Desmopressin obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Desmopressin Merek: Desmopressin.

Penggunaan

Untuk apa desmopressin?

Desmopressin adalah obat yang digunakan untuk mengendalikan jumlah urin yang diproduksi ginjal Anda. Jumlah urin biasanya dikendalikan oleh suatu zat tertentu dalam tubuh yang disebut vasopressin.

Pada penderita “water diabetes” (diabetes insipidus), cedera kepala atau operasi otak, membuat tubuhnya tidak mampu memproduksi vasopressin yang cukup. Desmopressin merupakan obat buatan dan digunakan untuk mengganti vasopressin yang rendah. Obat ini berfungsi mengontrol rasa haus dan buang air kecil, sehingga mencegah dehidrasi.

Desmopressin adalah obat yang juga digunakan untuk mengontrol urin yang dikeluarkan anak-anak pada malam hari saat tidur (mengompol). Obat ini dapat mengurangi ompol malam hari pada anak-anak.

Cara Pakai

Bagaimana cara penggunaan Desmopressin?

Desmopressin adalah obat yang umumnya digunakan 2 sampai 3 kali sehari  untuk pengobatan diabetes insipidus.

Untuk mengobati mengompol, minum obat ini biasanya dikonsumsi sekali sehari pada waktu tidur. Anak-anak harus membatasi minum setelah makan malam, terutama 1 jam sebelum mengonsumsi desmopressin sampai keesokan harinya, atau setidaknya 8 jam setelah obat dikonsumsi. Jika anak Anda bangun pada malam hari, batasi jumlah air yang ia minum.

Semua pasien yang menggunakan Desmopresin, terutama anak-anak dan orang lanjut usia, harus membatasi cairan yang diminum. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi. Jika Anda minum lebih banyak cairan daripada yang diarahkan, segera beritahu dokter Anda. (Baca informasi efek samping dan pencegahan).

Dosis diatur berdasarkan kondisi kesehatan dan respon Anda terhadap pengobatan. Jangan menggunakan desmopressin berlebihan atau mengonsumsi lebih sering daripada yang disarankan.

Konsumsi  obat ini secara teratur dan kalau bisa pada waktu yang sama setiap agar mendapatkan  manfaat yang maksimal. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau jika obat ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bagaimana cara penyimpanan Desmopressin?

Desmopressin adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.  

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis desmopressin untuk orang dewasa?

1. Dosis Dewasa biasa untuk Diabetes Insipidus

Dosis awal obat desmopressin adalah 0,05 mg secara oral dua kali sehari atau 1 sampai 2 mcg IV dua kali sehari atau 1 sampai 2 mcg subkutan dua kali sehari atau 5 sampai 40 semprotan mcg intranasal dua kali sehari atau 0,1-0,4 mL melalui tabung rhinal intranasal dua kali sehari. Dosis maksimal tergantung pada respon pasien (tidur yang cukup, tidak banyak buang air kecil). Jarak antara dosis pagi dan sore hari harus diatur dengan baik untuk mengontrol buang air kecil.

2. Dosis Dewasa untuk mengobati Hemofilia A

Dosis awal infus (IV) desmopressin adalah sebanyak 0,3 mcg / kg sekali perlahan-lahan selama 15-30 menit. Untuk pra operasi dosis IV dapat diinfuskan 30 menit sebelum jadwal. Tekanan darah dan denyut jantung sebaiknya di monitor selama obat diinfuskan. Pemberian dosis ulang harus ditentukan berdasarkan hasil laboratorium dan kondisi kesehatan pasien.

Intranasal: 1 semprot (1,5 mg / mL) pada lubang hidung. Pemeriksaan koagulasi obat dianjurkan sebelum melakukan operasi apapun. Obat ini sebaiknya dikonsumsi 2 jam sebelum operasi dilakukan.

3. Dosis Dewasa untuk mengobati penyakit von Willebrand

Dosis awal infus (IV) desmopressin adalah sebanyak 0,3 mcg / kg sekali perlahan-lahan selama 15-30 menit. Untuk pra operasi dosis IV dapat diinfuskan 30 menit sebelum jadwal. Tekanan darah dan denyut jantung sebaiknya di monitor selama obat diinfuskan. Pemberian dosis ulang harus ditentukan berdasarkan hasil laboratorium dan kondisi kesehatan pasien.

Intranasal: 1 semprot (1,5 mg / mL) pada lubang hidung. Pemeriksaan koagulasi obat dianjurkan sebelum melakukan operasi apapun. Obat ini sebaiknya dikonsumsi 2 jam sebelum operasi dilakukan.

