Nama Generik: Concor Merek: Concor.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa Concor digunakan?

Concor adalah obat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dengan kandungan utama bisoprolol. Obat ini bekerja melemaskan kerja pembuluh darah sekaligus memperlambat detak jantung, sehingga berangsur-angsur membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Bagaimana aturan pakai Concor?

Concor ditelan lewat mulut (diminum) sesuai anjuran dokter atau sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan. Dianjurkan untuk rutin mengikuti dosis demi mendapatkan manfaat optimal dari obat ini. Obat ini biasanya diminum sebanyak 1 tablet setiap hari.

Bagaimana cara menyimpan Concor?

Concor paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Concor untuk dewasa?

Sebagai dosis awal, minum Concor dosis 5-10 miligram (mg) sebanyak 1 tablet sehari. Sedangkan untuk dosis pemeliharaan, Anda bisa mengonsumsi obat ini setiap harinya sesuai saran dokter.  

Berapa dosis Concor untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas obat ini belum ditetapkan pada pasien anak-anak kurang dari 18 tahun.

Dalam dosis dan sediaan apa Concor tersedia?

Concor tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis yang berbeda-beda, yakni 2,5 mg, 5 mg, dan 10 mg. Kandungannya adalah bisoprolol yang merupakan jenis obat beta blockers.

Efek Samping

Apa efek samping Concor yang mungkin terjadi?

Ada beberapa kemungkian efek samping dari penggunaan obat ini. Hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami efek samping berupa tekanan darah rendah (hipotensi), bradikardia, sesak napas (dispnea), pusing, mual, muntah, diare, sembelit dan tubuh terasa lemas.

Efek samping tersebut tidak selalu terjadi pada semua orang. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir dengan kemungkinan efek samping yang timbul, silakan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Concor?

Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lebih dulu. Beri tahu dokter mengenai obat yang sedang rutin Anda konsumsi saat ini, serta penyakit yang sedang atau sudah pernah dialami sebelumnya.

Beri tahu dokter juga jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini, obat lain, atau memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, serta alergi hewan. Obat ini bisa menimbulkan rasa kantuk, sebaiknya hindari mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini. Beberapa kondisi kesehatan mungkin lebih rentan terhadap timbulnya efek samping.

Apakah Concor aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Concor termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (tidak berisiko pada beberapa penelitian) menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A =  Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Concor?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Jika Anda menggunakan obat lain atau produk yang dijual bebas secara bersamaan, manfaat yang diberikan obat ini mungkin dapat berubah. Ini dapat meningkatkan risiko efek samping atau menyebabkan obat tidak bekerja dengan baik. Concor dapat berinteraksi dengan obat atau produk berikut ini:

Jika penggunaan VItacid dan obat-obat yang disebutkan sebelumnya diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Makanan dan minuman apa saja yang tidak boleh dikonsumsi saat menggunakan Concor?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan Concor juga dapat berpotensi menyebabkan interaksi. Diskusikan penggunaan Concor dengan makanan, alkohol, atau tembakau pada dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Concor?

Kondisi kesehatan yang dialami mungkin bisa memengaruhi efek penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Hindari pemakaian obat ini jika Anda mengalami alergi terhadap kandungan Bisoprolol, bradikardia, gangguan pada jantung atau pembuluh darah, serangan jantung, gagal jantung, second degree heart block, penyakit ginjal, hipotensi, asma, penyakit hati akut, dan edema paru.  

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Concor dan apa efeknya?

Overdosis kandungan di dalam obat ini bisa menimbulkan gejala berupa detak jantung lemah, pusing, sulit bernapas, muntah, hilang kesadaran, dan kejang.

Maka itu, pastikan Anda menggunakan obat ini sesuai aturan pakai yang dianjurkan.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 11, 2019 | Terakhir Diedit: Maret 11, 2019