Clofazimine obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Clofazimine Merek: Clofazimine.

Penggunaan

Untuk apa clofazimine?

Clofazimine adalah obat yang umum digunakan untuk mengobati kusta alias lepra (Hansen’s disease). Obat ini kadang-kadang diberikan bersamaan dengan obat lain. Ketika mengobati luka dari kusta, obat ini dapat diberikan dengan obat lain seperti sejenis obat kortison. Clofazimine juga dapat mengobati penyakit lain, tergantung yang disarankan oleh dokter Anda.

Cara Pakai

Bagaimana cara penggunaan Clofazimine?

Clofazimine adalah obat yang harus diminum bersama dengan makanan atau susu.

Untuk membantu membersihkan kusta Anda seluruhnya, sangat penting untuk mengonsumsi clofazimine sesuai waktu yang ditentukan, bahkan jika Anda mulai merasa lebih baik setelah beberapa bulan. Anda mungkin harus mengonsumsi clofazimine selama 2 tahun. Jika Anda berhenti minum obat ini terlalu cepat, gejala yang Anda alami dapat kembali.

Clofazimine bekerja optimal bila jumlah dari obat ini konstan dalam darah. Untuk membantu menjaga kekonstantanan jumlah, jangan lewatkan dosis apapun. Juga lebih baik jika mengonsumsi dosis pada waktu yang sama setiap hari. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memerlukan bantuan mengenai perencanaan untuk mengonsumsi pengobatan Anda.

Bagaimana cara menyimpan Clofazimine?

Clofazimine adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai cara aman membuang obat.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis clofazimine untuk orang dewasa?

Clofazimine adalah obat yang bisa digunakan pada orang dewasa dan remaja dengan dosis 50-100 mg sehari sekali. Untuk pengobatan kusta, obat ini harus dibarengi dengan obat lain.

Bagaimana dosis Clofazimine untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitasnya masih belum dipastikan untuk pasien di bawah 18 tahun.

Dalam dosis apakah Clofazimine tersedia?

Clofazimine adalah obat yang tersedia dalam sediaan kapsul tablet.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena clofazimine?

Clofazimine adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Umumnya obat ini dapat menyebabkan perubahan warna pada feses, lapisan kelopak mata, dahak, keringat, air mata, dan urine. Biasanya efek samping ini tidak memerlukan perawatan medis, tapi perubahan warna mungkin akan tetap terjadi. Namun, clofazimine adalah obat juga dapat menyebabkan susah BAB serta BAB berwarna hitam atau berdarah. Efek samping ini mungkin merupakan gejala dari masalah perdarahan serius yang harus segera ditangani.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan clofazimine?

Clofazimine adalah obat yang dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti alergi. Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. 

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksa

Studi mengenai obat ini telah dilakukan hanya pada pasien dewasa, dan tidak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan clofazimine pada anak-anak dengan kelompok usia lainnya.

Banyak obat-obatan yang belum diteliti secara khusus pada orang lanjut usia. Oleh karena itu, tidak diketahui apakah obat ini bekerja dengan cara yang sama seperti pada orang dewasa yang lebih muda atau apakah menyebabkan efek samping yang berbeda pada orang tua. Tidak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan clofazimine pada orang lanjut usia dengan kelompok usia lainnya

Apakah clofazimine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A = Tidak berisiko,
  •      B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C = Mungkin berisiko,
  •      D = Ada bukti positif dari risiko,
  •      X = Kontraindikasi,
  •      N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan clofazimine?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Mengonsumsi obat ini dengan salah satu obat-obatan Bedaquiline biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama-sama, dokter dapat mengubah dosis atau frekuensi penggunaan salah satu atau kedua obat.

Mengonsumsi obat ini dengan salah satu obat-obatan di bawah ini dapat menyebabkan peningkatan risiko efek samping tertentu, tetapi mengonsumsi kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik untuk Anda. Jika kedua obat yang diresepkan bersama-sama, dokter Anda dapat mengubah dosis atau frekuensi penggunaan salah satu atau kedua obat.

  • aluminium hydroxide
  • fosphenytoin
  • magnesium hidroksida
  • phenytoin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan clofazimine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan, terutama saat makan jenis makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan clofazimine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Penyakit hati (liver). Clofazimine merupakan penyebab langka yang menyebabkan hepatitis dan penyakit hati
  • Masalah perut atau usus. Clofazimine sering menyebabkan beberapa gangguan perut, tetapi terkadang dapat menyebabkan sakit perut yang sangat parah yang merupakan tanda dari efek samping yang serius.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: September 17, 2018 | Terakhir Diedit: September 17, 2018