Clenbuterol obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Clenbuterol Merek: Spiropent dan Clenbuterol.

Penggunaan

Untuk apa obat Clenbuterol?

Clenbuterol adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala sesak napas pada penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Obat ini masuk ke dalam golongan agonis beta-2 yang berfungsi untuk melebarkan otot-otot di saluran pernapasan. Obat ini juga berfungsi sebagai dekongestan untuk mengencerkan dahak.

Selain digunakan untuk mengobati asma, clenbuterol adalah obat yang yang dijadikan sebagai suplemen penurunan berat badan. Hal ini karena efeknya pada pertumbuhan otot dan pengurangan lemak.

Bagaimana cara penggunaan Clenbuterol?

Baca panduan pengobatan yang disediakan oleh apoteker sebelum Anda menggunakan pengobatan ini dan setiap Anda mengisi ulang resep. Apabila Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Bagaimana cara penyimpanan Clenbuterol?

Clenbuterol adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan simpan obat ini di kamar mandi. Jangan pula dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Clenbuterol untuk orang dewasa?

Untuk orang dewasa, dosis clenbuterol adalah 20 mcg sebanyak 2 kali sehari, dan dapat ditingkatkan hingga 40 mcg 2 kali sehari.

Bagaimana dosis Clenbuterol untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas belum ditetapkan pada pasien anak-anak (kurang dari usia 18 tahun).

Dalam dosis apakah obat Clenbuterol tersedia?

Sediaan obat clenbuterol adalah:

  • Tablet 20 mcg
  • Sirup 1 mcg/ml

Efek Samping

Efek samping obat Clenbuterol

Beberapa efek samping yang mungkin Anda alami dari obat clenbuterol adalah:

  • Tremor kecil dari otot rangka
  • Jantung berdebar-debar
  • Tegang saraf
  • Sakit kepala
  • Kram otot, tapi jarang dilaporkan
  • Hipokalemia (dosis tinggi)
  • Reaksi hipersensitivitas

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Clenbuterol?

Obat ini tidak disarankan pada orang yang memiliki riwayat penyakit hipertiroidisme, aritmia, hipertensi, diabetes melitus, asma kronis, dan hamil.

Apakah Clenbuterol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori N menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Clenbuterol?

Meskipun beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi obat mungkin terjadi. Pada kasus-kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang perlu dilakukan. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda menggunakan obat-obatan resep atau non-resep lain.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat Clenbuterol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan, terutama jenis makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat Clenbuterol?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis obat clenbuterol adalah:

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 17, 2018 | Terakhir Diedit: September 17, 2018

Yang juga perlu Anda baca