beri tahu dokter segala jenis alergi yang Anda miliki, mulai dari alergi obat, makanan, bahan pengawet dan pewarna, hingga alergi terhadap hewan.
  • Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda gunakan, mulai dari obat resep, obat nonresep, obat herbal, hingga multivitamin.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil atau menyusui.
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita penyakit hati, kulit atau mata menguning, kolitis, atau masalah lambung. 
  • jika Anda akan menjalani operasi, sekalipun itu adalah operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda sedang di bawah pengaruh eritromisin. 

Apakah Erythromycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan POM di Indonesia. 

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C= Mungkin berisiko,
  •      D= Ada bukti positif dari risiko,
  •      X= Kontraindikasi,
  •      N= Tidak diketahui

Penelitian pada wanita menyatakan bahwa obat ini memiliki risiko yang tidak terlalu besar pada bayi jika digunakan saat menyusui. Namun, agar aman dalam menggunakan eritromisin baik untuk ibu dan bayi yang menyusu, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai risiko dan manfaat dari penggunaan obat. 

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Erythromycin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Banyak obat dapat berinteraksi dengan eritromisin. Tidak semua interaksi yang mungkin terjadi akan disebutkan di sini. Namun, obat-obatan yang mungkin berinteraksi dengan eritromisin di antaranya: 

  • obat antivirus (obat untuk mengobati hepatitis, atau HIV/AIDS)
  • obat antijamur
  • obat antibiotic lain
  • obat kanker
  • obat penurun kolesterol atau trigliserida
  • obat untuk mengobati atau mencegah malaria
  • obat untuk mengobati hipertensi arteri pulmonal
  • obat jantung atau tekanan darah
  • obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ atau
  • obat untuk mengobati depresi atau penyakit mental.

Daftar ini tidak lengkap dan banyak obat lain dapat berinteraksi dengan eritromisin. Termasuk obat resep dan nonresep, vitamin, dan produk herbal. Berikan daftar seluruh obat Anda pada pelayan kesehatan yang mengobati Anda. 

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Erythromycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Erythromycin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan eritromisin. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • bradikardia (denyut jantung lambat) 
  • masalah ritme jantung (misalnya long QT) 
  • hipokalemia (kadar kalium rendah dalam darah), tidak terkoreksi 
  • hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah), tidak terkoreksi
  • gagal jantung kongestif. Bentuk obat berupa granul dan tablet mengandung sodium, yang dapat memperparah kondisi ini. 
  • peningkatan enzim hati 
  • Penyakit hati (termasuk hepatitis kolestatik) 
  • myasthenia gravis (lemah otot berat). Gunakan dengan hati-hati karena interaksi yang terjadi dapat memperburuk kondisi ini. 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis eritromisin, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 22, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 22, 2019

Yang juga perlu Anda baca