Semprotan di hidung sebaiknya jangan digunakan untuk mengobati pasien dengan penyakit von Willebrand tipe IIB karena agregasi platelet dapat terjadi.

Bagaimana dosis Desmopressin untuk anak-anak?

1. Dosis Anak-anak  untuk mengobati Diabetes insipidus

(Untuk bayi usia 3 bulan ke anak usia 12 tahun)

Dosis awal intranasal desmopressin adalah sebanyak  5 mcg / hari sekali sehari atau dibagi dalam 2 dosis. Kisaran dosis 5 sampai 30 mcg / hari. Jarak antara penggunaan obat pagi dan sore hari harus diatur dengan baik untuk mengontrol urin yang dikeluarkan.

Dosis oral awal desmopressin adalah sebanyak 0,05 mg dua kali sehari. Kisaran dosis 0,1-0,8 mg setiap hari.

IV dan subkutan: Belum ada dosis pasti yang tersedia. Dosis untuk dewasa tidak boleh diberikan pada usia ini; efek samping seperti kejang hiponatremia mungkin terjadi. Dosis harus dikurangi. Dosis awal yang dianjurkan adalah sekitar 0,1 sampai 1 mcg dalam 1 atau 2 dosis terbagi. Mulailah pada dosis awal dan ditingkatkan seperlunya. Pantau dan batasi jumlah natrium serum dan urin yang dikeluarkan.

(Anak-anak usia 12 tahun lebih)

Dosis awal intranasal desmopressin adalah sebanyak 5 sampai 40 mcg/hari dibagi dalam 1-3 dosis. Jarak antara penggunaan obat pagi dan sore hari harus diatur dengan baik untuk mengontrol urin yang dikeluarkan.

Dosis oral awal desmopressin adalah sebanyak 0,05 mg dua kali sehari. Kisaran dosis 0,1-1,2 mg dibagi menjadi 2 atau 3 dosis.

IV: 1 sampai 2 mcg dua kali sehari

subkutan: 1 sampai 2 mcg dua kali sehari

Saat obat ini dikonsumsi oleh anak-anak, asupan cairan yang masuk harus dikontrol untuk mencegah kemungkinan terjadinya hiponatremia dan keracunan cairan. Obat akan bekerja optimal tergantung pada respon pasien (istirahat yang cukup dan tidak mengonsumsi ciran seraca berlebehin).

2. Dosis Anak-anak biasa untuk Hemofilia A

Bayi usia 3 bulan dan anak-anak:

IV: 0,3 mcg / kg sekali perlahan-lahan selama 15-30 menit. Untuk pra operasi dosis IV dapat diinfuskan 30 menit sebelum jadwal. Tekanan darah dan denyut jantung sebaiknya di monitor selama obat diinfuskan. Pemberian dosis ulang mungkin dibutuhkan.

Anak-anak lebih dari 12 tahun pemberian IV: 0,3 mcg / kg sekali perlahan-lahan selama 15-30 menit.

Intranasal:

Berat anak 50 kg atau kurang berikan 150 mcg atau bila lebih dari 50 kg: 150 mcg disemprotkan pada lubang hidung.

Pemeriksaan koagulasi obat dianjurkan sebelum melakukan operasi apapun. Obat ini sebaiknya dikonsumsi 2 jam sebelum operasi dilakukan.

Dalam dosis apakah Desmopresin tersedia?

Desmopressin adalah obat yang tersedia dalam dosis berikut:

Solusi, suntikan, seperti asetat

  • DDAVP: 4 mcg / mL (1 mL, 10 mL)
  • Obat Generik: 4 mcg / mL (1 mL, 10 mL)

Larutan, hidung, seperti asetat

  • DDAVP: 0.01% (5 mL)
  • DDAVP Rhinal Tabung: 0,01% (2,5 mL)
  • Stimate: 1,5 mg / mL (2,5 mL)
  • Generik: 0.01% (2,5 mL, 5 mL)

Tablet, Oral, sebagai asetat

  • DDAVP: 0,1 mg, 0,2 mg
  • Generik: 0,1 mg, 0,2 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena desmopressin?

Desmopressin adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi seperti  sakit kepala, mual, sakit perut, atau pipi memerah (flushing). DDAVP jarang dapat menyebabkan rendahnya tingkat natrium dalam darah, yang bisa serius dan mungkin mengancam nyawa.

