Dexchlorpheniramine obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Dexchlorpheniramine Merek: Polaramine dan obat batuk.

Penggunaan

Untuk apa dexchlorpheniramine?

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. Gejala ini termasuk ruam, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit gatal, batuk, pilek, dan bersin.

Obat ini bekerja dengan memblokir histamin yang diproduksi tubuh Anda selama reaksi alergi terjadi. Dengan memblokir bahan alami lain yang dibuat oleh tubuh Anda (asetilkolin), beberapa cairan tubuh mengering, sehingga dapat meredakan gejala mata berair dan hidung meler.

Produk obat batuk dan flu belum terbukti aman atau efektif pada anak-anak berusia lebih muda dari 6 tahun. Oleh karena itu, jangan gunakan produk ini untuk mengobati gejala flu pada anak-anak yang berusia kurang dari 6 tahun kecuali secara khusus diarahkan oleh dokter. Beberapa produk (seperti long-acting tablet/kapsul) tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut tentang penggunaan produk yang aman.

Produk-produk ini tidak menyembuhkan atau memperpendek periode flu biasa, serta juga dapat menyebabkan efek samping yang serius. Untuk mengurangi risiko efek samping yang serius, ikuti petunjuk penggunaan dengan benar. Jangan gunakan produk ini untuk membuat anak-anak  mengantuk. Jangan berikan obat batuk dan flu lainnya yang mungkin mengandung bahan-bahan yang sama atau mirip (lihat juga bagian Interaksi Obat).

Tanyakan dokter atau apoteker tentang cara lain untuk meredakan gejala batuk dan flu (seperti minum cukup cairan, menggunakan humidifier atau tetes hidung saline/semprot).

Bagaimana cara penggunaan dexchlorpheniramine?

Konsumsi obat ini dengan atau tanpa makan atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Obat ini dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu jika sakit perut terjadi.

Jika Anda mengonsumsi extended-release tablet, jangan menghancurkan atau mengunyah obat. Melakukan hal tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping. Selain itu, jangan memecah extended-release tablet kecuali ada garis bagi dan jika dokter atau apoteker memberi tahu Anda untuk melakukannya. Telan seluruh atau sebagian tablet tanpa menghancurkan atau mengunyahnya.

Jika Anda menggunakan bentuk cair, gunakan alat penakar obat untuk mengukur dosis yang ditentukan. Jangan gunakan sendok dapur untuk menakar.

Dosis obat yang Anda konsumsi diatur berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan respon tubuh Anda terhadap pengobatan. Jangan meningkatkan dosis atau mengonsumsi obat ini lebih sering tanpa persetujuan dokter Anda. Gunakan obat ini secara teratur dan sebaiknya pada jam yang sama setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Informasikan dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan dexchlorpheniramine?

Dexchlorpheniramine adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan dan jauhkan dari cahaya langsung serta tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine untuk orang dewasa?

Untuk mengatasi reaksi alergi pada orang dewasa, dosis dexchlorpheniramine adalah 2 mg (1 sendok teh) dimunim setiap 4 sampai 6 jam, atau 4 sampai 6 mg untuk penggunaan berkala pada waktu tidur atau setiap 8 sampai 10 jam.

Bagaimana dosis dexchlorpheniramine untuk anak-anak?

  • Untuk mengatasi reaksi alergi pada anak usia 2 tahun sampai 5 tahun, dosis dexchlorpheniramine adalah 0,5 mg (1/4 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam. Anak-anak berusia 2 sampai 5 tahun (jangan menggunakan secara berkala)
  • Untuk anak-anak usia 6 tahun sampai 11 tahun, dosis dexchlorpheniramine adalah 1 mg (1/2 sendok teh) setiap 4 sampai 6 jam, atau 4 mg dari penggunaan persiapan berjangka pada waktu tidur.

Dalam dosis apakah dexchlorpheniramine tersedia?

Dexchlorpheniramine Maleate Oral Solution USP 2 mg/5 mL diproduksi dalam bentuk larutan berwarna  merah-oranye dengan rasa jeruk dalam ukuran berikut:

  • 16 fl oz (473 ml)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena dexchlorpheniramine?

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat minum obat dexchlorpheniramine adalah:

  • Sembelit
  • Diare
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Mulut/hidung/enggorokan kering
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Muntah
  • Kesulitan tidur
  • Sakit perut
  • Gelisah dan cemas

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan dexchlorpheniramine?

Tidak semua orang boleh minum obat dexchlorpheniramine. Beberapa kondisi yang tidak tidak disarankan untuk minum obat dexchlorpheniramine adalah:

  • Sedang hamil atau berencana untuk hamil
  • Memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, atau zat lain
  • Detak jantung tidak teratur
  • Punya riwayat asma, masalah paru-paru (misalnya, emfisema), masalah jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, masalah pembuluh darah jantung, stroke, glaukoma, penyumbatan lambung atau usus, maag, penyumbatan kandung kemih, kesulitan buang air kecil, pembesaran prostat, kejang, atau tiroid yang terlalu aktif

Apakah dexchlorpheniramine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Dexchlorpheniramine dapat disalurkan melalui ASI. Efek samping dari penggunaan obat ini lebih berisiko tinggi pada bayi, bayi baru lahir, dan bayi prematur dibandingkan pada populasi umum.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dexchlorpheniramine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat ini meliputi antihistamin yang diaplikasikan pada kulit (seperti krim diphenhydramine, salep, obat semprot), antispasmodik (misalnya, atropin, alkaloid belladonna), inhibitor MAO (isocarboxazid, linezolid, metilen biru, moclobemide, phenelzine, procarbazine, rasagiline, selegiline, tranylcypromine), obat untuk penyakit Parkinson (misalnya, antikolinergik seperti benztropine, trihexyphenidyl), skopolamin, antidepresan trisiklik (misalnya, amitriptyline).

Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk seperti antihistamin tertentu (misalnya, diphenhydramine), obat anti-kejang (misalnya, carbamazepine), obat-obatan untuk tidur atau kecemasan (misalnya, alprazolam, diazepam, zolpidem), relaksan otot, narkotika penghilang rasa sakit (misalnya, codeine), obat-obatan psikiatri (misalnya, chlorpromazine, risperidone, amitriptyline, trazodone).

Periksa label pada semua obat-obatan (misalnya, produk batuk-dan-flu) karena obat-obatan tersebut mungkin mengandung bahan-bahan penyebab kantuk. Tanyakan apoteker Anda tentang penggunaan yang aman dari produk tersebut.

Dexchlorpheniramine sangat mirip dengan klorfeniramin. Jangan gunakan obat yang mengandung klorfeniramin saat menggunakan dexchlorpheniramine.

Obat ini dapat memengaruhi tes laboratorium tertentu (termasuk tes alergi kulit), mungkin menyebabkan hasil tes palsu. Pastikan petugas laboratorium dan semua dokter Anda tahu Anda menggunakan obat ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan dexchlorpheniramine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan dexchlorpheniramine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis termasuk penglihatan kabur; kebingungan; halusinasi; kejang; pusing berat, atau ringan, atau sakit kepala; mengantuk berat; detak jantung luar biasa cepat, lambat, atau tidak teratur; dan muntah.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Yang juga perlu Anda baca