Carilah bantuan medis segera jika Anda memiliki gejala rendah natrium darah seperti hilangnya nafsu makan, mual, muntah, sakit kepala parah, kelemahan otot/kejang/kram, berat badan naik, kelelahan yang tidak biasa, mengantuk berat, perubahan mental atau mood (kebingungan, berhalusinasi, cepat marah), kehilangan kesadaran, kejang, atau pernapasan pendek.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping berikut, seperti:

  • mual, muntah, lemah, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, merasa gelisah atau pemarah, kebingungan, berhalusinasi, nyeri dan lemah otot, serta kejang
  • merasa seperti Anda akan pingsan
  • pembengkakan, berat badan naik
  • tekanan darah yang tinggi  (sakit kepala parah, penglihatan kabur, telinga berdengung, merasa cemas, kebingungan, nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak stabil, dan kejang).

Berikut efek samping yang normal terjadi:

  • sakit kepala
  • mual, nyeri perut ringan
  • diare atau
  • wajah berubah hangat, memerah, atau geli

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan desmopressin?

Sebelum menggunakan Desmopressin, perhatikan hal-hal berikut:

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap desmopressin atau obat lain..
  • beri tahu dokter dan apoteker tentang obat (resep/non-resep), vitamin, suplemen kesehatan, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan obat-obatan berikut: amitriptyline, amoxapine, clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), doxepin (Sinequan), imipramine (Tofranil), nortriptyline (Aventyl, Pamelor), protriptyline (Vivactil), dan trimipramine (Surmontil); aspirin dan obat lain nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); carbamazepine (Tegretol); chlorpromazine (Thorazine, Sonazine); klorpropamid (Diabinese); clofibrate; demeclocycline (Declomycin); fludrocortisone; heparin; lamotrigin (Lamictal); lithium (Eskalith, Lithobid); narkotika (opiat) obat untuk sakit; oxybutynin (Ditropan); selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem), fluvoxamine, paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft); dan urea (Pytest). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya agar tidak terjadi efek samping
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang atau pernah sakit ginjal atau kadar natrium darah Anda rendah. Dokter Anda mungkin akan memberitahu Anda untuk tidak mengonsumsi Desmopresin
  • beri tahu dokter Anda jika tekanan darah Anda tinggi, atau kondisi kesehatan apapun yang membuat  Anda menjadi sangat haus, misal cystic fibrosis, atau penyakit jantung
  • jika Anda menggunakan Desmopresin untuk mengobati ompol, beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami infeksi, demam, muntah, atau diare; jika cuaca sangat panas; atau jika Anda berencana untuk berolahraga lebih dari biasanya. Anda mungkin perlu minum lebih banyak cairan dari biasanya dalam situasi ini. Minum terlalu banyak cairan saat Anda menggunakan Desmopresin bisa berbahaya, sehingga dokter mungkin akan menyarankan untuk tida mengonsumsi Desmopresin sementara
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan Desmopresin, hubungi dokter Anda.
  • tanyakan dokter Anda tentang penggunaan yang aman dari minuman beralkohol saat Anda menggunakan Desmopresin.

Apakah desmopressin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  B menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika

  A= Tidak berisiko,

  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

  C=Mungkin berisiko,

  D=Ada bukti positif dari risiko,

  X=Kontraindikasi,

 N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan desmopressin?

Desmopressin adalah obat yang dapat berinteraksi dengan obat lain. Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh digunakan bersamaan sekaligus, dalam kasus lain dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin ingin mengubah dosis, atau melakukan tindakan pencegahan lainnya yang mungkin diperlukan. Beritahu ahli kesehatan Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau obat non resep serta obat yang beredar di pasaran.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan desmopressin?

Desmopressin adalah obat  yang dapat menimbulkan reaksi jika Anda makan makanan tertentu atau minum alkohol. Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan desmopressin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain:

  • penyakit arteri koroner
  • cystic fibrosis
  • masalah ginjal
  • polidipsia (haus yang berlebihan), kebiasaan atau psikogenik. Gunakan dengan hati-hati. Dapat menyebabkan efek samping menjadi lebih buruk
  • hipertensi (tekanan darah tinggi).  Gunakan dengan hati-hati. Dapat membuat kondisi ini lebih buruk
  • hiponatremia (natrium rendah dalam darah), atau riwayat
  • penyakit ginjal, sedang sampai parah. Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Berikut ini gejala overdosis yang terjadi:

    • kebingungan
    • kantuk
    • sakit kepala
    • kesulitan buang air kecil
    • berat badan meningkat tiba-tiba

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 10, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan